Indonesia Tanpa Wakil di Final All England 2026 Usai Raymond Indra/Nikolaus Joaquin Tersingkir
Anindhya Danartikanya | 8 Maret 2026 09:11
Bola.net - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, kalah di tangan wakil Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Sung Jae, dengan skor 19-21 dan 13-21 di babak semifinal All England 2026 pada Minggu (8/3/2026) dini hari WIB.
Berlaga di Utillita Arena Birmingham, Birmingham, Minggu pagi WIB, itu, Raymond/Joaquin kesulitan membalas serangan cepat Kim/Seo sehingga sehingga langsung tertinggal 3-7 pada awal gim pertama.
Raymond/Joaquin sempat membalas dan berbalik unggul 11-8 pada interval. Sayangnya, setelah itu Kim/Seo mengambil alih pimpinan laga dan menang 21-19. Lewat rilis PBSI, Raymond mengakui kekuatan lawan.
Dapat Pelajaran Penting Lawan Peringkat 1 Dunia

"Puji Tuhan pertandingan berjalan lancar walaupun tadi tidak menang. Di gim pertama kami sudah unggul tapi tapi konsentrasinya kurang jadi lawan bisa membalikkan keadaan. Mereka punya kekuatan yaitu bisa tampil konsisten terutama di poin-poin akhir," ujar Raymond.
Pada gim kedua, Raymond/Joaquin coba tampil lebih agresif dan menekan Kim/Seo. Namun, Kim/Seo tampil lebih solid dan bisa terus membalas serangan, sehingga unggul 11-7 di interval. Raymond/Joaquin tak banyak berkutik sampai sisa gim, dan kalah 13-21.
"Melawan peringkat satu dunia kami banyak mendapat pelajaran. Mereka dari pemanasan saja auranya sudah berbeda. Puji Tuhan senang bisa kesampaian lawan mereka. Kim/Seo dengan kekonsistenannya, benar-benar stabil terus dari awal sampai akhir," tutur Joaquin.
Indonesia Puasa Gelar 2 Tahun Beruntun
Kekalahan Raymond/Joaquin membuat Indonesia tanpa wakil di babak final. Ini membuat Indonesia puasa gelar di All England dalam dua musim beruntun, setelah merebut gelar juara lewat Jonatan Christie dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto pada 2024.
"Pengalaman yang sangat berharga kami dapat di All England ini. Dari babak pertama kami tidak menemukan lawan yang mudah, semuanya setara di level Super 1000. Makin tinggi levelnya makin susah juga," ungkap Raymond.
"Tentu pasti hal ini membuat kami jadi lebih percaya diri dengan semifinalis ini. Ke depan ini tidak boleh dijadikan beban, Kami mau dibawa enjoy saja. Dan mohon dukungannya dari rakyat Indonesia agar kami bisa terus berkembang dan berprestasi," pungkas Joaquin.
Sumber: PBSI
Baca Juga:
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
George Russell Sebut Mercedes Terasa 'Hidup' di Kualifikasi, Siap Buru kemenangan F1 GP Australia 2026
Hasil Kualifikasi Formula 1 GP Australia 2026: George Russell Sabet Pole, Sikat Kimi Antonelli
Ducati Sebut Marc Marquez Sadar Bakal Sulit Juarai MotoGP 2026 Usai Lihat Performa Apik Aprilia
Joan Mir dan Luca Marini Kompak Lempar Pujian dan Wejangan untuk Veda Ega Pratama di Moto3 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
Bulu Tangkis 14 Juni 2026, 15:13
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
Bulu Tangkis 14 Juni 2026, 11:48
-
Jadwal Live Streaming Babak Final Australia Open di Vidio, 14 Juni 2026
Bulu Tangkis 14 Juni 2026, 11:47
LATEST UPDATE
-
Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
Liga Champions 11 September 2026, 15:50
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 15:47 -
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 12-15 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 15:39
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
-
Fabregas Batasi Euforia Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:15
-
Dibantai Como, Leipzig Tampil Jauh di Bawah Standar
Liga Champions 11 September 2026, 14:11
-
Leipzig Hancur di Markas Como, Demichelis: 2 Gol Pertama Hadiah
Liga Champions 11 September 2026, 14:06
-
Malam Bersejarah yang Sempurna di Tepi Danau Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:02
-
Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
Liga Champions 11 September 2026, 13:20
-
20 Menit yang Sangat Sulit bagi Bodo/Glimt
Liga Champions 11 September 2026, 13:12
-
Bayern, Perjalanan Masih Panjang
Liga Champions 11 September 2026, 13:04
-
Manchester United dan Sebuah Kemenangan yang Sempurna
Liga Champions 11 September 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



