Persaingan Sama Rata, Greysia Polii Optimistis Apryani/Fadia Tampil Oke di Olimpiade Paris 2024
Anindhya Danartikanya | 23 Juli 2024 12:39
Bola.net - Mantan pebulu tangkis Indonesia sekaligus mentor AdHoc PP PBSI untuk Olimpiade Paris 2024, Greysia Polii, menilai bahwa ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti punya peluang terbuka untuk meraih hasil apik.
Apriyani/Fadia menjadi dua dari sembilan pebulu tangkis Indonesia yang berangkat ke Olimpiade Paris 2024. Mereka pun tergabung di Grup A, bersama unggulan pertama asal China Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.
Dua lawan lainnya di Grup A ganda putri adalah pasangan Jepang, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara, dan wakil Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.
Semua Atlet Olimpiade Terbaik, Peluang Terbuka

“Kalau dari persaingan ganda putri, menurut saya peringkat satu sampai ke Apri/Fadia itu sama rata. Tinggal bagaimana Apri/Fadia harus bisa mengaplikasikan semua yang sudah dipelajari, yang sudah didapat pada latihan ke lapangan,” kata Greysia.
“Orang bilang Apri/Fadia di grup yang tidak enak, tapi ini Olimpiade dan semua memang yang terbaik. Peluang selalu terbuka,” lanjutnya dalam rilis PBSI, Minggu (21/7/2024).
Greysia, yang meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Apriyani, yakin pemusatan latihan di Chambly, Prancis, bisa memperkuat konsentrasi dan kemampuan Apriyani/Fadia menjelang pertandingan.
Pentingnya Pemusatan Latihan di Chambly
“Saat training camp seperti ini, anak-anak harus kembali menguatkan fokus tujuan mereka ke sini itu untuk apa. Saya pernah bilang, saat latihan berekspektasilah setinggi-tingginya, tapi ketika sudah bertanding, lupakan semua dan fokus pada permainan. Semoga anak-anak bisa menerapkan itu semua,” ungkap Greysia.
Selain itu, Greysia juga berharap pemusatan latihan ini bisa membantu menyegarkan suasana latihan agar lebih menyenangkan dan memperkuat kekompakan tim bulu tangkis Indonesia.
“Training camp ini sangat penting karena sebagai manusia biasa, normal merasa jenuh dengan tempat latihan yang sama sepanjang tahun. Dengan training camp, suasana bisa kembali fresh tapi tetap dengan fokus yang tinggi. Selain itu, tim bisa lebih kompak. Suasana itu pada akhirnya bisa saja menentukan feel di lapangan,” tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Negara Sudah Lolos ke Piala Dunia 2030, Berikut Daftarnya
Piala Dunia 20 Juli 2026, 14:43
LATEST UPDATE
-
Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 08:30
-
Spanyol Juara Dunia, Luis De La Fuente: Mana Tatto-mu, Cucurella?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 06:00
-
Tes Medis Kelar, Chelsea Perkenalkan Morgan Rogers Hari Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 05:34
-
Spanyol Memang Sebagus Itu
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:59
-
Ferran Torres, Ia yang Terus Melangkah hingga Takdir Menemukan Namanya
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:44
-
Bagaimana Spanyol Mencapai Puncak Dunia
Piala Dunia 20 Juli 2026, 22:55
-
Piala Dunia 2026 Memperlihatkan Perkembangan Pesat Sepak Bola Afrika
Piala Dunia 20 Juli 2026, 22:50
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













