Nestapa Schalke: Dulu Penantang di Bundesliga, Sekarang Terancam Jadi Klub Amatir
Richard Andreas | 5 Februari 2024 01:47
Bola.net - Schalke 04 pernah jadi salah satu tim tangguh di Bundesliga. Dikenal sukses memproduksi pemain-pemain top kelas dunia. Nahas, sekarang Schalke terancam bermain di liga amatir.
Schalke bukanlah klub kecil. Mereka yang mengikuti perkembangan sepak bola Jerman seharusnya tahu bahwa Schalke bukan hanya tim pelengkap, mereka adalah salah satu tim top selama bertahun-tahun.
Buktinya, Schalke bermain di kasta tertinggi Bundesliga selama 30 tahun beruntun, yaitu pada tahun 1991-2021. Mereka juga selalu mendapatkan tiket tampil di Eropa setiap musim secara beruntun mulai 2001/2002 hingga 2018/2019.
Di Bundesliga, Schalke adalah pengganggu dominasi Bayern Munchen, posisinya hampir sama dengan Borussia Dortmund. Mulai tahun 2011 lalu, Schalke pernah finis di peringkat ke-3, ke-4, bahkan pernah jadi runner-up liga.
Sayangnya, sekarang Schalke berada di situasi sulit. Riwayat mereka sebagai klub top bisa hancur total. Schalke terancam menjadi klub amatir.
Degradasi, promosi, degradasi lagi
Musim 2017/2018, Schalke finis di peringkat dua klasemen akhir Bundesliga. Mereka jadi tim terbaik kedua di liga, hanya kalah dari Bayern Munchen yang jadi juara.
Nah, musim itu adalah musim terakhir Schalke bisa menikmati status sebagai salah satu tim terbaik di Jerman. Sejak saat itu, Schalke terus mengalami kemerosotan ekstrem, bahkan hingga sekarang.
Tercatat, dalam tiga tahun terakhir, Schalke finis di peringkat ke-14 dan ke-12 Bundesliga. Musim terburuk mereka adalah musim 2020/2021, ada empat pergantian pelatih permanen selama semusim dan berujung pada degradasi pertama dalam 30 tahun berkompetisi.
Musim 2021/2022, Schalke berhasil menjuarai 2. Bundesliga dan layak mendapatkan tiket promosi. Nahas, mereka tidak bisa bertahan di Bundesliga. Musim 2022/2023, Schalke kembali degradasi karena hanya mampu finis di peringkat ke-17.
Berikut riwayat perjalanan Schalke dari tahun ke tahun:
- 2017/2018 - Peringkat 2 Bundesliga
- 2018/2019 - Peringkat 14 Bundesliga
- 2019/2020 - Peringkat 12 Bundesliga
- 2020/2021 - Peringkat 18 Bundesliga, degradasi
- 2021/2022 - Juara 2. Bundesliga, promosi
- 2022/2023 - Peringkat 17 Bundesliga, degradasi
- 2023/2024 - Peringkat 14 2. Bundesliga*
*musim masih berlangsung
Kini terancam jadi klub amatir
Sepak bola profesional Jerman dibagi ke dalam tiga kasta. Kasta keempat dihitung sebagai liga amatir. Berikut gambarannya:
- Kasta tertinggi: Bundesliga
- Kasta kedua: 2. Bundesliga
- Kasta ketiga: 3. Liga
- Kasta keempat: Amatir
Saat ini, setelah menempuh 20 pertandingan, Schalke berada di peringkat ke-14 klasemen sementara 2. Bundesliga. Posisinya buruk, mereka baru mengumpulkan 23 poin, hanya unggul tipis dari zona degradasi.
Memang musim masih cukup panjang, Schalke bisa memperbaiki posisi mereka. Namun, ancaman degradasi tidak bisa dipandang remeh. Andai mereka finis di peringkat dua terbawah, Schalke bakal terdegradasi ke 3. Liga.
Nah, skenario turun kasta ke 3. Liga adalah skenario terburuk yang bisa terjadi pada Schalke musim ini. Kasusnya benar-benar genting.
Utang terlalu besar, bakal jadi klub amatir
Salah satu penyebab kemerosotan drastis Schalke dalam beberapa tahun terakhir adalah masalah finansial. Mereka punya utang yang terlalu besar, sekitar 165 juta euro.
Katakanlah dalam skenario terburuk Schalke terdegradasi dari 2. Bundesliga ke 3. LIga. Utang itu bakal jadi masalah, jumlahnya terlalu besar, Schalke jadi tidak bisa mendapatkan lisensi untuk ikut berkompetisi di 3. Liga.
Artinya, Schalke harus mulai dari 0 lagi sebagai klub amatir. Mereka akan turun ke kasta keempat dalam sepak bola Jerman, yaitu liga non-profesional alias amatir. Riwayatmu kini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Prediksi Betis vs Madrid: Yan Diomande Berpeluang Jadi Starter
Liga Spanyol 4 September 2026, 16:10
-
Prediksi Susunan Pemain Ipswich vs Liverpool: Barcola Berpeluang Debut
Liga Inggris 4 September 2026, 15:35
-
Gabung Al-Hilal, Gabriel Martinelli Jadi Penjualan Termahal Arsenal
Liga Inggris 4 September 2026, 15:00
LATEST UPDATE
-
Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
Liga Inggris 5 September 2026, 00:20
-
Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
Liga Spanyol 4 September 2026, 23:45
-
Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 23:10
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 22:35
-
Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
Liga Inggris 4 September 2026, 22:00
-
Jude Bellingham Makin Bersinar di Sistem Jose Mourinho: Lebih Bebas dan Lebih Berbahaya
Liga Spanyol 4 September 2026, 21:25
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 20:50
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



