23 April 2008, Kali Pertama Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Berjumpa di Lapangan
Richard Andreas | 20 Mei 2020 07:30
Bola.net - Semifinal Liga Champions 2007/08, leg pertama, 23 April 2008. Barcelona menjamu Manchester United di Camp Nou, duel dua tim kuat yang menjadi saksi pertemuan pertama Lionel Messi dengan Cristiano Ronaldo.
Saat itu keduanya masih bintang muda yang mulai dikenal dunia. Ronaldo masih 23 tahun, Messi 20 tahun. Untuk pertama kalinya mereka bertemu langsung di lapangan, bersaing untuk membuktikan diri.
Duel ini bakal selamanya dicatat dalam buku sejarah. Saat itu Messi baru mulai mendapatkan tempatnya di tim inti Barca, sementara Ronaldo sudah terlebih dahulu jadi bintang baru di MU.
Apa saja yang terjadi pada pertandingan itu? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pujian Messi
Beberapa bulan sebelum duel panas itu, Messi pernah menyampaikan pujian untuk kemampuan Ronaldo. Di ajang penghargaan pemain terbaik dunia tahun 2007, Messi bahkan punya hasrat bermain bareng Ronaldo dalam satu tim.
"Cristiano Ronaldo adalah pemain luar biasa dan bakal brilian jika bisa bermain dalam satu tim dengan dia," ujar Messi.
Menjelang pertandingan ini, Messi sekali lagi bicara tentang panasnya duel kedua tim di lapangan. Dia tahu dunia menyorot perbandingannya dengan Ronaldo, tapi Messi memilih fokus ke pertandingan.
"Pertandingan besar di level tinggi seperti ini bergantung pada kedua tim dan pada bagaimana permainan mereka, bukan pada satu pemain saja," kata Messi di laman resmi UEFA.
"Ketika Barcelona melawan MU di semifinal Liga Champions, itu adalah tantangan untuk dua klub hebat dan itulah yang saya nantikan. Saya tidak akan pernah memasuki lapangan untuk berusaha membuktikan diri saya melawan pemain lainnya."
Ronaldo Gagal Penalti
Ronaldo seharusnya punya kesempatan untuk membuktikan diri lebih baik dari Messi, tapi gagal memanfaatkannya.
Pertandingan baru dimulai, drama sudah terjadi di menit kedua ketika sundulan Ronaldo dari tendangan sudut Scholes membentur lengan Gabriel Milito. Saat itu, Ronaldo dipercaya mengeksekusi kesempatan itu secara langsung.
Sayangnya tembakan Ronaldo melenceng, yang membuat sekitar 98.000 fans Barca mengembuskan napas lega. Kegagalan Ronaldo sempat menyulitkan MU, sebab setelahnya Barca bangkit menyerang.
Hasil Imbang
Pada akhirnya, kegagalan Ronaldo mengeksekusi penalti jadi perbedaan paling besar pada pertandingan itu. Skor 0-0 tidak berubah sampai wasit meniup peluit panjang.
Barca saat itu sudah mulai merapkan gaya dominasi penguasaan bola, tapi masih belum sempurna di bawah Frank Rijkaard. Messi jelas pemain paling merepotkan bagi pertahanan MU.
Biar begitu, kekuatan MU tidak bisa dipandang remeh. Sir Alex Ferguson menurunkan trio Ronaldo-Rooney-Tevez yang punya daya gempur luar biasa.
Ronaldo tampak sedikit sulit mengontrol emosinya pada pertandingan ini. Dia tidak banyak mendapatkan suplai bola, yang membuatnya beberapa kali menyemprot rekan-rekannya.
Peluang Ronaldo
Meski Barca begitu mendominasi penguasaan bola, MU masih bisa mengancam. Edwin van der Sar jarang dipaksa menyelamatkan bola, sebenarnya serangan-serangan Barca tidak terlalu efektif.
Sebaliknya, MU justru lebih mematikan dengan memanfaatkan kecepatan Ronaldo. Berulang kali bek Barca dibuat kerepotan dan terpaksa menjatuhkan Ronaldo di wilayah berbahaya.
Kendati demikian, duel klasik dua tim kuat ini pada akhirnya berakhir imbang tanpa gol. Messi dan Ronaldo sama-sama punya peluang, tapi pertahanan kedua tim masih sama baiknya.
Susunan Pemain Barcelona vs Man United (leg I)
Barcelona (4-3-3): Victor Valdes; Abidal, Milito, Marquez, Zambrotta; Toure, Xavi, Deco; Iniesta, Messi, Eto'o
Manchester United (4-3-3): Van der Sar; Evra, Ferdinand, Brown, Hargreaves; Scholes, Carrick, Park Ji-Sung; Ronaldo, Rooney, Tevez.
Statistik Barcelona - Man United
Gol: 0 - 0
Possession: 72% - 28%
Shots: 14 - 4
On target: 6 - 1
Umpan sukses: 89% - 75%
Foul: 12 - 20
Kartu kuning : 1-1
Sumber: UEFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









