4 Pelatih Top yang Tidak Begitu Beruntung di Liga Champions
Richard Andreas | 17 Maret 2023 02:00
Bola.net - Liga Champions musim 2022-2023 ini jadi kesempatan besar untuk pelatih Bayern Munchen, Julian Nagelsmann. Dia baru saja menuntun Bayern ke babak perempat final dengan menyingkirkan PSG.
Saat menukangi RB Leipzig, Nagelsmann membuat sensasi karena mengantarkan Die Roten Bullen ke semifinal Liga Champions 2019/2020,yang akhirnya dihentikan PSG. Squawka merilis, Nagelsmann memahat sejarah sebagai pelatih termuda yang membawa timnya ke semifinal Liga Champions.
Saat itu, pelatih Jerman tersebut masih berusia 33 tahun dan 21 hari. Atas pencapaian luar biasa itulah, Die Roten kemudian memboyongnya ke Allianz Arena dan mendapuknya sebagai pelatih.
Fans berharap, Nagelsmann bisa memenangkan gelar Liga Champions pertamanya bersama Bayern Munchen. Jalan memang masih panjang dan terjal. Tapi, jika Thomas Muller dkk bisa tampil konsisten, bukan tak mungkin Die Roten kembali menjadi yang terbaik musim ini. Yuk, bisa yuk!
Target menjadi yang terbaik di Liga Champions memang tak mudah. Terlebih jika Nagelsmann mengenal nasib empat pelatih top yang tidak pernah sukses di Liga Champions. Siapa saja?
Kenny Dalglish
Pemenang Piala Eropa tiga kali sebagai pemain, rekor manajerial Dalglish dalam kompetisi ini berjumlah enam pertandingan saat menukangi Newcastle United di akhir 1990-an. Dalglish lebih dikenang lantaran membawa Liverpool menggondol sejumlah penghargaan domestik pada akhir 1980-an.
Hanya saja, klub-klub Inggris dilarang bermain di Eropa pasca Tragedi Heysel. Dalglish tiba-tiba mengundurkan diri pada tahun 1991. Dia kembali sebagai pelatih dengan memenangkan Premier League bersama Blackburn pada 1994/1995.
Massimiliano Allegri
Lemparan telur mewarnai penyambutan Allegri saat didapuk sebagai pelatih Juventus pada 2014. Mantan pelatih AC Milan itu bukan orang yang tepat bagi fans garis keras I Bianconeri. Oleh karena itulah dia disambut dengan murka.
Walau akhirnya memenangkan lima gelar Serie A, tapi Allegri selalu keok di Liga Champions. Sampai lima tahun masa kekuasaanya sebelum akhirnya dipecat, tak satu-pun trofi Liga Champions yang mampu dia bawa ke Turin.
Dua kegagalan di partai final, 2015 dan 2017, tak mampu menyelamatkan nasib Allegri dari tembakan pemecatan. Akan tetapi, pada 2021, Juventus memilih CLBK dengan juru taktik berusia 55 tahun itu.
Arsene Wenger
Kenal dong siapa dia. Bagi fans Arsenal, tak ada pelatih sehebat Wenger. Pak Profesor membesut The Gunners sejak 1996 dan pada 2018 memutuskan pensiun.
Di bawah rezim Wenger, Meriam London menjelma menjadi satu di antara kekuatan menakutkan di Inggris. Namun, sayangnya, di Liga Champions, Wenger kurang begitu diperhitungkan.
Pada 2005/2006, Wenger punya kans besar menorehkan sejarah di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa. Sial, di final, mereka kalah dari Barcelona. Pun begitu ketika melatih AS Monaco, Wenger tak bisa memenangkan Liga Champions.
Mircea Lucescu
Ia menukangi sederet klub beken, tapi tak ada jaminan bagi Lucescu bisa memenangkan Liga Champions. Pencapaian terbaiknya hanya sampai perempat final.
Kala itu, ia menukangi Galatasaray dan Shakhtar Donetsk. Sejak 2020, pelatih asal Rumania berusia 77 tahun tersebut dipercaya membesut Dynamo Kiev dan bertahan di sana hingga kini.
Sumber: Fourfourtwo
Disadur dari: Bola.com (Choki Sihotang/Nurfahmi Budi) 16 Maret 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dibantai Como, Leipzig Tampil Jauh di Bawah Standar
Liga Champions 11 September 2026, 14:11
-
Leipzig Hancur di Markas Como, Demichelis: 2 Gol Pertama Hadiah
Liga Champions 11 September 2026, 14:06
-
Malam Bersejarah yang Sempurna di Tepi Danau Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:02
-
Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
Liga Champions 11 September 2026, 13:20
-
20 Menit yang Sangat Sulit bagi Bodo/Glimt
Liga Champions 11 September 2026, 13:12
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Bali United 20 September 2026
Bola Indonesia 19 September 2026, 15:15
-
Link Live Streaming PSM vs Persita di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 19 September 2026, 15:12
-
Link Live Streaming Persebaya vs Garudayaksa di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 19 September 2026, 15:04
-
Prediksi Marseille vs PSG 21 September 2026
Liga Eropa Lain 19 September 2026, 14:14
-
Prediksi Milan vs Lecce 21 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 13:05
-
Prediksi Juventus vs Atalanta 20 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 12:06
-
Prediksi Fulham vs Man Utd 20 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 11:17
-
Opening Ceremony Asian Games 2026: Jadwal Live Streaming di Vidio
Olahraga Lain-Lain 19 September 2026, 10:25
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 20 September 2026
Liga Spanyol 19 September 2026, 10:07
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 19-20 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 09:53
-
Prediksi Man City vs Sunderland 20 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 09:08
-
Prediksi Bournemouth vs Liverpool 20 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 08:36
-
Area-area yang Bermasalah Saat Chelsea Kalah dari Brentford
Liga Inggris 19 September 2026, 07:35
-
Ketika Chelsea Kehilangan Kendali
Liga Inggris 19 September 2026, 07:30
-
Xabi Alonso dan Statistik Pertahanan Chelsea yang Mengkhawatirkan
Liga Inggris 19 September 2026, 07:26
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
