5 Pemain Terbaik dan Terburuk dari Duel RB Leipzig vs Atletico Madrid: Ingat Namanya Dani Olmo!
Richard Andreas | 14 Agustus 2020 08:40
Bola.net - Sesuai prediksi, duel RB Leipzig kontra Atletico Madrid pada perempat final Liga Champions, Jumat (14/8/2020) dini hari WIB tadi berlangsung seru. Level kedua tim seimbang, hanya kali ini Leipzig tampil lebih baik.
Setelah skor 0-0 di babak pertama, pasukan Julian Nagelsmann ini membuka keunggulan mereka lewat Dani Olmo. Atletico membalas melalui penalti Joao Felix, tapi menjelang akhir laga Leipzig mengunci kemenangan lewat gol Tyler Adams.
Atletico pun pulang dengan kepala tertunduk, mengakui bahwa Leipzig memang bermain lebih baik dari mereka. Ya, secara menyeluruh, permainan Leipzig masih lebih baik, lebih intens, dan lebih komplet daripada Atletico.
Hal yang sama pun terjadi di level individu. Beberapa pemain Atletico tampil di bawah standar, sedangkan bintang-bintang Leipzig menyuguhkan level terbaik mereka.
Siapa saja? Berikut 5 pemain terbaik dan terburuk dari pertandingan Leipzig vs Atletico tersebut:
Terbaik: Marcel Sabitzer
Setiap tim membutuhkan penyerang level top untuk memimpin mereka pada pertandingan semacam ini, dan untuk Leipzig ada nama Marcel Sabitzer.
Nama Sabitzer mungkin tak sebesar Joao Felix atau Saul Niguez, tapi dia begitu sempurna dengan taktik Nagelsmann. Dan pada pertandingan ini dia jadi pembeda terbsar.
Meski tak mencetak gol, pergerakannya benar-benar membuat barisan bek Atletico kewalahan. Dialah yang membuat assist untuk gol Dani Olmo.
Sabitzer jugalah yang menciptakan peluang untuk gol kedua Leipzig yang mengunci kemenangan mereka.
Terbaik: Dayot Upamecano
Jika di depan ada Sabitzer yang tampil luar biasa, di belakang ada Dayot Upamecano untuk Leipzig. Bek tengah berbakat ini menunjukkan kenapa dia diincar klub klub besar.
Upamecano tangguh di udara dan dalam duel satu lawan satu. Dia terlihat menonjol di antara barisan pertahanan Leipzig, bahkan di antara 10 rekan lainnya di lapangan.
Dia tampil nyaris sempurna. Berani membawa bola, akursai operan apik, dan berani maju untuk mencoba mencetak gol. Striker ganas sekelas Diego Costa tidak berdaya menghadapi Upamecano.
Terbaik: Dani Olmo
Melewatkan peluang matang pertama Leipzig hanya 4 menit setelah pertandingan dimulai, tapi membayarnya dengan mencetak gol di babak kedua. Dani Olmo masih pemain baru, masih berusaha beradaptasi, dan ini adalah momen besar baginya.
Menaklukkan Jan Oblak bukan perkara mudah. Kiper Atletico itu merupakan salah satu yang terbaik di dunia, bahkan mungkin yang nomor satu saat ini.
Meski begitu, Olmo bisa membuat kejutan dengan pergerakannya. Gol sundulannya membuktikan kejeliannya melihat celah pada barisan pertahanan Atletico, dan dia beruntung Sabitzer melihatnya untuk memberi umpan silang.
Terburuk: Marcos Llorente
Atletico nyaris selalu kehilangan kontrol pada pertandingan ini. Ada beberapa periode di mana mereka menguasai bola, tapi yang lebih banyak justru periode kehilangan bola dan kesulitan merebutnya.
Marcos Llorente memikul sebagian tanggung jawab untuk itu. Dia terlalu mudah kehilangan bola dan kesulitan merebutnya kembali. Ritme serangan Atletico sering terhenti di kakinya.
Llorente tampak kesulitan menyamai level permainan Leipzig, yang menyuguhkan duel-duel fisik tangguh. Dia pun jadi bagian kegagalan Atletico menyamai intensitas permainan Leipzig.
Terburuk Saul Niguez
Nyaris tidak terlihat sepanjang pertandingan. Jelas ini bukan permainan terbaik Saul, dia beruntung tidak dihukum kartu merah setelah membuat sejumlah pelanggaran fatal.
Saul tidak bisa menyuguhkan kreativitas seperti biasanya. Dia jarang menerima bola, tapi ketika mendapatkannya pun tidak bisa menciptakan sesuatu untuk melewati barisan bek lawan.
Tanpa pergerakannya di sisi sayap, para penyerang jadi kesulitan menerima bola. Tidak ada peluang, Atletico pun tidak punya banyak kesempatan untuk mencetak gol.
Ingin tahu informasi jadwal, live streaming, dan highlights Liga Champions lainnya? Yuk klik di sini!
Sumber: Berbagai sumber
Baca ini juga ya!
3 Statistik Menarik dari Kemenangan RB Leizpig atas Atletico Madrid
5 Pelajaran dari Duel RB Leipzig vs Atletico Madrid: Nagelsmann Sang Pelatih Jenius!
Arturo Vidal: Bayern Munchen akan Melawan Barcelona, Bukan Tim Bundesliga
Quique Setien: Robert Lewandowski Belum Selevel Lionel Messi
Barcelona Sudah Kantongi Rencana untuk Menghadapi Bayern Munchen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bola Tidak Kena Kabel, FIFA Nyatakan Gol Pertama Jude Bellingham Sah!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 10:14
-
Ini Dua Rahasia Jude Bellingham Bisa Bawa Inggris Comeback Lawan Norwegia
Piala Dunia 12 Juli 2026, 09:14
-
Wayne Rooney: Apa Jadinya Inggris Tanpa Jude Bellingham?
Piala Dunia 12 Juli 2026, 07:55
-
Pengakuan Jujur Thomas Tuchel: Inggris Hoki Bisa Kalahkan Norwegia!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 07:34
LATEST UPDATE
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Kilas Balik Semifinal Piala Dunia: Kisah-kisah Unik yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 12 Juli 2026, 23:32
-
Ini Adalah DNA Argentina
Piala Dunia 12 Juli 2026, 22:56
-
Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
Piala Dunia 12 Juli 2026, 21:55
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









