Analisis Louis van Gaal Soal Kekalahan Menyakitkan Ajax Amsterdam
Afdholud Dzikry | 10 Mei 2019 14:14
Bola.net - - Serunya pertandingan Ajax Amsterdam vs Tottenham Hotspur tak lepas dari perhatian Louis van Gaal. Mantan pelatih Ajax dan Manchester United tersebut menyebut ada satu faktor pembeda dalam kemenangan Spurs.
Sebagaimana diketahui, perjalanan Ajax Amsterdam di panggung Liga Champions harus berakhir. Setelah membuat kejutan dengan menumbangkan tim unggulan, seperti Real Madrid dan juga Juventus, langkah Ajax harus terhenti di semifinal usai kalah aturan gol tandang melawan Spurs dengan agregat 3-3.
Bermain di Johan Cruyff Arena, Kamis (9/5/2019) dini hari kemarin, Ajax seperti hanya akan menegaskan langkah mereka ke partai final setelah unggul 2-0 di babak pertama sehingga membuat agregat untuk sementara adalah 3-0. Namun apa yang terjadi sungguh di luar prediksi.
Tottenham secara luar biasa mampu bangkit dan membalikkan keadaan. Tak tanggung-tanggung, tim asuhan Mauricio Pochettino mampu mencetak tiga gol balasan lewat hattrick dari Lucas Moura, masing-masing pada menit ke-55, ke-59 dan pada menit 90+6 atau hanya beberapa detik sebelum wasit meniup peluit akhir pertandingan.
Dan dikatakan oleh Louis van Gaal, masuknya Fernando Llorente memberikan perbedaan dalam permainan tim asuhan Mauricio Pochettino di laga tersebut. Simak komentar selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters!
Fernando Llorente Sang Pembeda
Pada pertandingan tersebut, Pochettino memercayakan lini depan Spurs pada duet Heung-Min Son dan Lucas Moura. Namun hasil di babak pertama, di mana mereka kalah 0-2 membuat pelatih asal Argentina tersebut mengubah line up di babak kedua.
Victor Wanyama digantikan oleh Fernando Llorente sehingga membuat Spurs tampil lebih menyerang dan lebih banyak memberikan ancaman. Masuknya penyerang asal Spanyol itu yang disebut Van Gaal menjadi pembeda pada pertandingan tersebut sehingga mampu mencetak tiga gol balasan di paruh kedua.
"Masuknya Fernando Llorente membuat perbedaan besar setelah jeda," ungkap Van Gaal.
"Matthijs de Ligt dan Daley Blind tak bisa menjaganya, dan koneksi antara gelandang Spurs membuat mereka tak bisa berbuat banyak. Pertahanan Ajax harusnya tak bermain seperti itu," sambungnya.
"Kekalahan ini sama sekali tak perlu terjadi. Tak ada yang salah ketika jeda mereka unggul 2-0. Di babak kedua, Tottenham mengambil lebih banyak risiko dan lebih banyak memasukkan pemain menyerang di dalam lapangan. Ajax membuat pilihan yang salah di fase penguasaan bola," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Monako di Monte Carlo
Otomotif 7 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














