Barcelona, Inter Milan, dan Final sebelum Final
Gia Yuda Pradana | 1 Mei 2025 20:26
Bola.net - Di tengah atmosfer yang bergemuruh di Estadi Olimpic Lluis Companys, Inter Milan menebar ancaman sejak peluit awal berbunyi. Marcus Thuram hanya butuh satu menit untuk merobek jala Barcelona. Denzel Dumfries menggandakan keunggulan di menit ke-21, seolah menyulut bara yang nyaris padam di tribun tuan rumah.
Namun, reaksi Barcelona begitu cepat dan penuh determinasi. Lamine Yamal mencetak gol balasan tiga menit kemudian, lalu Ferran Torres menyamakan kedudukan sebelum jeda. Kedua tim bermain seperti dua gladiator dalam duel hidup-mati, dan publik pun tahu—ini bukan laga biasa.
"Saya pikir ini pantas disebut final sebelum final," ujar pelatih Barcelona, Hansi Flick, usai pertandingan, seperti dikutip UEFA.com. Kalimat itu bukan sekadar hiperbola, melainkan cerminan dari tensi dan kualitas permainan dua tim raksasa Eropa ini.
Kejutan Awal dari Inter Milan

Inter datang ke Spanyol dengan penuh keyakinan dan rencana yang matang. Simone Inzaghi tampaknya memahami betul titik lemah Barcelona. Dalam tempo 21 menit, Nerazzurri unggul dua gol dan memaksakan tuan rumah untuk berpikir ulang soal strategi.
Denzel Dumfries menjadi momok nyata bagi pertahanan Blaugrana, bukan hanya lewat kecepatan, tapi juga insting mencetak golnya. Gol keduanya di menit ke-63 kembali membuat Inter berada di atas angin. Namun, seperti yang dikatakan Flick, laga ini adalah tentang pengalaman dan keberanian.
"Ketika kami tertinggal 0-2, saya tahu ini semifinal antara dua klub besar," ungkap Flick. "Dan saya tahu pengalaman luar biasa mereka sedang ditunjukkan."
Lamine Yamal, Percikan Harapan Barcelona

Barcelona tak kehilangan arah meski sempat diguncang dua gol cepat. Ketertinggalan itu justru menjadi pemicu semangat juang pasukan muda Hansi Flick. Lamine Yamal, pemain belia yang terus mencuri perhatian musim ini, menjadi pembuka jalan kebangkitan.
"Dia menunjukkan arah yang harus kami tuju," kata Flick tentang sang wonderkid. "Golnya untuk memperkecil ketertinggalan jadi sangat penting."
Kombinasi semangat muda dan determinasi tinggi menjadikan Barcelona tetap hidup dalam duel ini. Ferran Torres menyamakan skor jadi 2-2. Setelah Inter kembali unggul, gol bunuh diri Yann Sommer dua menit kemudian membuat leg pertama berakhir tanpa pemenang.
Jeda Sebelum Perang Berikutnya

Laga di Barcelona hanyalah bagian pertama dari dua babak besar yang akan menentukan siapa yang melangkah ke final Liga Champions. Flick mengatakan bahwa babak kedua pertandingan sebagai sesuatu yang "spektakuler", dan sulit untuk tidak setuju.
"Satu leg tersisa dan kami harus memenangkannya," ujar Flick tegas. Ucapannya menjadi semacam manifesto, bahwa Barcelona belum selesai. Namun, Inter pun pasti belum mengeluarkan seluruh kekuatannya.
Di Giuseppe Meazza nanti, Inter akan mencoba menuntaskan misi yang mereka mulai sejak menit pertama di Catalunya. Sementara itu, Barcelona akan datang bukan hanya dengan teknik dan taktik, tapi juga dengan nyala semangat dari comeback mereka di leg pertama.
Sumber: UEFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Dicampakkan Dro Fernandez, Presiden Klub Bahkan Dibuat Terkejut
Liga Spanyol 27 Januari 2026, 22:17
-
Prediksi Athletic Bilbao vs Sporting Lisbon, 29 Januari 2026
Liga Champions 27 Januari 2026, 21:52
LATEST UPDATE
-
Liga Champions Matchday Terakhir: Napoli dan Benfica Siaga 1
Liga Champions 28 Januari 2026, 09:13
-
Liga Champions: Menurut Keyakinan Rosenior, Walau Terluka Napoli Masih Berbahaya
Liga Champions 28 Januari 2026, 09:03
-
Napoli vs Chelsea: Rosenior Waspadai Jebakan Antonio Conte
Liga Champions 28 Januari 2026, 08:25
-
Arteta: Kalah dari MU itu Menyakitkan, Tapi itu Memang Laga yang Aneh
Liga Inggris 28 Januari 2026, 08:10
-
Terbongkar! Media Belanda Bocorkan Alasan Ajax Amsterdam Rekrut Maarten Paes
Tim Nasional 28 Januari 2026, 07:43 -
Isi Rapat 'Darurat' Arsenal Usai Dikalahkan MU Dibongkar Arteta
Liga Inggris 28 Januari 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05








