Barcelona vs Italia: Rekor, Romansa, dan Rintangan di Tanah Pasta
Gia Yuda Pradana | 6 Mei 2025 08:48
Bola.net - Barcelona akan menghadapi Inter Milan di leg kedua semifinal Liga Champions 2024/2025. Duel penentuan ini akan digelar di Giuseppe Meazza/San Siro, Rabu, 7 Mei 2025 pukul 02.00 WIB.
Leg pertama di Spanyol berlangsung seru dan produktif, berakhir imbang 3-3. Hasil tersebut membuka peluang bagi kedua tim untuk lolos ke final dengan modal yang relatif seimbang.
Bagi Barcelona, Inter bukan cuma lawan kuat, tapi juga bagian dari sejarah panjang mereka melawan tim-tim Italia. Pertandingan nanti akan jadi bab penting dari kisah yang sudah dimulai puluhan tahun lalu.
Romansa Panjang Barca dengan Klub Italia

Barcelona punya catatan cukup solid saat menghadapi klub-klub Italia. Dari 68 pertemuan, mereka mencatat 32 kemenangan, 23 imbang, dan hanya 13 kali kalah.
Raihan 118 gol dan kebobolan 75 memperlihatkan ketajaman mereka saat bersua tim Serie A. Namun, pertandingan melawan wakil Italia tak pernah mudah, apalagi saat tandang.
Di Italia, rekor Barca imbang: 9 menang, 13 seri, 9 kalah. Nerazzurri pun tahu betul cara menyulitkan Blaugrana di kandang sendiri.
Napoli, Atalanta, dan Kini Inter

Musim ini bukan kali pertama Barcelona jumpa tim Italia. Di fase liga, mereka bermain imbang 2-2 kontra Atalanta di kandang.
Sebelumnya, di babak 16 besar musim lalu, Napoli sempat memberikan perlawanan sengit. Namun, Barcelona berhasil menang agregat 4-2 lewat hasil 1-1 di Naples dan 3-1 di kandang.
Kini, Inter jadi tantangan selanjutnya. Sejauh ini, Barcelona belum terkalahkan oleh klub Italia musim ini, tapi laga di San Siro akan jadi ujian yang berbeda.
2 Kemenangan dari 9 Laga Terakhir

Meski punya rekor keseluruhan bagus, performa Barcelona lawan klub Italia akhir-akhir ini tidak begitu gemilang. Mereka hanya menang dua kali dari sembilan pertemuan terakhir.
Lima laga berakhir imbang dan dua lainnya berujung kekalahan. Ini menunjukkan bahwa dominasi lama Blaugrana mulai luntur saat berhadapan dengan tim Serie A.
Meski begitu, dari enam laga tandang terakhir di Italia, mereka menang tiga kali, seri dua kali, dan hanya kalah sekali. Harapan tetap ada.
Semifinal: Ujian Berat Bagi Barca

Semifinal Liga Champions bukan tahap yang bersahabat bagi Barcelona belakangan ini. Dari empat semifinal terakhir, mereka kalah tiga kali.
Yang paling menyakitkan tentu kekalahan melawan Liverpool pada musim 2018/19. Setelah menang 3-0 di kandang, mereka tumbang 0-4 di Anfield.
Kini mereka punya peluang menebus trauma itu. Namun, Inter, di depan ribuan tifosi fanatik, takkan membiarkan itu terjadi dengan mudah.
Langkah Menuju Final: Mampukah Barca Lolos?

Musim ini, performa Barcelona cukup konsisten di Eropa. Mereka hanya kalah dua kali dalam enam laga tandang dan sudah menang empat kali.
Kemenangan di Lisbon dan Dortmund jadi modal percaya diri yang kuat. Namun, kekalahan 1-3 di Jerman juga jadi pengingat: tekanan tandang tetap nyata.
Menghadapi Inter di Meazza adalah tantangan sesungguhnya. Mampukah Barca menulis babak baru dalam perjalanan Eropa mereka?
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Modal Barcelona ke Italia: Kekuatan Ofensif yang Mengerikan
- Arda Guler: Dari Pemain Cadangan Jadi Harapan El Clasico
- Harapan Terbuka: Rekor Inter vs Wakil Spanyol jelang Leg 2 Lawan Barcelona
- Rivalitas Membara: Rekor Pertemuan Inter vs Barcelona
- Prediksi Inter Milan vs Barcelona 7 Mei 2025
- Saat Nyali Jadi Nyawa: Inter Percaya Diri Hadapi Barcelona
- Napoli: 3 Laga, 7 Poin, dan Scudetto
- Gavi Cedera atau cuma Kecapekan? Barcelona Harap-harap Cemas jelang El Clasico
- Ter Stegen atau Szczesny, Siapa Kiper Barcelona untuk Lawan Inter dan Madrid?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Raphinha, Pembeda di Panggung Besar
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:41
-
Sedikit Rasa Pahit dari Kemenangan Manis Barcelona
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:30
-
Barcelona: Laga yang Dilewatkan Frenkie de Jong usai Kartu Merah di Final Supercopa
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 19:16
-
Menolak Panik: Real Madrid Tetap Percaya Xabi Alonso meski Kalah di Final Supercopa
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 18:47
LATEST UPDATE
-
Ketika Ketajaman Lautaro Martinez Sama Sekali Tak Terlihat
Liga Italia 12 Januari 2026, 22:12
-
Inter di Puncak Klasemen, Tapi Tumpul Saat Big Match: Alarm Scudetto Mulai Berbunyi?
Liga Italia 12 Januari 2026, 22:06
-
Bek Inter Milan Tampil di Bawah Standar pada Laga Krusial
Liga Italia 12 Januari 2026, 22:03
-
AC Milan dan Pentingnya Fleksibilitas Taktik
Liga Italia 12 Januari 2026, 21:56
-
2 Fondasi Utama AC Milan Mulai Goyah
Liga Italia 12 Januari 2026, 21:44
-
Pep Guardiola Tak Bisa Tidur Jelang Duel Panas Newcastle vs Man City di Carabao Cup
Liga Inggris 12 Januari 2026, 21:13
-
Trofi Juara yang Terasa Indah buat Barcelona
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:49
-
Raphinha, Pembeda di Panggung Besar
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:41
LATEST EDITORIAL
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55


