Benatia Bicara Soal Kontroversi Liga Champions 2018 dan Keanehan di Madrid
Yaumil Azis | 6 Mei 2020 10:07
Bola.net - Eks pemain Juventus, Mehdi Benatia, masih mengingat momen pamungkas laga leg kedua perempat final Liga Champions 2018 kontra Real Madrid. Ia menganggapnya sebagai hal aneh yang biasanya terjadi kepada Los Merengues.
Liga Champions 2018 memang menyajikan banyak keajaiban. Salah satunya adalah aksi heroik AS Roma yang berhasil lolos setelah mengalahkan Barcelona pada leg kedua, di mana mereka sebenarnya sudah nyaris tersingkir.
Juventus berniat mengikuti jejak rivalnya itu. Pada leg pertama, Bianconeri kalah telak 0-3 atas Real Madrid. di situlah, Cristiano Ronaldo mencetak gol fantastis yang membuatnya mendapatkan standing ovation.
Mereka kemudian sukses membalasnya dalam leg kedua yang digelar di Santiago Bernabeu. Sayangnya, keunggulan itu tidak bertahan sampai permainan selesai karena Ronaldo mencetak gol pada menit-menit akhir.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Hal Aneh yang Sering Terjadi
Menjelang berakhirnya pertandingan, Benatia menjatuhkan Lucas Vazquez di kotak penalti Juventus. Wasit melihat insiden itu dan langsung menunjuk titik putih. Sontak Bianconeri marah dan memprotes keputusan wasit.
Gianluigi Buffon yang paling tak bisa menahan emosinya. Ia mengamuk tepat di hadapan wasit hingga dirinya harus diganjar kartu merah. Saat itu, teknologi VAR belum digunakan di Liga Champions dan keputusan pun tak bisa diubah.
Benatia sendiri menganggap itu sebagai insiden aneh yang biasa terjadi di Liga Champions. Dan bek yang sekarang memperkuat Al Duhail itu sudah melihatnya berkali-kali.
"Hal seperti ini terjadi beberapa kali di Madrid dan Liga Champions, jadi ini bukan pertama kalinya kami melihat sesuatu yang aneh terjadi," ungkap Benatia kepada Sky Sports Italia.
Tidak Melanggar Lucas Vazquez
Benatia juga menjelaskan kronologi kejadian yang tampak di hadapannya kala itu. Setelah dua tahun terlewati, ia tidak menganggap bahwa dirinya melakukan pelanggaran kepada Vazquez.
"Gigi Buffon sangat termotivasi. Kami bermain dengan luar biasa dan di akhir, Cristiano Ronaldo melompat lebih tinggi dari Alex," kata Benatia.
"Giorgio [Chiellini] menjaga gelandang, saya mencoba mengantisipasi Vazquez tanpa menyentuhnya, dia terkejut melihat saya di sana dan terjauh," lanjutnya.
"Saya tidak melanggar Vazquez, jika memang ada, itu adalah paha saya yang mengarah ke bawah. Kalau anda ingin memberikan penalti di detik terakhir, itu harus pelanggaran yang benar-benar jelas," pungkasnya.
(Football Italia)
Baca juga:
Juventus Hanya Sebut Rugani dan Matuidi Bebas dari Covid-19, Bagaimana Dybala?
Peringatan untuk Juventus: Paul Pogba Bisa Rusak Kemesraan Ruang Ganti
Cristiano Ronaldo cs Harus Jalani Karantina, Rencana Latihan Juventus Berantakan
Tak Ada Cristiano Ronaldo, Ini Lima Bintang Serie A Paling Berharga
Diincar Milan, Bernardeschi Dipastikan Tetap Bertahan di Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
















