Fan Chelsea Yang Rasis Ini Terancam Dipecat Dari Pekerjaannya
Editor Bolanet | 20 Februari 2015 19:08
- Fans yang diduga melakukan aksi rasisme di stasiun bawah tanah di Paris usai menyaksikan laga kontra Chelsea di leg pertama babak 16 besar Liga Champions kembali mendapatkan ganjaran atas aksinya tersebut.
Sebelumnya, Chelsea sudah menjatuhkan sanksi pada tiga orang yang telah teridentifikasi melakukan aksi rasisme di stasiun tersebut. Identitas ketiga orang tersebut diketahui berkat rekaman yang muncul mengenai insiden tersebut. Pihak The Blues menyatakan bahwa mereka akan memberlakukan larangan memasuki Stamford Bridge seumur hidup kepada tiga fans tersebut.
Sekarang, salah satu dari ketiga fans itu, yang diidentifikasi bernama Josh Parson, mendapatkan hukuman tambahan. Bukan dari Chelsea, namun dari perusahaan tempatnya bekerja. Perusahaan bernama The Business & Commercial Finance Club tersebut sudah menonaktifkan pegawainya yang masih berusia 21 tahun tersebut.
Perusahaan itu menyatakan, mereka meminta Josh untuk tak masuk bekerja. Sebab, mereka akan melakukan investigasi lebih lanjut terkait insiden tersebut. Dan jika Josh ditemukan bersalah, maka ia akan didepak dari perusahaan itu.
Kami sangat menentang tindakan rasisme dalam segala bentuk dan tak akan pernah mentolerir tindakan rasisme di antara pegawai kami. Kami akan melakukan investigasi atas insiden di Paris tersebut dan Tuan Parsons tak akan kembali bekerja hingga kami memulai dan menuntaskan proses investigasi yang menyeluruh. Demikian pernyataan resmi dari perusahaan tersebut. [initial]
(sm/dim)
Sebelumnya, Chelsea sudah menjatuhkan sanksi pada tiga orang yang telah teridentifikasi melakukan aksi rasisme di stasiun tersebut. Identitas ketiga orang tersebut diketahui berkat rekaman yang muncul mengenai insiden tersebut. Pihak The Blues menyatakan bahwa mereka akan memberlakukan larangan memasuki Stamford Bridge seumur hidup kepada tiga fans tersebut.
Sekarang, salah satu dari ketiga fans itu, yang diidentifikasi bernama Josh Parson, mendapatkan hukuman tambahan. Bukan dari Chelsea, namun dari perusahaan tempatnya bekerja. Perusahaan bernama The Business & Commercial Finance Club tersebut sudah menonaktifkan pegawainya yang masih berusia 21 tahun tersebut.
Perusahaan itu menyatakan, mereka meminta Josh untuk tak masuk bekerja. Sebab, mereka akan melakukan investigasi lebih lanjut terkait insiden tersebut. Dan jika Josh ditemukan bersalah, maka ia akan didepak dari perusahaan itu.
Kami sangat menentang tindakan rasisme dalam segala bentuk dan tak akan pernah mentolerir tindakan rasisme di antara pegawai kami. Kami akan melakukan investigasi atas insiden di Paris tersebut dan Tuan Parsons tak akan kembali bekerja hingga kami memulai dan menuntaskan proses investigasi yang menyeluruh. Demikian pernyataan resmi dari perusahaan tersebut. [initial]
Baca Juga:
Segerombolan Fans Chelsea Lakukan Diskriminasi Rasial di Stasiun Paris
Diego Costa Kecam Aksi Rasis Suporter Chelsea
Seorang Fan Chelsea Ungkapkan Alasan Dorong Pria Hitam di Paris
Lakukan Chant Rasial, Fan Chelsea Ngotot Tak Bersalah
Chelsea Hukum Berat Fans Rasis
Jadi Korban Rasisme Fans Chelsea, Pria Ini Ingin Pelaku Dipenjara
Panen Kecaman Untuk Fans Rasis Chelsea
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 08:30
-
Tes Medis Kelar, Chelsea Perkenalkan Morgan Rogers Hari Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 05:34
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














