Gol Olivier Giroud Berbau Offside, Mengapa Disahkan?
Yaumil Azis | 24 Februari 2021 06:32
Bola.net - Kemenangan Chelsea atas Atletico Madrid dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (24/2/2021), menyimpan sedikit kontroversi. Gol semata wayang Olivier Giroud berbau offiside.
Seperti yang diketahui, Chelsea berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0 dalam laga yang digelar di National Stadium tersebut. Di mana satu-satunya gol lahir lewat aksi sang penyerang, Giroud.
Gol yang dicetak Giroud tercipta lewat sepakan salto indah hingga kiper Atletico, Jan Oblak, tak mampu menghalaunya. Namun dalam tayangan ulang, terlihat jelas kalau Giroud sudah berada dalam posisi offside.
Hakim garis telah mengangkat benderanya, dan wasit pun sudah menganulir gol tersebut. Namun, VAR melakukan intervensi dan hasilnya gol yang dicetak Giroud dinyatakan tetap sah.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Penjelasan Gol Giroud
Keputusan yang diambil tim VAR sudah tepat. Mantan wasit, Peter Walton, kemudian memberikan opininya terkait gol tersebut ketika bertugas sebagai pandit di BT Sport.
Gol disahkan karena Giroud tidak menerima umpan dari rekan setimnya saat berada di belakang lini pertahanan lawan. Tapi, ia mendapatkan bola dari sapuan Mario Hermoso yang kurang sempurna di kotak penalti.
"VAR mempertimbangkan apakah operan dari bek itu adalah pemainan yang disengaja atau sekadar defleksi," ungkap Walton.
"Jika itu dianggap sebagai defleksi, maka Giroud seharusnya berada dalam posisi offside. Namun mereka sepakat bahwa itu adalah permainan yang tidak disengaja, sehingga Giroud berada dalam posisi onside," pungkasnya.
Modal Buat Leg Kedua
Kemenangan ini jelas menjadi modal penting buat Chelsea untuk menghadapi Atletico pada leg kedua yang digelar di bulan Maret mendatang. Mereka hanya perlu hasil imbang agar bisa lolos ke perempat final.
Namun, bukan berarti kemungkinan Chelsea tersingkir jadi semakin kecil. Mereka bisa keluar dari ajang Liga Champions kalau Atletico mampu menang dengan skor minimal 2-0.
Kabar baiknya, Chelsea akan bertanding sebagai tuan rumah di stadion kebanggaannya, Stamford Bridge. Sayang, belum ada kepastian terkait hal ini karena kasus Covid-19 yang merebak di Inggris.
Regulasi ketat membuat beberapa klub yang bertanding melawan tim Inggris harus pindah markas. RB Leipzig dan Real Sociedad merasakan hal serupa pekan lalu pada dua kompetisi yang berbeda, Liga Champions dan Liga Europa.
(Football.london)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
LATEST UPDATE
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37











