Gundogan Bercerita Soal Kelemahan Man City di Liga Champions
Yaumil Azis | 10 April 2019 23:00
Bola.net - - Gelandang Manchester City, Ilkay Gundogan, mengakui bahwa timnya punya satu kelemahan yang kemudian membuat mereka tumbang atas Tottenham di leg pertama Liga Champions. Kelemahan itu adalah rasa gugup mereka tiap tampil di ajang Eropa.
Manchester City harus mengakui keunggulan Tottenham dengan skor tipis 0-1 dalam laga yang berlangsung pada Rabu (10/4) dini hari tadi. Salah satu pencetusnya adalah Son Heung-Min, yang sukses mencetak gol semata wayang Spurs pada menit ke-78.
Hasil tersebut jelas membuat peluang Manchester City meraih Quadruple pada musim ini semakin menipis. Walaupun sebenarnya, mereka masih punya kesempatan untuk membalikkan kedudukan pada leg kedua nanti di Etihad Stadium.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Selalu Gugup di Liga Champions
Gundogan merasa bahwa kekalahan Manchester City disebabkan oleh rasa gugup yang menyelimuti dirinya serta rekan-rekan setimnya tiap bermain di Liga Champions. Rasa gugup itu lalu menghasilkan banyak kesalahan yang terjadi di atas lapangan.
"Kami tidak cukup berani dalam pertandingan ini, dan kami membuat banyak kesalahan sederhana," tutur Gundogan kepada Sky usai pertandingan.
"Saya punya perasaan bahwa kami merasa gugup dalam laga penting di Liga Champions. Kami selalu mengambil keputusan yang salah," tambahnya.
Prestasi terbaik Manchester City sejauh ini ialah mencapai babak semi-final. Pencapaian itu mereka raih dalam ajang Liga Champions musim 2015-2016. Harapan The Citizens untuk mencapai final kala itu kandas di tangan Real Madrid.
Gara-gara Aguero
Sejatinya, Manchester City punya peluang untuk unggul lebih dulu setelah wasit memberikan hadiah penalti atas handsball dari pemain Tottenham, Danny Rose. Insiden itu sendiri terjadi saat pertandingan baru berjalan selama 13 menit.
Sergio Aguero lalu ditunjuk sebagai eksekutor. Sayangnya, penyerang asal Argentina tersebut gagal menunaikan tugasnya dengan baik. Menurut Gundogan, kegagalan tersebut menjadi salah satu penyebab buruknya performa timnya.
"Kejadian negatif seperti itu selalu membuat kami mengalami kemunduran. Andai kami mencetak gol dari penalti itu, kami sudah pasti akan membongkar Tottenham. Tapi sebaliknya, kami justru mundur dari permainan. Itu tak bole terjadi pada tim besar," tutupnya.
Beralih ke Premier League
Manchester City pun tak punya waktu cukup untuk tenggelam dalam kesedihan. Skuat asuhan Josep Guardiola tersebut harus segera mengalihkan fokusnya ke laga Premier League yang berlangsung hari Minggu (14/4) nanti, dengan Crystal Palace sebagai lawannya.
Baca Juga:
- Jika Tinggalkan MU, Mata Tidak Akan Gabung Liverpool Atau Manchester City
- Sonaldo Akui Buat Sentuhan Buruk Saat Bobol Gawang Man City
- Man City Dapat Penalti, Eks MU: Mereka Tidak Mengerti Sepak Bola
- Filosofi Guardiola: Lebih Baik Kalah 0-1 daripada Imbang 0-0
- Punya Hugo Lloris Adalah Keberuntungan Spurs
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap FA Cup Malam Ini, Sabtu 7 Maret 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 09:32
-
Prediksi Newcastle vs Man City 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:21
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25













