Hasil UCL: Sejarah Bodo/Glimt dan Kekalahan Atletico Madrid di Metropolitano
Afdholud Dzikry | 29 Januari 2026 08:31
Bola.net - Atletico Madrid harus menelan pil pahit usai dipermalukan Bodo/Glimt dengan skor 1-2. Kekalahan mengejutkan ini terjadi di kandang sendiri pada laga pamungkas fase liga.
Pasukan Diego Simeone gagal mengamankan tiket otomatis ke babak 16 besar atau posisi 8 besar. Mereka menyia-nyiakan keunggulan awal dan membiarkan lawan melakukan comeback.
Sebaliknya, Bodo/Glimt sukses mencetak sejarah manis bagi sepak bola Norwegia. Mereka memastikan diri lolos ke babak play-off dengan status sebagai tim Kuda Hitam paling berbahaya.
Hasil ini mempertegas reputasi Bodo/Glimt sebagai pembunuh raksasa musim ini. Sebelumnya, mereka juga sempat membungkam Manchester City dengan skor telak.
Awal Manis yang Berujung Tragis

Atletico sebenarnya memulai laga dengan sangat meyakinkan di RiyadhAir Metropolitano. Mereka sadar butuh kemenangan mutlak untuk menyegel posisi papan atas.
Alexander Sorloth sukses membuka skor lewat sundulan tajam pada menit ke-15. Ia memanfaatkan umpan silang David Hancko yang sangat presisi.
Tuan rumah memiliki segudang peluang emas untuk menggandakan keunggulan setelah gol tersebut. Nama-nama seperti Alex Baena dan Pablo Barrios bergantian meneror gawang lawan.
Sayangnya, penyelesaian akhir yang buruk menjadi blunder fatal bagi Los Rojiblancos. Kegagalan membunuh laga memberi angin segar bagi mentalitas tim tamu.
Comeback Sensasional Tim Tamu

Bodo/Glimt bangkit secara perlahan namun pasti pada pertengahan babak pertama. Fredrik Sjovold menyamakan kedudukan pada menit ke-34 lewat sontekan jarak dekat.
Gol tersebut lahir dari skema serangan balik yang rapi dan umpan tarik Fredrik Andre Bjorkan. Skor imbang bertahan hingga turun minum dan membuat pendukung tuan rumah cemas.
Petaka bagi Atletico benar-benar terjadi pada menit ke-59 babak kedua. Kasper Waarts Hogh mencuri gol kemenangan lewat kemelut di depan gawang Jan Oblak.
Gol ini memastikan kemenangan tandang pertama Bodo/Glimt di kompetisi elite Eropa. Atletico yang mencoba membalas tak mampu menembus pertahanan solid wakil Norwegia itu.
Jejak Sejarah Tinta Emas
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin biasa bagi Bodo/Glimt. Mereka menjadi tim Norwegia pertama yang lolos dari fase grup sejak Rosenborg musim 1996/97.
Delapan hari sebelumnya, mereka juga sukses mengalahkan Manchester City 3-1. Rentetan hasil positif ini membuktikan kualitas mereka bukan kaleng-kaleng.
Bodo/Glimt mengakhiri fase liga di posisi ke-23 klasemen akhir. Sementara itu, Atletico Madrid harus puas finis sembilan tingkat di atas mereka.
Kedua tim kini harus bersiap menghadapi laga hidup mati di babak play-off bulan depan. Undian lawan mereka akan segera ditentukan pada hari Jumat mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Julian Alvarez, Bocah dari Calchin yang Tak Pernah Berhenti Mengejar Bola
Piala Dunia 14 Juli 2026, 07:05
-
Pesan Lamine Yamal ke Julian Alvarez: Gue Tunggu di Barcelona, Bro!
Piala Dunia 9 Juli 2026, 15:00
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia Punya Skuad dengan Perpaduan Sempurna di Piala AFF 2026
Tim Nasional 30 Juli 2026, 23:59
-
Marcus Rashford Tulis Surat Perpisahan untuk Barcelona
Liga Spanyol 30 Juli 2026, 21:25
-
AS Roma Resmi Lepas Artem Dovbyk ke Bologna
Liga Italia 30 Juli 2026, 21:19
-
AS Roma Resmi Datangkan Santiago Castro, Beri Sang Striker Muda Nomor 9
Liga Italia 30 Juli 2026, 21:13
-
Lazio Memanas, Gennaro Gattuso Usir Kenneth Taylor dari Sesi Latihan
Liga Italia 30 Juli 2026, 21:06
-
Maxence Lacroix Resmi Gabung Chelsea
Liga Inggris 30 Juli 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16












