Juventus Disingkirkan Lyon, Maurizio Sarri: Saya Memang Tidak Berharap Banyak
Yaumil Azis | 8 Agustus 2020 05:25
Bola.net - Pernyataan mengejutkan terlontar dari mulut pelatih Juventus, Maurizio Sarri. Ia mengaku tidak berharap yang muluk-muluk saat bertemu Olympique Lyon dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Sabtu (8/8/2020).
Juventus dan Lyon saling tatap muka lagi setelah terakhir kali dilakukan pada bulan Februari lalu. Laga yang berlangsung di Allianz Stadium tersebut berhasil dimenangkan Bianconeri dengan skor tipis 2-1.
Sayangnya, kemenangan tersebut tak cukup untuk membawa Juventus melaju lebih jauh di pentas Liga Champions. Sebab, sang juara bertahan Serie A itu kalah agresivitas gol tandang karena pada laga sebelumnya kalah dengan skor 0-1.
Alhasil, mereka pun tersingkir kendati agregat skor imbang 2-2. Kegagalan ini memicu kemarahan dari fans Juventus yang menyaksikan dari layar kaca.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sarr Tidak Berharap Banyak
Sarri sendiri ternyata tidak memasang ekspektasi yang terlalu tinggi. Bahkan di matanya, anak asuhnya tampil dengan apik. Walaupun terlihat jelas bahwa Juventus sangat kerepotan membongkar pertahanan lawan.
"Saya tidak berharap banyak. Saya pikir kami telah bermain dengan performa yang hebat malam ini. Kami bisa mengejar ketertinggalan dari penalti setelah permainan berlangsung 10 menit yang bisa membuat kami gila," ujarnya ke Sky Sport Italia.
"Kami berhasil melakukan comeback, menjadi pemenang, menciptakan enam atau tujuh peluang untuk mencetak gol," lanjut mantan pelatih Chelsea tersebut.
"Tim telah merevitalisasi dirinya sendiri dalam beberapa hari terakhir, dan andai mereka tak menghancurkan kepercayaan dirinya karena tereliminasi, saya sudah pasti merasa sangat puas dengan performa mereka," tambahnya.
Juventus Tidak Beruntung
Sarri bahkan menganggap kegagalan ini sebagai sebuah ketidakberuntungan dari timnya. Ia punya alasan yang jelas untuk itu. Juventus tersingkir bukan karena tampil buruk, tetapi karena kalah pada leg pertama.
"Sayangnya, kami tersingkir karena leg pertama, atau lebih tepatnya babak pertama di leg pertama. Ini adalah kompetisi tanpa kompromi, sebab setelah meraih hasil apik di dalam turnamen ini, kami masih tersingkir," sambung Sarri.
Ia juga menegaskan bahwa Juventus meraih kemenangan dari tim yang sangat hebat. Merujuk pada penampilan yang ditunjukkan oleh Lyon saat berhadapan dengan PSG dalam laga final Coupe de la Ligue.
"Saya tidak tahu apakah anda menyaksikan PSG-Lyon pekan lalu, tetapi Lyon tidak berada dalam tekanan seperti dalam pertandingan itu. Artinya kami bermain dengan baik serta berhasil membuat mereka kerepotan," pungkasnya.
Sebagai informasi, Lyon bertemu PSG dalam laga final Coupe de la Ligue pada pekan lalu dan hanya bermain imbang 0-0. Sayangnya, mereka gagal menjadi juara lantaran kalah lewat drama adu penalti.
Ingin tau dengan jadwal dan highlight pertandingan Liga Champions/Liga Europa lainnya? Klik di sini
(Football Italia)
Baca Juga:
- Man of the Match Juventus vs Lyon: Cristiano Ronaldo
- Reaksi Netizen atas Laga Juventus vs Lyon: Ronaldo Pun Tidak Bisa Menyelamatkan!
- Hasil Pertandingan Juventus vs Lyon: Skor 2-1
- Juventus Dianggap Bodoh Jika Pecat Maurizio Sarri, Sepakat?
- Lima Pemain yang Bisa Diandalkan Juventus Untuk Balikkan Defisit Dari Lyon
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

