Kesulitan Dortmund: Cetak 3 Gol Lawan 5 Bek Inter Milan
Gia Yuda Pradana | 6 November 2019 15:36
Bola.net - Borussia Dortmund meraih kemenangan impresif atas Inter Milan. Namun, kemenangan ini tidak mereka dapatkan dengan mudah. Pasalnya, mereka harus membongkar pertahanan lima bek sang lawan. Dortmund bahkan terlebih dahulu tertinggal dua gol di babak pertama.
Borussia Dortmund menjamu Inter Milan di Signal Iduna Park pada matchday 4 Grup F Liga Champions 2019/20, Rabu (6/11/2019). Sempat tertinggal 0-2, Dortmund akhirnya berbalik menang 3-2.
Inter menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0 lewat gol-gol Lautaro Martinez menit 5 dan Matias Vecino menit 40. Dortmund membalikkan skor melalui gol Achraf Hakimi menit 51, Julian Brandt menit 64, dan gol kedua Hakimi menit 77.
Salah satu kesulitan yang dihadapi Dortmund di laga ini adalah sistem permainan yang diterapkan pelatih Inter, Antonio Conte.
Skema 3-5-2
Conte mengandalkan skema 3-5-2. Trio Stefan de Vrij, Milan Skriniar, dan Diego Godin dipercaya mengawal jantung pertahanan serta melindungi kiper Samir Handanovic dari gempuran lawan. Saat bertahan, skema tiga bek Inter berubah menjadi lima bek.
Dua sayap mereka, Cristiano Biraghi dan Antonio Candreva, mundur untuk membantu pertahanan.
Tiga bek sentral tangguh, dibantu dua sayap, plus salah satu kiper terbaik Eropa berdiri menghadang Dortmund. Namun, Dortmund sanggup menampilkan permainan menyerang yang hebat di babak kedua untuk membalikkan defisit dua gol dan mengamankan poin penuh.
"Di babak kedua, kami membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan," kata gelandang serang Dortmund, Mario Gotze, seperti dilansir UEFA.com.
"Paling penting, kami tak memberi mereka banyak ruang gerak. Tidak mudah mencetak tiga gol melawan lima bek."
Kontribusi Achraf Hakimi
Achraf Hakimi berkontribusi sangat besar dengan dua golnya. Gol pertama Hakimi di laga ini tercipta dari assist Gotze, sedangkan yang kedua berkat assist Jadon Sancho.
Hakimi sudah mencetak empat gol untuk Dortmund di Liga Champions musim ini. Dua gol lainnya dia ciptakan ketika Dortmund menang 2-0 atas tuan rumah Slavia Praha pada matchday kedua.
"Hakimi? Well, dia beruntung lagi," ujar Gotze. "Dengan kecepatan dan skill-nya, dia bisa berlari menusuk dari belakang, dan pergerakannya tak dapat diprediksi."
"Anda bisa lihat itu di Praha, juga malam ini. Dia aset yang penting bagi kami."
Persaingan Terbuka di Grup F
Di partai lainnya, Barcelona ditahan imbang Slavia Praha tanpa gol. Hasil-hasil tersebut pun membuat Dortmund menempel ketat sang raksasa Catalunya di posisi teratas dengan selisih cuma satu poin (8-7).
Sementara itu, Inter berada di peringkat ke-3 dengan 4 poin. Slavia di posisi terbawah dengan 2 poin.
Dengan dua matchday tersisa, belum ada yang pasti lolos maupun tersingkir dari grup ini. Barcelona berada di posisi terdepan, tapi Slavia juga masih punya peluang.
Pada matchday berikutnya, 27 November 2019 mendatang, Dortmund akan bertandang ke markas Barcelona, sementara Inter akan melawat ke Republik Ceko untuk menghadapi Slavia Praha.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Achraf Hakimi: Tersisih di Madrid, Jadi Mesin Gol Dortmund di Liga Champions
Inter Milan: Ganas di Babak Pertama, Sesak Napas di Babak Kedua
Kekalahan di Kandang Dortmund Bakal Jadi Pelajaran Berharga untuk Skuad Inter Milan
Mau Tak Mau, Inter Milan Harus Kalahkan Barcelona
Highlights Liga Champions: Dortmund 3-2 Inter Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 27 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Venezia vs Inter 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 10:08
-
PSG Pertahankan Gelar Men's Club of the Year di Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 06:03
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



