Liverpool Jadi Juara Liga Champions, Mourinho: Permainan Buruk!
Richard Andreas | 2 Juni 2019 06:00
Bola.net - - Jose Mourinho menegaskan final Liga Champions Tottenham vs Liverpool, Minggu (2/6) dini hari WIB tadi bukanlah pertandingan yang bagus untuk ditonton. Liverpool bermain pragmatis, defensif, dan melupakan identitas mereka demi trofi.
The Reds bermain untuk menang, mereka tahu apa yang diperlukan pada laga final yang berjalan sengit. Skor 2-0 sudah cukup untuk memenangi laga. Satu gol Mohamed Salah di menit awal, dan satu gol Divock Origi yang menutup pertandingan.
Di antara dua gol tersebut, tidak banyak ancaman berarti yang disuguhkan Liverpool. Permainan mereka cenderung terbagi dua. Tiga pemain menyerang, dan tujuh pemain bertahan, selain kiper.
Gaya bermain itu persis seperti taktik parkir bus khas Jose Mourinho. Tercatat, Liverpool berhasil jadi juara hanya dengan 35,4 persen penguasaan bola. Catatan paling sedikit nomor dua dalam sejarah final Liga Champions, di bawah Inter Milan dengan 33 persen.
Bagaimanapun, trofi tetaplah trofi, tidak penting bagaimana cara meraihnya. Pada akhirnya, pendapat Jose Mourinho terbukti benar. Tim hanya akan dinilai berdasarkan trofi mereka, bukan permainan terbaik.
"Saya kira tiga gelandang Liverpool, jika kita melihat aliran pemilihan posisi mereka, mereka bermain dalam garis datar di depan empat bek," buka Mourinho kepada beIN Sports.
"Anda tidak mengingat Henderson, Wijnaldum, Fabinho, Milner mendekati tiga pemain menyerang mereka, atau salah satu yang hadir di kotak penalti, tidak ada. Mereka bertahan dalam blok tujuh pemain, mereka sangat pragmatis, sangat solid saat bertahan."
Semasa melatih Manchester United, Mourinho pernah dikritik karena gaya bermain seperti itu. Kini, Liverpool seakan-akan membuktikan bahwa perkataan Mourinho benar.
Biar begitu, Mourinho tahu laga ini pantas dipandang buruk. Mengapa begitu? Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Laga Buruk
Jika bukan final Liga Champions, jalannya pertandingan tersebut bakal dinilai sangat buruk. Laga berjalan membosankan, Liverpool hanya bertahan dan memanfaatkan serangan balik.
"Juga, saya kira jika pertandingan ini bukan final Liga Champions, jika ini adalah laga Premier League, atau final Piala LIga, kita semua akan mengatakan pertandingan ini tidak bagus," lanjut Mourinho.
"Hanya karena ini final Liga Champions, ada sisi emosional yang terlibat, tetapi saya kira kualitas pertandingan tidak bagus, dan Tottenham pasti frustrasi karena mereka kalah dan mereka merasa bahwa mereka bisa lebih baik dari itu."
"Pada momen besar seperti inilah anda harus bermain di level terbaik anda," tutupnya.
Bagaimanapun, laga ini membuktikan bahwa tidak ada yang salah dengan gaya sepak bola ala Jose Mourinho. Ada dua jenis taktik yang perlu dipisahkan: bermain untuk memuaskan suporter, atau bermain untuk trofi.
Baca Juga:
Virgil van Dijk, Pemain Terbaik Final Liga Champions 2018/2019
Hentikan Dominasi Cristiano Ronaldo, Lionel Messi Predator Tertajam UCL 2018/2019
Nama Jurgen Klopp Akan Terus Dinyanyikan dalam Sejarah Liverpool
Trent Alexander-Arnold: Liverpool Memang Pantas Jadi Juara!
Kata Jurgen Klopp Perihal Trofi Pertamanya untuk Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Ipswich vs Liverpool: 2 Gol Cepat Isak Bawa The Reds Raih Kemenangan Perdana
Liga Inggris 5 September 2026, 06:19
-
Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 23:10
-
Jude Bellingham Makin Bersinar di Sistem Jose Mourinho: Lebih Bebas dan Lebih Berbahaya
Liga Spanyol 4 September 2026, 21:25
LATEST UPDATE
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




