Malam Kelam Bagi Inter Milan, Malam Luar Biasa Bagi Sepak Bola Norwegia
Gia Yuda Pradana | 25 Februari 2026 09:05
Bola.net - Keajaiban nyata terjadi di Stadion San Siro saat laga penentu Inter vs Bodo/Glimt berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tim tamu. Hasil ini memastikan langkah wakil Norwegia tersebut melaju ke babak 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub.
Kemenangan tipis di Milan melengkapi dominasi tim asuhan Kjetil Knutsen yang unggul agregat telak 5-2 atas sang raksasa Italia. Meskipun bermain di bawah tekanan suporter tuan rumah, tim berjuluk Den Gule Horde itu tampil sangat efektif dalam memanfaatkan peluang.
Laga Inter vs Bodo/Glimt ini membuktikan bahwa determinasi kolektif mampu meruntuhkan dominasi finansial klub besar Eropa. Inter Milan harus rela mengubur impian mereka di kompetisi kasta tertinggi Benua Biru musim ini setelah gagal membalikkan keadaan.
Perlawanan Sengit di San Siro

Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi di mana Inter berusaha keras mengejar ketertinggalan agregat sejak menit awal. Akan tetapi, pertahanan rapat Bodo/Glimt membuat lini serang Nerazzurri frustrasi hingga babak pertama berakhir tanpa gol.
Pelatih Kjetil Knutsen mengakui bahwa anak asuhnya sempat merasa gugup menghadapi atmosfer stadion yang begitu megah. "Saya pikir jelas bahwa kami tampak sedikit takut dan cemas di babak pertama," ungkap Knutsen dalam wawancara pascapertandingan.
Momentum Kebangkitan Babak Kedua

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-58 lewat aksi cemerlang Jens Petter Hauge yang membawa tim tamu memimpin satu gol. Publik San Siro semakin terdiam ketika Hakon Evjen menggandakan keunggulan pada menit ke-72.
Knutsen memuji mentalitas para pemainnya yang tetap tenang meski berada dalam tekanan hebat dari pemain bintang Inter. "Gol yang kami cetak untuk menjadikannya 2-0 benar-benar fantastis," tambah pelatih yang telah membawa transformasi besar bagi klub tersebut.
Sejarah Baru Sepak Bola Norwegia

Inter sempat mendapatkan napas buatan lewat gol balasan Alessandro Bastoni pada menit ke-76 untuk memperkecil kedudukan. Namun, skor tetap bertahan hingga peluit panjang dan memastikan Bodo/Glimt melangkah ke fase gugur dengan kepala tegak.
Keberhasilan ini dianggap sebagai pencapaian tertinggi dalam sejarah klub maupun sepak bola Norwegia secara umum di kancah modern. Sebaliknya, ini merupakan malam yang kelam bagi Inter Milan.
"Ini adalah malam yang luar biasa bagi klub, para penggemar, dan sepak bola Norwegia," tutup Knutsen dengan penuh emosional.
Sumber: UEFA.com
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Andai Saja Inter Milan Mampu Memecah Kebuntuan Lebih Awal
- Kandasnya Perlawanan Inter Milan
- Akanji Jadi Titik Lemah, Hauge Tunjukkan Kelasnya
- Man of the Match Leverkusen vs Olympiakos: Alejandro Grimaldo
- Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
- Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
- Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
- Prediksi Juventus vs Galatasaray 26 Februari 2026
- Prediksi PSG vs Monaco 26 Februari 2026
- Prediksi Real Madrid vs Benfica 26 Februari 2026
- Prediksi Atalanta vs Dortmund 26 Februari 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Strategi Transfer Real Madrid: Antara Kesuksesan Besar dan Risiko Kegagalan
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:24
-
Juventus Hadapi Misi Sulit Lawan Galatasaray, Spalletti Minta Doa Restu Juventini!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:58
-
Main di Kandang, Juventus Pede Bisa Comeback Lawan Galatasaray
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:29
-
Real Madrid vs Benfica, Sebuah Partai 'Final' untuk Los Blancos
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:13
-
Menang 1-0 di Kandang Benfica, Real Madrid Belum Aman ke 16 Besar Liga Champions!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:02
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Dewa United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:09
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Madura United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:03
-
Bodo/Glimt Singkirkan Inter Milan, Salah Satu Kejutan Terbesar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:43
-
Bodo/Glimt Cetak Rekor, Inter Milan Alami Eliminasi Bersejarah
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:28
-
Strategi Transfer Real Madrid: Antara Kesuksesan Besar dan Risiko Kegagalan
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:24
-
Juventus Hadapi Misi Sulit Lawan Galatasaray, Spalletti Minta Doa Restu Juventini!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:58
-
Main di Kandang, Juventus Pede Bisa Comeback Lawan Galatasaray
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:29
-
Real Madrid vs Benfica, Sebuah Partai 'Final' untuk Los Blancos
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:13
-
Menang 1-0 di Kandang Benfica, Real Madrid Belum Aman ke 16 Besar Liga Champions!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:02
-
Kylian Mbappe Bakal Absen Lawan Benfica, Ada Apa Gerangan?
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:48
-
Inter Milan Kalah dari Bodo/Glimt, Penyelesaian Akhir Jadi Sorotan
Liga Italia 25 Februari 2026, 09:40
-
Perjalanan Fenomenal Bodo/Glimt, si Pembunuh Raksasa dari Lingkar Arktik
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:27
-
Malam Kelam Bagi Inter Milan, Malam Luar Biasa Bagi Sepak Bola Norwegia
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35


