Manchester City Kalah Telak Karena Pep Guardiola Terlalu Pede Menang
Afdholud Dzikry | 12 Maret 2026 09:32
Bola.net - Manchester City baru saja menelan pil pahit setelah digilas Real Madrid tiga gol tanpa balas pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Federico Valverde tampil menggila dengan hat-trick di babak pertama yang membuat pasukan Pep Guardiola tertunduk.
Kekalahan telak 0-3 di Santiago Bernabeu, Kamis (12/3/2026) ini menjadi tamparan keras bagi The Citizens. Man City yang datang sebagai unggulan justru terlihat rapuh menghadapi serangan balik mematikan tuan rumah.
Mantan kiper Man City, Joe Hart, menyebut malam itu sebagai momen "dibangunkan dengan cara kasar" bagi Guardiola. Ia menilai Pep mungkin terlalu percaya diri melihat skuad Madrid yang pincang tanpa bintang utama mereka.
Madrid memang tampil tanpa Kylian Mbappe, Jude Bellingham, hingga Rodrygo karena badai cedera. Namun, kolektivitas pemain muda Los Blancos justru berhasil mengeksploitasi celah di lini pertahanan The Citizens.
Taktik Berisiko Pep Guardiola

Joe Hart menganalisis bahwa City bermain seolah-olah mereka yang sedang dihantam badai cedera. Banyak pemain yang dipaksa tampil di luar posisi aslinya demi ambisi Pep untuk langsung mengunci kemenangan.
"Saya pikir Pep mencium bau darah malam ini. Dia ingin menyerang habis-habisan dan menyudahi perlawanan Madrid lebih awal," ujar Joe Hart melalui TNT Sports.
Namun, strategi ofensif tersebut justru menjadi bumerang yang mematikan bagi keseimbangan tim. Transisi cepat Madrid berkali-kali merepotkan barisan belakang City yang ditinggal maju terlalu jauh.
"Secara taktis, mereka sedikit salah malam ini. Pep mengalami malam yang buruk, tidak ada gunanya membantah hal itu. Tapi dia justru mendapatkan peringatan keras malam ini," lanjut Hart menekankan kesalahan taktik sang manajer.
"Manchester City bermain seperti tim yang kehilangan banyak pemain malam ini. Para pemain ini bermain di posisi yang tidak seharusnya, seperti dipaksakan. Padahal mereka punya begitu banyak opsi di setiap posisi," tegasnya.
Penyelamatan Penting Gianluigi Donnarumma

Skor sebenarnya bisa saja berakhir lebih tragis menjadi 4-0 andai Vinicius Junior berhasil mengeksekusi penalti di babak kedua. Pelanggaran bermula saat Gianluigi Donnarumma menjatuhkan bintang Brasil tersebut di kotak terlarang.
Beruntung, kiper asal Italia itu mampu menebus kesalahannya dengan pembacaan bola yang sempurna. Ia terbang ke arah kiri untuk menepis tendangan penalti Vinicius yang tampil kurang tenang.
"4-0 adalah skor yang mengerikan, sesuatu yang tidak bisa kamu comeback darinya. Tapi menahannya di 3-0, itu sudah hebat," jelas Hart.
"Donnarumma berbisik di telinga saya setelah laga, 'Pertarungan ini belum berakhir'," ungkap Joe Hart menceritakan momen emosional tersebut.
Menurut Hart, penyelamatan penalti itu sangat krusial untuk menjaga mentalitas tim di leg kedua nanti. Kekalahan 0-3 masih menyisakan sedikit napas dibandingkan jika mereka harus tertinggal empat gol tanpa balas.
Asa di Etihad Stadium

Meskipun kalah telak, Pep Guardiola menolak untuk mengibarkan bendera putih lebih awal. Ia merasa permainan anak asuhnya tidak seburuk hasil akhir yang terpampang di papan skor.
"Saya merasa ini adalah pertandingan yang bagus. Setiap kali kami kehilangan bola dalam transisi, mereka (Madrid) mampu memanfaatkannya dengan kualitas yang mereka miliki," tutur Pep Guardiola.
Manajer asal Spanyol itu meyakini bahwa atmosfer Etihad Stadium akan memberikan cerita yang berbeda pekan depan. Baginya, City masih memiliki waktu tujuh hari untuk membenahi detail kecil yang merusak permainan mereka.
"Hasilnya memang seperti ini, tapi kita lihat saja apa yang terjadi di Etihad nanti," pungkas Pep dengan nada optimistis.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
Liga Champions 11 September 2026, 13:20
-
20 Menit yang Sangat Sulit bagi Bodo/Glimt
Liga Champions 11 September 2026, 13:12
-
Bayern, Perjalanan Masih Panjang
Liga Champions 11 September 2026, 13:04
-
Manchester United dan Sebuah Kemenangan yang Sempurna
Liga Champions 11 September 2026, 12:55
-
Kobbie Mainoo Pamer Kelas Saat MU Bungkam Sabah FK 4-0
Liga Champions 11 September 2026, 11:55
LATEST UPDATE
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
-
Hasil BRI Super League: Dwigol Jose Enrique Bawa Persik Tenggelamkan Garudayaksa
Bola Indonesia 11 September 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSS Sleman vs Madura United 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 16:56
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persib 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 16:36
-
Prediksi Liverpool vs Fulham 12 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 16:34
-
Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
Liga Champions 11 September 2026, 15:50
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 15:47 -
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 12-15 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 15:39
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


