Real Madrid vs Manchester City dan Lahirnya Rivalitas Baru Eropa
Asad Arifin | 27 Februari 2026 20:07
Bola.net - Real Madrid tak pernah kehabisan cerita di Liga Champions. Status sebagai raja Eropa dengan 15 gelar juara membuat setiap langkah mereka selalu disorot.
Di sisi lain, Manchester City hadir sebagai kekuatan modern. Di bawah kendali Pep Guardiola, City menjelma raksasa baru Eropa.
Pertemuan keduanya kini terasa rutin. Hampir setiap musim, Real Madrid dan City saling menghalangi jalan menuju trofi.
Musim 2025/2026 menjadi bab terbaru. Babak 16 Besar kembali mempertemukan dua ambisi besar yang sulit dipisahkan.
Sejarah Panjang yang Makin Seimbang

Real Madrid dan Manchester City akan kembali berhadapan di fase gugur Liga Champions. Ini bukan lagi pertemuan kebetulan.
Kedua tim sudah berjumpa pada League Phase musim ini. City menang 2-1 di Santiago Bernabeu lewat gol Nico O’Reilly dan Erling Haaland.
Secara keseluruhan, catatan pertemuan mereka terbilang imbang. Masing-masing meraih lima kemenangan, dengan lima laga lain berakhir seri.
Detail-detail inilah yang membuat rivalitas ini unik. Tidak ada dominasi mutlak, hanya persaingan kualitas tertinggi.
Drama Gugur yang Membentuk Rivalitas

Dalam beberapa musim terakhir, duel Madrid vs City selalu sarat drama. Hasilnya pun silih berganti.
Musim lalu, Madrid menang agregat 6-3 di babak play-off fase gugur. Setahun sebelumnya, mereka lolos lewat adu penalti di perempat final 2023/2024.
Namun City juga punya momen besar. Di semifinal 2022/2023, mereka menang telak 5-1.
Ironisnya, itu terjadi setahun setelah City disingkirkan Madrid dengan agregat 6-5 di babak yang sama. Luka dan balas dendam terus berganti.
Final Dini yang Tak Terelakkan

Bagi City, laga ini terasa seperti final. Pernyataan itu datang langsung dari internal klub.
"Ini pertandingan besar bagi kedua tim. Kami sudah pernah berhadapan di fase grup, jadi ini akan menjadi pertandingan yang sangat menarik untuk ditonton," ucap Direktur sepak bola Manchester City, Hugo Viana.
"Ini seperti final, kami senang bisa kembali ke sana," tegasnya saat diwawancara oleh UEFA.
"Terlalu dini untuk membicarakan final, kita harus berpikir pertandingan demi pertandingan. Sekarang kita menghadapi pertandingan pembuka yang berat," tegasnya.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga:
Bagan Babak 16 Besar Liga Champions: Siapa Lawan Siapa?
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions 2025/2026: Real Madrid vs Man City, PSG vs Chelsea
Walau Gagal di Liga Champions, Juventus Tetap Ingin Pertahankan Spalletti
Murka! CEO Juventus Kecam Wasit 'Magang' di Liga Champions Usai Kartu Merah Lloyd Kelly
PSG Susah Payah ke 16 Besar Liga Champions: Magis Sudah Habis?
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
Liga Italia 3 Juni 2026, 17:05
-
Prediksi Meksiko vs Serbia 5 Juni 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 17:02
-
Prediksi Ceko vs Guatemala 5 Juni 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 17:01
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 16:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















