Xavi: Bayern Lebih Baik
Editor Bolanet | 2 Mei 2013 06:16
- Maestro lini tengah , , mengakui kehebatan Bayern Munich setelah timnya disingkirkan sang kampiun Jerman di semifinal Liga Champions 2012/13 dengan agregat telak tujuh gol tanpa balas.
Kalah 0-4 pada leg pertama di Allianz Arena, Barcelona butuh kemenangan minimal 5-0 saat ganti menjadi tuan rumah di Camp Nou pada leg kedua, Kamis (02/5). Namun, luka berupa empat gol yang mereka bawa dari Jerman justru diperparah oleh Bayern dengan tiga tikaman tambahan di Catalonia.
Barcelona sendiri tampil dengan skuad pincang menyusul absennya Carles Puyol, Eric Abidal, Javier Mascherano, Sergio Busquets dan Lionel Messi. Namun, Xavi tak mau menjadikannya alasan.
Barisan pertahanan kami bermasalah dengan absennya Puyol dan Abidal. Mascherano, Busquets, serta Messi juga cedera. Namun, itu bukan alasan. Bayern memang lebih baik, papar Xavi kepada Canal+.
Tanpa gol di babak pertama, padahal Barcelona butuh gol cepat untuk melancarkan jalan menuju comeback, mereka justru dipukul oleh opener setelah jeda, lalu disusul own goal Gerard Pique, serta penyelesaian Thomas Muller. Menurut Xavi, gol Robben lah yang menghancurkan asa Blaugrana, karena agregat sementara langsung berubah menjadi 0-5.
Setelah gol Robben, segalanya jadi mustahil. Saya ingin memberi selamat kepada Bayern. Kami tidak berada dalam kondisi terbaik, tapi mereka memang pantas ke final, pungkasnya.
Dengan hasil ini, berarti Barcelona sudah dua musim berturut-turut kandas di babak semifinal. Musim lalu, mereka disingkirkan , yang juga menandai berakhirnya era Josep Guardiola di Catalonia. [initial]
Martinez: Absennya Messi Mengejutkan
Kalah 0-4 pada leg pertama di Allianz Arena, Barcelona butuh kemenangan minimal 5-0 saat ganti menjadi tuan rumah di Camp Nou pada leg kedua, Kamis (02/5). Namun, luka berupa empat gol yang mereka bawa dari Jerman justru diperparah oleh Bayern dengan tiga tikaman tambahan di Catalonia.
Barcelona sendiri tampil dengan skuad pincang menyusul absennya Carles Puyol, Eric Abidal, Javier Mascherano, Sergio Busquets dan Lionel Messi. Namun, Xavi tak mau menjadikannya alasan.
Barisan pertahanan kami bermasalah dengan absennya Puyol dan Abidal. Mascherano, Busquets, serta Messi juga cedera. Namun, itu bukan alasan. Bayern memang lebih baik, papar Xavi kepada Canal+.
Tanpa gol di babak pertama, padahal Barcelona butuh gol cepat untuk melancarkan jalan menuju comeback, mereka justru dipukul oleh opener setelah jeda, lalu disusul own goal Gerard Pique, serta penyelesaian Thomas Muller. Menurut Xavi, gol Robben lah yang menghancurkan asa Blaugrana, karena agregat sementara langsung berubah menjadi 0-5.
Setelah gol Robben, segalanya jadi mustahil. Saya ingin memberi selamat kepada Bayern. Kami tidak berada dalam kondisi terbaik, tapi mereka memang pantas ke final, pungkasnya.
Dengan hasil ini, berarti Barcelona sudah dua musim berturut-turut kandas di babak semifinal. Musim lalu, mereka disingkirkan , yang juga menandai berakhirnya era Josep Guardiola di Catalonia. [initial]
Martinez: Absennya Messi Mengejutkan
Rosell: Selamat Bayern, Kalian Pantas ke Final
Pique: Messi Main Pun, Barca Tetap Kandas
Pique: Gol Pertama Runtuhkan Mental Barca
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
LATEST UPDATE
-
Guillermo Ochoa, Ikon Timnas Meksiko di Piala Dunia
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:31
-
3 Tim kuda hitam di Piala Dunia 2026: Norwegia Punya Erling Haaland!
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:30
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 19:58
-
Daftar 48 Negara Peserta Piala Dunia 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 19:45
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:51
-
Pembagian Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19













