5 Pemain Yang Pernah Membela Arsenal dan Spurs

Aga Deta | 17 November 2017 09:27
5 Pemain Yang Pernah Membela Arsenal dan Spurs
Emmanuel Adebayor (c) Ist

Bola.net - Bola.net - akan menjamu dalam laga lanjutan Premier League di Emirates Stadium, Sabtu (18/11/2017) malam WIB. Laga yang mempertemukan dua tim papan atas ini diprediksi akan berjalan sengit.

Sebagai rival sekota, pertarungan antara Arsenal dan Spurs selalu dinanti banyak orang. Maklum, tingkat rivalitas kedua tim sudah mendarah daging sejak dulu.

Advertisement

Meski persaingan kedua tim di lapangan selalu berjalan panas, menariknya ada sejumlah pemain yang pernah membela Arsenal atau Spurs dalam sepanjang karirnya. Siapa saja para pemain tersebut?

Berikut ini adalah lima pemain yang pernah bermain untuk Arsenal dan Tottenham seperti dilansir Sportskeeda.

1 dari 5 halaman

David Bentley

David Bentley

David Bentley

David Bentley muncul dari akademi Arsenal dan kemudian membuat sembilan penampilan untuk tim utama, termasuk satu di musim invincibles The Gunners pada musim 2003/04, sebelum bergabung dengan Blackburn Rovers dan sukses di sana.

Pemain internasional Inggris tersebut menunjukkan penampilan yang bagus untuk Blackburn sehingga membuat Tottenham merekrut sang gelandang. Meski awalnya mengesankan, karir Bentley di White Hart Lane berantakan dan setelah dipinjamkan ke beberapa klub, ia memutuskan pensiun dari sepakbola pada 2014 di usia 29 tahun.

Bentley awalnya dianggap sebagai salah satu talenta Inggris paling menjanjikan namun gagal mencapai level tertinggi karena sering mengalami cedera dan penampilannya kurang konsisten.
2 dari 5 halaman

William Gallas

William Gallas

William Gallas

William Gallas bergabung dengan Arsenal dari klub rival Chelsea sebagai bagian transfer Ashley Cole setelah Piala Dunia 2006. Pemain Prancis itu sangat mengesankan untuk Arsene Wenger sehingga dia ditunjuk sebagai kapten setelah kepergian Thierry Henry di tahun 2007.

Namun, meski tampil bagus dalam bertahan, kepemimpinan Gallas sering dipertanyakan dan dia dicopot dari jabatan kapten setelah mengkritik rekan setimnya secara terbuka dalam sebuah wawancara.

Gallas dilepas pada musim panas 2010 oleh The Gunners dan ia memutuskan untuk bergabung dengan klub rival Tottenham secara gratis. Tapi Gallas sudah melewati masa jayanya dan kesulitan menampilan permainan terbaiknya sebelum dilepas pada 2013.
3 dari 5 halaman

Pat Jennings

Pat Jennings

Pat Jennings

Kiper asal Irlandia Utara ini bergabung dengan Tottenham pada usia 19 tahun dan menghabiskan 13 tahun di White Hart Lane. Ia berhasil membuat lebih dari 500 penampilan untuk Spurs sebelum memutuskan untuk bergabung dengan klub rival Arsenal. Selama waktunya bersama Spurs, Jennings berhasil memenangkan Piala FA pada tahun 1967 dan Piala Liga 1971.

Tottenham mengira Jennings sudah melewati masa jayanya saat mereka melepasnya ke Arsenal. Namun sang pemain membuktikan kalau mereka salah dan menghabiskan delapan tahun bersama Arsenal dengan membuat lebih dari 250 penampilan.

Jennings juga merupakan kiper pertama yang mendapat penghargaan PFA dan sampai saat ini hanya dia dan Peter Shilton yang mendapatkan penghargaan tersebut.
4 dari 5 halaman

Emmanuel Adebayor

Emmanuel Adebayor

Emmanuel Adebayor

Emmanuel Adebayor sering melukai Tottenham selama waktunya di Emirates dengan mencetak gol secara teratur dalam laga derby. Namun, setelah gagal bersinar dengan Manchester City, pemain asal Togo tersebut bergabung dengan Spurs awalnya dengan status pinjaman, sebelum pindah secara permanen.

Adebayor, yang terkenal karena selebrasi kontroversialnya saat melawan Arsenal ketika bermain untuk Manchester City, menikmati karirnya di Spurs sebelum dilepas pada musim panas 2015.

Meski menjadi pemain reguler di Arsenal dan mencetak lebih dari 50 gol untuk klub tersebut, pendukung setia The Gunners tidak menyukai sang striker karena selebrasinya di Etihad.
5 dari 5 halaman

Sol Campbell

Sol Campbell

Sol Campbell

Sol Campbell muncul dari akademi Tottenham dan diangkat menjadi kapten tim pada usia 23 tahun. Dia dengan cepat membuktikan dirinya sebagai bek yang tangguh tapi kemudian merasa frustrasi karena klub tak kunjung meraih kesuksesan.

Setelah kontraknya habis pada musim panas 2001, Campbell mengambil keputusan kontroversial dengan pindah ke klub rival Arsenal dengan status bebas transfer. Meski dianggap sebagai pengkhianat oleh pendukung Spurs, Campbell meraih kesuksesan besar di Arsenal di mana ia memenangkan dua gelar Premier League dan mencetak gol di final Liga Champions.

Pemain internasional Inggris itu juga merupakan tokoh kunci Arsenal saat memenangkan Premier League dengan tidak terkalahkan selama musim 2003/04, sebuah prestasi yang belum mampu disamai oleh tim manapun sampai saat ini.

LATEST UPDATE