ANALISIS: Celtic 0-3 Milan, Hukuman Mati Lewat Dua Bola Mati
Editor Bolanet | 27 November 2013 10:05
Bola.net - AC Milan mengalahkan tuan rumah 3-0 di matchday 5 Grup H Liga Champions 2013/14. Hasil ini membuat peluang Milan untuk lolos ke fase knockout tetap terjaga, sedangkan sang wakil Skotlandia dipastikan terlempar dari Eropa. Dua dari tiga gol Rossoneri di laga ini, dihasilkan lewat bola-bola mati.
Pasukan Massimiliano Allgeri berjaya di Celtic Park, Rabu (27/11). Baru 12 menit laga berjalan, membawa Milan unggul dengan golnya memanfaatkan corner Valter Birsa. Pada menit 49, lagi-lagi diawali corner Birsa, pemain pengganti Antonio Nocerino mengirim assist untuk gol kedua Milan oleh bek Cristian Zapata. Kemenangan Milan ditegaskan oleh finishing Mario Balotelli memanfaatkan assist Riccardo Montolivo di menit 59.
Milan, yang terseok-seok di kancah Serie A, menunjukkan wajah berbeda di Eropa. Turun dengan formasi awal 4-3-2-1, mereka menghabisi pasukan Neil Lennon, yang sejatinya bermain tidak begitu buruk dengan 4-4-1-1.
Celtic pantas menyesali hasil ini. Unggul penguasaan bola hingga 55% dan melepas tembakan dua kali lipat lebih banyak daripada Milan, Celtic justru menyerah tiga gol tanpa balas.
Penampilan solid Zapata di jantung pertahanan dan Christian Abbiati di bawah mistar, dipadu dengan performa brilian Montolivo di lini tengah, baik saat menyerang maupun bertahan, sukses membuat Celtic frustrasi.
Total 4 shots on target atas nama Charlie Mulgrew (2), Virgil van Dijk dan Georgios Samaras semuanya mentah di tangan Abbiati. Milan sebaliknya, efektivitas serangan mereka meningkat pesat di laga ini kalau dibandingkan tiga laga terakhirnya di Serie A. Ketiga shots on target Milan sukses bersarang di gawang Fraser Forster dan memberi sang wakil Italia tiga angka.
Selain faktor kelengahan Celtic dalam menghadapi corner, serangan Milan lewat Kaka di sisi kiri juga menjadi kunci kemenangan Rossoneri. Milan sendiri lebih memfokuskan serangan dari kiri karena terbentur ketangguhan Emilio Izaguirre di sisi satunya. Namun, itu sudah cukup bagi mereka untuk pulang dengan poin maksimal sekaligus memberi vonis mati bagi kubu tuan rumah.
Saat ini, Milan memiliki poin 8 di peringkat dua, selisih dua dengan di posisi teratas dan ditempel ketat Ajax (7) di tangga ketiga. Sementara itu, Celtic dipastikan finis di peringkat empat dengan poin 3 dan sudah tak bisa 'menyelamatkan diri' ke Liga Europa.
Pada matchday pemungkas, Milan akan melakoni partai hidup-mati melawan di San Siro.
*Data serta statistik via WhoScored dan Squawka. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Real Madrid Ini Jadi Pembelian Kedua Ruben Amorim di AC Milan?
Liga Italia 4 Juli 2026, 14:00
-
RESMI: AC Milan Datangkan Goncalo Ramos dari PSG
Liga Italia 30 Juni 2026, 21:20
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











