EDITORIAL: Cassano e Tornato ad Ottimi Livelli
Editor Bolanet | 8 Oktober 2013 16:25
Bola.net - Oleh: Gia Yuda Pradana
Antonio Cassano e tornato ad ottimi livelli.
Antonio Cassano sudah kembali ke level optimal, kata arsitek Roberto Donadoni usai I Crociati memukul Sassuolo di Ennio Tardini pada giornata 7 Serie A 2013/14.
Dalam laga tersebut, Minggu (06/10), gelandang serang/second striker/ forward 31 tahun itu memang tampil brilian dengan torehan satu gol dan dua assist-nya. Secara keseluruhan, itu adalah performa terbaik Fantantonio (statistik Opta via WhoScored) sejak bergabung dengan Parma dari Inter Milan pada Juli 2013 setelah satu musim yang sulit di Giuseppe Meazza.
Cassano adalah salah satu talenta terbaik Italia. Melawan Sassuolo, Cassano menunjukkan permainan yang sanggup menghipnotis para penonton - permainan memukau seperti ketika masih berseragam dan AS Roma bertahun-tahun silam.
Di Inter, Cassano tenggelam akibat sejumlah masalah, terutama dengan pelatih Nerazzurri waktu itu, Andrea Stramaccioni. Kariernya dinilai sudah hampir habis, tapi Parma datang menyelamatkannya.
Di Emilia-Romagna, Cassano seolah mendapat kesempatan kedua. Memang butuh waktu bagi Parma untuk merasakan kontribusi pemain jenius dengan skill, visi, insting gol, dribbling dan passing accuracy di atas rata-rata tersebut. Namun, perlahan dan pasti, kepercayaan penuh Donadoni serta pihak klub, khususnya presiden Tommaso Ghirardi, terhadap Cassano mulai terlihat hasilnya.
Cassano di level optimal adalah seorang game changer yang bisa menentukan hasil akhir sebuah laga, dan Sassuolo sudah membuktikannya.
Cassano merajalela di wilayah pertahanan Sassuolo. Total 6 key pass, 5 crossing, 8 long ball, 2 through ball dan 2 shot dilancarkan oleh Cassano. Dari 5 crossing, 2 bahkan berbuah gol. Pertama, gol pembuka Raffaele Palladino sebelum Parma kehilangan kiper Antonio Mirante akibat kartu merah dan Domenico Berardi menyamakan kedudukan dari titik putih pada penghujung babak pertama. Kedua, gol Aleandro Rosi yang membawa Parma kembali unggul di babak kedua. Cassano sendiri menunjukkan kemampuan finishing-nya dengan mencetak gol ketiga Parma hasil assist Walter Gargano. Sassuolo, yang juga bermain dengan 10 orang di menit-menit akhir, tak bisa membalas lagi dan Parma pun meraih kemenangan keduanya dan naik ke peringkat 10 klasemen sementara.
Namun, satu hal yang tak kalah penting dari laga itu adalah fakta bahwa Cassano terlihat sangat enjoy di atas lapangan. Senyuman dan selebrasi unik Cassano pun menjadi pemandangan indah di Tardini serta Italia.
Ya, ekspresi yang mencerminkan bagaimana seorang pesepakbola bermain dengan perasaan senang itu sudah cukup lama menghilang dari diri Cassano. Namun, kini dia sudah kembali, dan ke level optimal pula.
Sepertinya, Cassano sudah 'menemukan cinta' di Emilia-Romagna.
Kalau sanggup mempertahankannya, keinginan Cassano untuk kembali memakai seragam Azzurri pun bukan sebatas impian belaka. Donadoni juga mendukungnya: Cassano sekali lagi menunjukkan kepada semua orang bahwa dia adalah seorang juara.
Cassano memang sudah lama tidak memperkuat Italia, tepatnya sejak final Euro 2012. Waktu pertama gabung Parma, Cassano mengungkapkan bahwa dia ingin tampil di Piala Dunia 2014. Melihat performa terkininya, rasanya itu bukan target yang jauh dari jangkauan.
satu tempat di skuat Italia? Menurut saya, jika terus bermain pada level ini, sulit untuk tidak mempertimbangkan namanya, kata Donadoni seperti dikutip Football Italia.
Masih ada waktu sekitar enam bulan lagi bagi Cassano untuk memperjuangkan mimpinya dan membantu Parma bersaing di Serie A. Kalau memang dengan permainannya Cassano bisa membuat Cesare Prandelli membuka pintu ke skuat Azzurri, maka tahun depan kita bakal melihat aksi sang fantasista bersama para pemain terbaik Italia lainnya di Tanah Samba. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Milan vs Lecce: Niclas Fullkrug
Liga Italia 19 Januari 2026, 06:38
-
Hasil Milan vs Lecce: Gol Perdana Fullkrug Antar Rossoneri Raih 3 Poin
Liga Italia 19 Januari 2026, 05:50
-
Liga Italia 19 Januari 2026, 04:00

-
Hasil Torino vs Roma: Dybala Bersinar, Debut Malen Berujung Kemenangan
Liga Italia 19 Januari 2026, 02:27
-
Juventus Abaikan Chiesa, Alihkan Fokus ke Maldini, Ini Alasannya
Liga Italia 19 Januari 2026, 00:49
LATEST UPDATE
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:22
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:10
-
Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 19:39
-
Prediksi Villarreal vs Ajax 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 19:30
-
Real Sociedad vs Barcelona: Barca Keok, Fermin Lopez Tertawakan Keputusan Wasit
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 19:11
-
Bernabeu Memanas, Vinicius Jr Kirim Kode Kuat Siap Pergi dari Real Madrid
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 18:53
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Prediksi Real Madrid vs Monaco Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 18:26
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26






