Para Jenius Nan Flamboyan Italia
Editor Bolanet | 29 Juli 2013 05:59
Bola.net - Untuk sebuah negara yang sangat identik dengan sistem pertahanan tembok besi bernama Catenaccio, Italia hampir tak pernah absen melahirkan pemain-pemain yang terbilang jenius dalam permainan menyerang.
Di tiap generasi, minimal ada satu pesepakbola Italia yang menjadi pusat perhatian dan mengundang kekaguman publik dunia berkat skill fantastis serta pribadinya yang karismatik.
Dari sekian nama, kami pilih delapan yang dianggap terdepan, baik dalam hal kejeniusan di atas lapangan maupun karakternya yang istimewa. (br/wiki/gia)
Alessandro Del Piero

Kejeniusan: A
Legenda Juventus Alessandro Del Piero dihantam cedera lutut serius di awal kariernya, tapi dia berhasil mengatasinya dan kemudian menjelma jadi pencetak gol terhebat dalam sejarah La Vecchia Signora.
Di luar lapangan, pemain yang kini memperkuat Sydney FC itu merupakan sosok sopan, jauh dari skandal, dan memiliki pesona spesial.
Keistimewaan lain Del Piero adalah nama julukannya. Dia mendapat salah satu julukan paling elegan di persepakbolaan Italia, yakni Pinturicchio, yang diberikan sebagai persamaan dengan seorang pelukis era Renaissance yang terkenal akan sentuhan-sentuhan kuasnya.
Andrea Pirlo

Kejeniusan: A
Andrea Pirlo merupakan prototipe deep-lying playmaker di era modern. Beberapa bahkan menyebut sang regista sebagai pesepakbola paling flamboyan di dunia.
Dia bisa sangat 'dingin' dalam situasi paling menegangkan sekali pun. Lihat saja ekspresinya saat mengeksekusi penalti ke gawang Inggris di Euro 2012 dan Spanyol di Piala Konfederasi 2013.
Penampilan baru dengan janggut dan cambang di wajahnya pun membuat bintang Juventus itu makin berkarakter.
Luigi Riva

Kejeniusan: A
Kalau mau tahu seperti apa kegigihan yang sebenarnya, lihat saja Luigi Riva.
Meski sering dihantam cedera serius, termasuk dua kali patah kaki, 'Gigi' Riva masih sanggup mencatatkan namanya sebagai all-time leading scorer bagi timnas Italia.
Riva mendapat julukan Rumbo di Tuorno (Thunder Clap) karena tendangan kaki kirinya yang memiliki kekuatan mencengangkan. Salah satu tembakannya bahkan disebut pernah mematahkan lengan seorang penonton.
Namun, berkat itu pula, dia menjadi pujaan abadi para tifosi Cagliari, klub yang setia dia bela hingga akhir kariernya.
Dia juga punya pesona yang sanggup menaklukkan kaum Hawa.
Antonio Cassano

Kejeniusan: B+
Talenta kelas dunia dari jalanan kota Bari ini kemudian tumbuh menjadi salah satu fantasista kebanggan Italia. Namun, belakangan, sinar Antonio Cassano mulai memudar.
Il Gioiello di Bari Vecchia (the jewel of Old Bari) dan Fantantonio adalah dua julukan yang disematkan pada mantan pemain AS Roma, Real Madrid, Sampdoria, AC Milan dan Inter Milan itu.
Cassano merupakan pesepakbola dengan kejeniusan alami yang dibekali skill, kemampuan dribel, serta akurasi tembakan maupun operan di atas rata-rata. Namun, sepanjang kariernya, dia sangat akrab dengan sikap-sikap kontroversial.
Cassano pernah melempar jersey ke arah wasit, mengaku sudah tidur dengan 600-700 wanita lewat bukunya, dan berselisih dengan hampir setiap pelatih di klub yang dia perkuat.
Namun, Cassano tak bisa dibantah memang memiliki talenta istimewa. Di usianya yang sudah 31, Fantantonio mendapat kesempatan kedua di Parma. Dia bertekad takkan menyia-nyiakannya demi bisa memakai seragam Azzurri di Piala Dunia 2014.
Mario Balotelli

Kejeniusan: B
Satu lagi sosok berbakat nan kontroversial yang dimiliki Italia.
Apa yang telah ditunjukkan Mario Balotelli di atas lapangan sejauh ini diyakini hanya secuil dari seluruh talenta dalam dirinya. Banyak yang berharap Super Mario bisa menunjukkan kehebatan sejatinya di masa-masa yang akan datang.
Sederet momen unik, fenomenal, bahkan negatif, telah mewarnai perjalanan karier striker AC Milan tersebut, dari yang berhubungan dengan sepak bola hingga urusan asmara.
Kalau disebutkan semua, bakal terlalu lama. Beberapa di antaranya adalah ketika dia 'bertarung' dengan rompi latihan (video di atas), nyaris adu pukul dengan Roberto Mancini di Manchester City, hampir membakar rumahnya dengan kembang api, merontokkan Jerman di Euro 2012, dan tentu saja Why Always Me?
Roberto Baggio

Kejeniusan: A+
Kalau berbicara tentang sosok pesepakbola dengan bakat alami, mungkin tak banyak yang bisa disejajarkan dengan Il Divin' Codino Roberto Baggio.
Di atas lapangan, dia bisa bergerak seringan kapas dan susah 'ditangkap' oleh pemain-pemain lawan. Dia adalah nomor 10 terbaik Italia.
Kehidupan dan kariernya selalu dihiasi kontradiksi dan paradoks. Dia seorang penganut Budha dan pecinta binatang, tapi hobi berburu bebek di waktu luang. Dia pun termasuk eksekutor penalti brilian, tapi sepakan 12 pasnya yang melayang di atas gawang Claudio Taffarel menjadi salah satu momen paling menyedihkan dalam sejarah Piala Dunia.
Francesco Totti

Kejeniusan: A
Francesco Totti bukan hanya pesepakbola luar biasa, tapi Er Pupone juga merupakan pribadi yang istimewa.
Totti bahkan pernah disebut sebagai selebriti nomor satu di Italia, dan impresi itu tercipta begitu saja, secara alami, dan tanpa ada unsur rekayasa.
Kejeniusannya sebagai maestro lapangan hijau telah terbukti selama bertahun-tahun memakai seragam AS Roma dan Azzurri.
Meski tak bisa lepas dari peristiwa kontroversial, seperti meludahi pemain Denmark Christian Poulsen di Euro 2004 dan sejumlah insiden dalam sejarah Derby della Capitale, Totti tetap seorang superstar.
Sebagai superstar flamboyan di persepakbolaan Italia, foto-foto Totti pun rasanya tak lengkap kalau tanpa sang istri yang juga model papan atas Negeri Spaghetti, Ilary Blasi.
Giuseppe Meazza

Talenta terhebat di generasinya dan satu yang terbaik sepanjang masa.
Giuseppe Meazza membawa Azzurri meyabet dua gelar Piala Dunia pertamanya, yakni di tahun 1934 dan 1938. Dia merupakan superstar sejati dan salah satu mesin gol paling menakutkan dari persepakbolaan Italia. Sepanjang kariernya, Meazza menorehkan 314 gol di level klub, mayoritas bersama Inter Milan, dan 33 untuk tim nasional.
Kehidupan sang striker di luar lapangan pun tak luput dari perhatian. Dia terkenal suka wine berkualitas, mobil cepat, dan wanita. Il Balilla pun dianggap sebagai 'panutan' bagi para pesepakbola 'playboy' Italia.
Namun, tak ada pemain seperti itu yang pernah bisa menandingi Meazza. Meksi gemar berpesta, dia tetap sanggup bersinar di lapangan.
Untuk menggambarkan bagaimana kehebatan Meazza simaklah kutipan dari salah satu editor kenamaan Italia Luigi Veronelli berikut ini.
Saya sudah pernah melihat Pele bermain. Untuk urusan permainan elegan, dia jauh di bawah Meazza. Suatu hari, di Arena Civica, saya menyaksikannya melakukan sesuatu yang menakjubkan: dia menghentikan bola dengan sebuah bicycle kick, melayang dua meter di atas tanah. Dia lalu mendarat dengan bola melekat di kakinya, mendribel melewati bek yang sedang terpana, dan mencetak gol lewat tendangan penyelesaian dengan tingkat akurasi dalam ukuran milimeter.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kejutan! Pep Guardiola Tiba-tiba Masuk Bursa Pelatih Baru Timnas Italia?
Piala Dunia 3 April 2026, 04:40
-
Seruan Reformasi Badan Federasi Sepak Bola Italia Kian Nyaring
Piala Dunia 2 April 2026, 14:14
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Mimpi Buruk Dua Musim Tanpa Trofi
Liga Spanyol 20 April 2026, 23:30
-
Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Asia Penuh Perhitungan
Piala Dunia 20 April 2026, 23:15
-
Sederet Alasan Arsenal Masih Favorit Juara Premier League
Liga Inggris 20 April 2026, 22:30
-
Erling Haaland Bergulat dengan Gabriel, Man City pun Menang
Liga Inggris 20 April 2026, 21:29
-
Cerita Klasik Liverpool: Salah dan Van Dijk Jadi Penyelamat Lagi
Liga Inggris 20 April 2026, 20:45
-
Kapten Arsenal Belum Menyerah, Persaingan Masih Terbuka!
Liga Inggris 20 April 2026, 20:15
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Mikel Arteta Terlalu Emosional? Arsenal Diuji di Momen Penentuan
Liga Inggris 20 April 2026, 19:44
-
Prediksi Real Madrid vs Alaves 22 April 2026
Liga Spanyol 20 April 2026, 19:32
-
6 Pemain Arsenal yang 'Menghilang' Saat Dikalahkan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 19:14
-
Mohamed Salah Ingin Tutup Karier dengan Indah
Liga Inggris 20 April 2026, 18:48
-
Guardiola Lempar Pertanyaan: Siapa di Puncak Klasemen Liga Inggris?
Liga Inggris 20 April 2026, 18:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00







