Arema dan Persebaya Bandel, Kemenpora Sanksi PSSI
Editor Bolanet | 8 April 2015 17:57
- Membandelnya Arema Cronus dan Persebaya Surabaya yang tetap menggelar laga QNB League meski tak mendapat rekomendasi Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) mendapat respon keras Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Mereka menegur PSSI atas pembangkangan yang dilakukan dua klub tersebut.
Pemerintah melalui Menteri Pemuda dan Olahraga memberikan sanksi administratif berupa teguran tertulis, kepada PSSI agar memerintahkan PT Arema Cronus dan PT Mitra Muda Inti Berlian untuk segera melaksanakan keputusan Ketua Umum BOPI Nomor SB012/BOPI/KU/IV/2015 tentang Rekomendasi Penyelenggaraan Kompetisi Indonesia Super League 2015, selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterima teguran tertulis, demikian tertulis pada surat Kemenpora bernomor 01133/MENPORA.SET/IV/2015.
Lebih lanjut, dalam surat tertanggal 8 April 2015 ini, PSSI dianggap telah mendorong klub yang tak memperoleh rekomendasi BOPI untuk tetap melakukan pertandingan pada 4 dan 5 April lalu. Tindakan PSSI ini dinilai sebagai pelanggaran terhadap Keputusan Ketua Umum BOPI.
Sementara itu, dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Dr Alfitra Salamm APU ini juga disebutkan beberapa konsekuensi yang akan diterima PSSI apabila tak mengindahkan teguran ini.
Menteri Pemuda dan Olahraga dalam memberikan sanksi administratif lebih berat berupa pencabutan izin organisasi dan/atau kelembagaan serta kegiatan keolahragaan PSSI tidak diakui apabila nyata-nyata secara sah dan terbukti PSSI tidak melaksanakan teguran tertulis ini. lanjut pernyataan dalam tersebut. [initial]
(den/pra)
Pemerintah melalui Menteri Pemuda dan Olahraga memberikan sanksi administratif berupa teguran tertulis, kepada PSSI agar memerintahkan PT Arema Cronus dan PT Mitra Muda Inti Berlian untuk segera melaksanakan keputusan Ketua Umum BOPI Nomor SB012/BOPI/KU/IV/2015 tentang Rekomendasi Penyelenggaraan Kompetisi Indonesia Super League 2015, selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterima teguran tertulis, demikian tertulis pada surat Kemenpora bernomor 01133/MENPORA.SET/IV/2015.
Lebih lanjut, dalam surat tertanggal 8 April 2015 ini, PSSI dianggap telah mendorong klub yang tak memperoleh rekomendasi BOPI untuk tetap melakukan pertandingan pada 4 dan 5 April lalu. Tindakan PSSI ini dinilai sebagai pelanggaran terhadap Keputusan Ketua Umum BOPI.
Sementara itu, dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Dr Alfitra Salamm APU ini juga disebutkan beberapa konsekuensi yang akan diterima PSSI apabila tak mengindahkan teguran ini.
Menteri Pemuda dan Olahraga dalam memberikan sanksi administratif lebih berat berupa pencabutan izin organisasi dan/atau kelembagaan serta kegiatan keolahragaan PSSI tidak diakui apabila nyata-nyata secara sah dan terbukti PSSI tidak melaksanakan teguran tertulis ini. lanjut pernyataan dalam tersebut. [initial]
Jangan Lewatkan!
BOPI Pertanyakan Ngototnya Sikap Anggota Komisi X DPR RI
Bergeming, BOPI Tetap Tak Rekomendasi Arema dan Persebaya
BOPI Pantau Penggunaan Tenaga Kerja Asing di QNB League
'Raker Komisi X DPR RI Dengan Kemenpora dan BOPI Sia-sia!'
BOPI Tegaskan Tak Akui QNB League
Larang Arema Berkompetisi, Imam Nahrawi Akui Dibenci Anak Sendiri
PSSI Mengaku Didukung FIFA, BOPI Sebut Itu Cuma Bohongan
BOPI Bisa Jadi Bakal Bekukan PT Liga Indonesia
Arema dan Persebaya Tetap Berlaga, Ini Kata BOPI
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















