Digosipkan Bakal Bentuk Klub Baru, Kemenpora Soroti Standar Jurnalistik Media
Editor Bolanet | 22 Mei 2015 20:31
- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyesalkan beredarnya kabar bahwa mereka bakal membentuk tim baru untuk mengikuti kompetisi di bawah Tim Transisi. Mereka menyebut, berita ini dibuat tanpa standar jurnalisme yang benar.
Dalam berita ini tidak ada narasumber, bahkan sumber anonim yang lazimnya disebut 'sumber yang tidak mau disebutkan namanya' sekalipun, tidak disebutkan dalam isu pembentukan klub-klub baru itu, Staf Khusus Bidang Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, M Khusen Yusuf.
Kami tidak pernah dimintai konfirmasi. Tidak ada mekanisme check and balance dengan cara melakukan konfirmasi kepada pihak Kemenpora atau Tim Transisi, sambungnya.
Sebelumnya, tersebar kabar bahwa Kemenpora bakal membentuk tim baru untuk mengikuti kompetisi di bawah Tim Transisi. Kabar ini bahkan sempat muncul dalam laman salah satu media nasional. Selain itu, kabar ini juga beredar di beberapa jejaring sosial.
Lebih lanjut, Khusen juga menyoroti penggunaan kalimat dalam berita tersebut. Menurutnya, penggunaan kalimat 'Besar kemungkinan Menpora dan Tim Transisi akan membentuk klub baru untuk mewujudkan ambisi menggelar kompetisi di Indonesia' merupakan cara tidak lazim dalam penulisan berita yang mengedepankan prinsip jurnalistik yang baik.
Kami berharap publik tidak terkecoh dengan munculnya berita-berita yang diragukan kebenarannya, apalagi berita-berita yang dibuat dengan mengabaikan standar-standar jurnalistik yang baik, tandas Khusen. (den/dzi)
Dalam berita ini tidak ada narasumber, bahkan sumber anonim yang lazimnya disebut 'sumber yang tidak mau disebutkan namanya' sekalipun, tidak disebutkan dalam isu pembentukan klub-klub baru itu, Staf Khusus Bidang Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, M Khusen Yusuf.
Kami tidak pernah dimintai konfirmasi. Tidak ada mekanisme check and balance dengan cara melakukan konfirmasi kepada pihak Kemenpora atau Tim Transisi, sambungnya.
Sebelumnya, tersebar kabar bahwa Kemenpora bakal membentuk tim baru untuk mengikuti kompetisi di bawah Tim Transisi. Kabar ini bahkan sempat muncul dalam laman salah satu media nasional. Selain itu, kabar ini juga beredar di beberapa jejaring sosial.
Lebih lanjut, Khusen juga menyoroti penggunaan kalimat dalam berita tersebut. Menurutnya, penggunaan kalimat 'Besar kemungkinan Menpora dan Tim Transisi akan membentuk klub baru untuk mewujudkan ambisi menggelar kompetisi di Indonesia' merupakan cara tidak lazim dalam penulisan berita yang mengedepankan prinsip jurnalistik yang baik.
Kami berharap publik tidak terkecoh dengan munculnya berita-berita yang diragukan kebenarannya, apalagi berita-berita yang dibuat dengan mengabaikan standar-standar jurnalistik yang baik, tandas Khusen. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














