Indra Sjafri Ogah Komentari Performa Timnas U-23 di SEA Games 2015
Editor Bolanet | 17 Juni 2015 15:15
- Meski Timnas Indonesia U-23 diisi banyak mantan anak asuhnya, Indra Sjafri menegaskan tak mau mengomentari penampilan yang ditunjukkan tim berjuluk Skuat Garuda Muda ini. Mantan arsitek Timnas U-19 ini mengaku bahwa menilai pelatih lain adalah tindakan tak etis.
Saya no comment. Nggak boleh, ujar Indra Sjafri.
Antar pelatih nggak boleh mengevaluasi, seperti saya yang dievaluasi ketika baru pulang dari Brunei, sambung pria yang kini menangani Bali United ini.
Indra Sjafri sendiri pernah mengalami evaluasi dari sesama pelatih usai anak asuhnya di Timnas U-19 gagal total pada ajang Hassanal Bolkiah Tour di Brunei, Agustus 2014 lalu. Waktu itu, dia dievaluasi High Performance Unit (HPU) Badan Tim Nasional bersama pelatih Timnas Senior Alfred Riedl, pelatih Timnas U-23 Aji Santoso dan eks pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan.
Sebelumnya, pada ajang SEA Games 2015 ini, Timnas U-23 pulang nir medali. Anak asuh Aji Santoso ini dihajar Thailand lima gol tanpa balas pada babak Semifinal. Selanjutnya, pada perebutan medali perunggu, Timnas U-23 dihajar Vietnam dengan skor serupa.
Tak hanya itu, kabar miring juga berhembus mengiringi kegagalan Evan Dimas dan kawan-kawan. Beberapa pertandingan mereka -yang berujung kekalahan- disebut telah diatur bandar judi. [initial]
(den/pra)
Saya no comment. Nggak boleh, ujar Indra Sjafri.
Antar pelatih nggak boleh mengevaluasi, seperti saya yang dievaluasi ketika baru pulang dari Brunei, sambung pria yang kini menangani Bali United ini.
Indra Sjafri sendiri pernah mengalami evaluasi dari sesama pelatih usai anak asuhnya di Timnas U-19 gagal total pada ajang Hassanal Bolkiah Tour di Brunei, Agustus 2014 lalu. Waktu itu, dia dievaluasi High Performance Unit (HPU) Badan Tim Nasional bersama pelatih Timnas Senior Alfred Riedl, pelatih Timnas U-23 Aji Santoso dan eks pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan.
Sebelumnya, pada ajang SEA Games 2015 ini, Timnas U-23 pulang nir medali. Anak asuh Aji Santoso ini dihajar Thailand lima gol tanpa balas pada babak Semifinal. Selanjutnya, pada perebutan medali perunggu, Timnas U-23 dihajar Vietnam dengan skor serupa.
Tak hanya itu, kabar miring juga berhembus mengiringi kegagalan Evan Dimas dan kawan-kawan. Beberapa pertandingan mereka -yang berujung kekalahan- disebut telah diatur bandar judi. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Protokoler Bantah Menpora Diusir dari Ruang Ganti Timnas U-23
- Lawan Tuduhan Pengaturan Skor, PSSI Tempuh Jalur Hukum
- Dugaan Pengaturan Skor Timnas U-23 di SEA Games 2015, La Nyalla Minta Dibuktikan
- Skandal Pengaturan Skor: BS Dapat Rp 30 Juta Tiap Pertandingan
- PSSI Bantah Ada Pengaturan Skor di SEA Games
- Rully Nere Tak Percaya Timnas U-23 Terlibat Pengaturan Skor
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Agenda Timnas Indonesia 2026: Ada FIFA Series dan Piala AFF
Tim Nasional 17 Desember 2025, 10:43
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:55
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:43
-
Jadwal Live Streaming Seri 1 Mandalika Racing Series 2026, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:39
-
Jadwal Lengkap Balapan Pertamina Mandalika Racing Series 2026
Otomotif 20 April 2026, 10:55
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00














