Ini Alasan Dirut PT LIB Jadi Tersangka Dalam Tragedi Kanjuruhan
Dimas Ardi Prasetya | 6 Oktober 2022 22:16
Bola.net - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Akhmad Hadian Lukita, ditetapkan menjadi salah satu tersangka dalam kasus tragedi Kanjuruhan yang menelan ratusan korban.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan nama Akhmad Hadian Lukita sebagai salah satu dari enam tersangka tragedi tersebut. Kapolri mengumumkan nama-nama tersangka itu di Mabes Polri pada Kamis (06/10/2022) malam WIB.
Dalam pengumumannya itu, Listyo Sigit Prabowo menjelaskan alasan mengapa Dirut PT LIB turut menjadi tersangka dalam Tragedi Kanjuruhan. Akhmad Hadian Lukita, selaku Dirut PT LIB, dinilai lalai karena tidak memverifikasi Stadion Kanjuruhan sebelum kompetisi musim ini berjalan.
Verifikasi terhadap Stadion Kanjuruhan terakhir kali dilakukan PT LIB pada 2020. "Kami melakukan olah TKP. Berdasarkan hasil pendalaman, ditemukan bahwa PT LIB selaku penyelenggara Liga 1 tidak melakukan verifikasi terhadap Stadion Kanjuruhan," ujar Kapolri dalam pengumumannya.
Tragedi Terburuk di Indonesia
Sedangkan dua tersangka lainnya berasal dari panpel Arema. Mereka adalah Ketua Panitia Pelaksana Abdul Haris dan Koordinator Security Officer Arema FC Suko Sutrisno.
Keduanya sendiri sudah mendapat sanksi berat dari PSSI. Keduanya dijatuhi larangan terlibat di sepak bola selama seumur hidup.
Tragedi Kanjuruhan menjadi kasus paling mematikan dalam sejarah sepak bola Indonesia. Korban jiwa mencapai 131 orang. Ini juga menjadi kasus terburuk kedua di dunia.
Tiga Tersangka dari Pihak Kepolisian

Dirut PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, bukan satu-satunya tersangka dalam Tragedi Kanjuruhan. Bersamanya, ada lima orang lain yang juga menjadi tersangka.
Ketua panpel Arema FC, Abdul Haris, yang baru saja mendapat hukuman dari Komdis PSSI berupa larangan beraktivitas dalam sepak bola seumur hidup, juga diumumkan menjadi tersangka. Selain itu ada Security Officer Arema FC, Suko Sutrisno.
Kemudian ada tiga lain dari pihak kepolisian, antara lain Kabag Ops Polres Malang berinisial W, Deputi 3 Danyon Brimob Polda Jatim berinisial H, dan Samaptha Polres Malang berinisial DSA.
Tragedi Kanjuruhan
Tragedi Kanjuruhan pecah setelah pertandingan Liga 1 2022/2023 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam.
Kekalahan Arema FC dari rival bebuyutannya itu membuat banyak Aremania turun ke lapangan dan kemudian direspons oleh petugas keamanan yang memukul mundur disertai tembakan gas air mata ke arah tribune stadion.
Kepanikan karena gas air mata pun membuat banyak suporter yang sesak napas dan terinjak-injak ketika berusaha meninggalkan tribune stadion. Akhirnya 131 orang meninggal dunia karena insiden tersebut.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 06/10/2022
Jangan Lewatkan:
Ini Sosok Akhmad Hadian Lukita, Direktur Utama PT LIB
Menpora Apresiasi Media Cup 2022, Kenang Tragedi Kanjuruhan dengan Pita Hitam
Kapolri Tetapkan Direktur PT LIB, 2 Panpel dan 3 Polisi Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan
Tragedi Kanjuruhan, Persib: Momentum Evaluasi Total Sepak Bola
Timnas Indonesia U-17: Absennya Suporter Tak Mengurangi Semangat Tanding Mereka
Timnas Indonesia U-17 Gacor di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023, Momentum Persatuan Sepak Bola Tanah
PSSI Pastikan FIFA dan AFC ke Indonesia Bukan untuk Investigasi Tragedi Kanjuruhan
Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Minta Sepak Bola Indonesia Berbenah
Kunjungi Stadion Kanjuruhan, Presiden Jokowi Soroti Dua Hal Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Dipastikan Masih Pimpin MU Lawan Bournemouth
Liga Inggris 22 Oktober 2026, 22:12
-
Staf Media MU Melarang Bruno Fernandes Bicara Bahasa Italia, Ada Masalah Apa?
Liga Champions 22 Oktober 2026, 19:43
-
Como Terlihat Bermain dengan '12 Orang' saat Bantai MU 4-1
Liga Champions 22 Oktober 2026, 18:55
-
Jose Mourinho Temukan Formula Keseimbangan Lini Tengah Real Madrid
Liga Spanyol 22 Oktober 2026, 18:23
LATEST UPDATE
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


