Inilah Alasan Kejadi Jatim Jadikan La Nyalla Tersangka
Editor Bolanet | 11 April 2016 23:19
Rhein E Singal selaku kuasa hukum Kejati Jatim menyebut, ada rekayasa lima kuitansi yang digunakan pemohon untuk dapat lolos dari jeratan hukum. Lima kuitansi tersebut terkait pengembalian uang pinjaman dana hibah Kadin Jatim untuk pembelian saham IPO, dari La Nyalla Mattaliti ke Diar Kusuma Putera (3 Kuitansi) dan Nelson Sembiring (2 Kuitansi).
Dari keterangan Peruri, kuitansi-kuitansi tersebut baru diproduksi tahun 2014, sedangkan peristiwa pengembaliannya tahun 2012, terang Rhein.
Selain itu, ada pengakuan hutang pemakaian dana hibah Kadin untuk pembelian saham IPO Bank Jatim, Senilai Rp 5,3 miliar. Surat pengakuan hutang tersebut dibuat tahun 2012 tapi ditempel materai produksi tahun 2014.
Pemohon juga bersurat ke Bank Jatim untuk menghapus data-data pembelian IPO di Bank Jatim,terang Rhein.
Terkait masalah penetapan tersangka, pemanggilan paksa dan penetapan DPO, menurut kuasa hukum Kejati Jatim, penyidik telah melakukan sesuai dengan prosedur. Menurut Rhein, Penyelidikan dan Penyidikan adalah satu rangkaian peristiwa hukum untuk menetapkan pemohon sebagai tersangka.
Prosedur yang telah dilakukan penyidik adalah, mengirimkan surat pemanggilan pemohon sebagai tersangka sebanyak tiga kali. Karena tidak dihiraukan, penyidik melayangkan pemanggilan paksa. Tapi setelah dikroscek ke ketua lingkungan tempat tinggal pemohon, pemohon sudah satu tahun tidak berada di kediamannya. Sehingga penyidik menetapkan pemohon sebagai DPO, terang Rhein
Masalah tidak ada kerugian negara dalam kasus ini juga dibantah oleh kuasa hukum Kejati Jatim. Bantahan itu diperkuat atas keterangan Bendahara Kadin yang menyebut tidak ada pengembalian uang ke Kadin Jatim. Bukti rekening Kadin sudah kami lampirkan didalam bukti kami, terang Rhein.
Selain itu, penyidik juga memiliki bukti kuat atas keuntungan penjualan saham Kadin yang dijual pemohon secara bertahap. Keuntungannya Rp 1,1 miliar juga tidak pernah dikembalikan ke negara, beber Rhein. [initial]
Baca Ini Juga
'Ada Bukti Kuat untuk Pidanakan La Nyalla'
Guru Besar UGM Sebut Penetapan La Nyalla Sebagai Tersangka Tidak Sah
Keterangan Kejati Dianggap Untungkan La Nyalla
Kuasa Hukum Sebut Kasus La Nyalla Tak Dapat Disidik Lagi
Kuasa Hukum Minta Penyidikan La Nyalla Dihentikan
Kuasa Hukum Akui La Nyalla Gunakan Dana Kadin untuk Beli IPO Bank Jatim
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Termasuk La Nyalla, Berikut 10 Bakal Calon Ketua Umum PSSI
Bola Indonesia 4 Oktober 2019, 19:48
-
Kejutan! La Nyalla Masuk Daftar Calon Ketua Umum PSSI
Bola Indonesia 2 Oktober 2019, 18:20
-
Kata La Nyalla, Penunjukan Gusti Randa jadi Ketua Umum Salahi Statuta PSSI
Bola Indonesia 21 Maret 2019, 15:12
-
PSSI Pastikan Bayar Utang ke La Nyalla Mattalitti
Bola Indonesia 1 November 2018, 20:59
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








