Inilah Asal Muasal Ledekan Persebaya Kubar
Editor Bolanet | 30 Juni 2015 09:47
- Bagi kalangan loyalis Persebaya 1927, mereka menyebut Persebaya yang saat ini bermain di Indonesia Super League (ISL) sebagai Persekubar atau Persebaya Kubar. Ini merupakan plesetan. Sebab pada saat bermain di Divisi Utama tahun 2010, Persebaya memang bermaterikan hampir eks penggawa Persikubar Kutai Barat.
Pengelola Persebaya pada saat itu, Vigit Waluyo coba menjelaskan duduk perkaranya. Persebaya kloningan atau Persebaya Persikubar, saya jamin itu tidak benar. Persebaya adalah Persebaya. Tidak ada embel-embal. Secara regulasi, yang sah saat itu Persebaya di Divisi Utama, kata Vigit.
Dua tim ini memang berkaitan. Persikubar yang saat itu diproyeksikan main di Divisi Utama, mengalami pailit dan tak bisa berkompetisi. Padahal mereka baru saja meraih hasil bagus selama masa pre-season di turnamen Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim). Bersamaan dengan bubarnya Persikubar, Vigit mendapat amanah untuk membentuk tim Persebaya di Divisi Utama.
Amanah itu, kata Vigit, berasal dari dua sosok, yakni Cholid Goromah dan Wisnu Wardhana. Vigit juga mengaku mendapat restu dari sesepuh Persebaya, H. Mislan yang tak lain adalah ayahnya sendiri. Menurut Vigit, amanah tersebut datang pada sepekan menjelang dimulainya kompetisi Divisi Utama.
Bayangkan, saya hanya diberi waktu seminggu untuk bentuk tim. Saat itu Persikubar kebetulan pailit. Jadi kita pakai mereka. Sebenarnya Persikubar itu tidak tepat. Pemain kita nggak cuma dari sana. Saat itu kita juga pakai pemain Surabaya dan Gresik. Yusuf Ekodono juga jadi salah satu pelathnya, jabar Vigit. [initial]
(faw/mac)
Pengelola Persebaya pada saat itu, Vigit Waluyo coba menjelaskan duduk perkaranya. Persebaya kloningan atau Persebaya Persikubar, saya jamin itu tidak benar. Persebaya adalah Persebaya. Tidak ada embel-embal. Secara regulasi, yang sah saat itu Persebaya di Divisi Utama, kata Vigit.
Dua tim ini memang berkaitan. Persikubar yang saat itu diproyeksikan main di Divisi Utama, mengalami pailit dan tak bisa berkompetisi. Padahal mereka baru saja meraih hasil bagus selama masa pre-season di turnamen Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim). Bersamaan dengan bubarnya Persikubar, Vigit mendapat amanah untuk membentuk tim Persebaya di Divisi Utama.
Amanah itu, kata Vigit, berasal dari dua sosok, yakni Cholid Goromah dan Wisnu Wardhana. Vigit juga mengaku mendapat restu dari sesepuh Persebaya, H. Mislan yang tak lain adalah ayahnya sendiri. Menurut Vigit, amanah tersebut datang pada sepekan menjelang dimulainya kompetisi Divisi Utama.
Bayangkan, saya hanya diberi waktu seminggu untuk bentuk tim. Saat itu Persikubar kebetulan pailit. Jadi kita pakai mereka. Sebenarnya Persikubar itu tidak tepat. Pemain kita nggak cuma dari sana. Saat itu kita juga pakai pemain Surabaya dan Gresik. Yusuf Ekodono juga jadi salah satu pelathnya, jabar Vigit. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persik 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 17:27
LATEST UPDATE
-
Argentina Terancam Sanksi FIFA usai Bentangkan Spanduk Malvinas
Piala Dunia 16 Juli 2026, 15:23
-
Lionel Messi Lawan Inggris: Jalan-jalan tapi Mematikan
Piala Dunia 16 Juli 2026, 13:40
-
Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 13:30
-
Satu Lagi Alasan untuk Menyebut Lionel Messi sebagai The GOAT
Piala Dunia 16 Juli 2026, 12:53
-
4 Pelajaran dari Kelolosan Argentina ke Final: Ada Satu Kelemahan Fatal
Piala Dunia 16 Juli 2026, 11:00
-
Argentina Menjadi Pengingat Bahwa Inggris Belum Banyak Berubah
Piala Dunia 16 Juli 2026, 10:29
-
Jude Bellingham Ribut dengan Pemain-pemain Argentina
Piala Dunia 16 Juli 2026, 09:33
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











