Jalankan Amanat FIFA, PSSI Rampungkan Pembangunan Lapangan Sintetis
Editor Bolanet | 30 Juli 2015 20:23
- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia () di bawah pimpinan La Nyalla Mahmud Matalitti, benar-benar menjalankan amanat yang diberikan FIFA. Yakni, berhasil menyelesaikan pembuatan lapangan sintesis di komplek yang dulunya bernama POR Pelita Jaya dan dimiliki grup Bakrie.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Azwan Karim, menerangkan bahwa lapangan sintesis tersebut dibuat melalui program FIFA Goal Project. Total senilai 500 dolar AS atau sekitar Rp6 miliar diberikan FIFA.
Dikatakannya lagi, bahwa FIFA tidak cuma-cuma dalam memberikan bantuan tersebut. Melainkan, disampaikan Azwan, yakni memberi syarat bahwa tanah untuk pembangunan FIFA Goal Project, di mana pengelolaannya harus di bawah PSSI selama 20 tahun. Karena itu, FIFA akan menolak apabila syarat itu tak terpenuhi.
Status tanah memang pengelolaannya diberikan ke PSSI. Kalau tidak, FIFA tidak bersedia memberikan bantuan lewat FIFA Goal Project. Memang tanah dimiliki (Bakrie), tapi hak pengelolaan diberikan ke PSSI selama 20 tahun dan itu menjadi salah satu syarat FIFA Goal Project, ungkapnya.
Jadi harus 20 tahun dan itu terhitung dari tahun lalu. Tidak bisa kalau pengelolaannya hanya 5 tahun, FIFA tidak akan mengizinkan, pungkasnya. [initial]
(esa/asa)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Azwan Karim, menerangkan bahwa lapangan sintesis tersebut dibuat melalui program FIFA Goal Project. Total senilai 500 dolar AS atau sekitar Rp6 miliar diberikan FIFA.
Dikatakannya lagi, bahwa FIFA tidak cuma-cuma dalam memberikan bantuan tersebut. Melainkan, disampaikan Azwan, yakni memberi syarat bahwa tanah untuk pembangunan FIFA Goal Project, di mana pengelolaannya harus di bawah PSSI selama 20 tahun. Karena itu, FIFA akan menolak apabila syarat itu tak terpenuhi.
Status tanah memang pengelolaannya diberikan ke PSSI. Kalau tidak, FIFA tidak bersedia memberikan bantuan lewat FIFA Goal Project. Memang tanah dimiliki (Bakrie), tapi hak pengelolaan diberikan ke PSSI selama 20 tahun dan itu menjadi salah satu syarat FIFA Goal Project, ungkapnya.
Jadi harus 20 tahun dan itu terhitung dari tahun lalu. Tidak bisa kalau pengelolaannya hanya 5 tahun, FIFA tidak akan mengizinkan, pungkasnya. [initial]
Baca Ini Juga
'Ikut Piala Kemerdekaan, Klub Bakal Tekor'
'Piala Kemerdekaan adalah Jebakan Batman'
Kembali Ingatkan Promotor, PSSI Pastikan Otorisasi PIS
Pastikan Kelanjutan Kompetisi, PSSI Gelar Rapat Exco
Asprov PSSI DKI Tak Setuju Kompetisi Klub Internal Ikut Dihentikan
PSSI: Bukan PSSI Yang Hentikan Kompetisi, Tapi Menpora
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18












