Jokdri Ditetapkan Sebagai Tersangka, Voter Diminta Usulkan KLB PSSI
Aga Deta | 16 Februari 2019 10:56
Bola.net - Para pemilik suara di PSSI diminta tak tinggal diam menyusul adanya penetapan plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, sebagai tersangka oleh Satgas Antimafia Bola Kepolisian Republik Indonesia. Salah satu yang harus diupayakan para pemilik suara ini adalah percepatan Kongres Luar Biasa.
Sebelumnya, Satgas Antimafia Bola Kepolisian Republik Indonesia menetapkan Jokdri sebagai tersangka pada Jumat (15/02) malam. Penetapan ini dilakukan setelah adanya penggeledahan yang sebelumnya dilaksanakan tim gabungan Satgas Antimafia Bola Polri, penyidik Polda Metro Jaya dan Inafis Polda Metro Jaya di apartemen Jokdri di Taman Rasuna, Tower 9 dan gelar perkara pada Kamis (14/02) malam.
Penggeledahan tersebut dilakukan untuk mencari alat bukti baru demi memperdalam kasus pengaturan pertandingan (match fixing) di sepak bola Tanah Air yang dilakukan atas dasar laporan polisi nomor: LP/6990/XII/2018/PMJ/Ditreskrimum tanggal 19 Desember 2018, penetapan Ketua PN Jaksel nomor: 007/Pen.Gled/2019/PN.Jkt.Sel dan penetapan Ketua PN Jaksel nomor: 011/Pen.Sit/2019/PN.Jkt.Sel
Save Our Soccer (SOS) menilai bahwa penetapan Jokdri -sapaan karib Joko Driyono- sebagai tersangka otomatis membuat PSSI lumpuh. Sebelumnya, menurut lembaga yang concern dalam perbaikan tata kelola sepak bola Indonesia tersebut, jalan PSSI sudah timpang setelah mundurnya Edy Rahmayadi dari kursi Ketua Umum PSSI dan tersangkutnya sejumlah anggota Komite Eksekutif PSSI dalam praktik lancung di sepak bola Indonesia.
"Mata para pemilik suara harusnya terbuka saat ini," ucap Koordinator SOS, Akmal Marhali, pada Bola.net, Sabtu (16/02).
"Mereka harus mengambil langkah untuk menyelamatkan PSSI. Salah satunya, mereka harus segera berpikir dan meminta adanya Kongres Luar Biasa," sambungnya.
Mengapa SOS mendorong voter meminta adanya KLB? Simak selengkapnya di bawah ini.
Exco Bergeming
Menurut Akmal, sejatinya, permintaan KLB terlebih dulu diusung oleh Komite Eksekutif. Mereka yang, menurut eks CEO Persiraja Banda Aceh ini, seharusnya mengajukan usulan KLB melalui Sekretaris Jenderal PSSI.
"Namun, sejauh ini, mereka tak mengambil sikap apa pun. Apakah ini karena mereka tutup mata dengan situasi yang ada? Kita semua tidak tahu," kata Akmal.
"Karenanya, para pemilik suara harus mengambil inisiatif ini. Ini semua agar pada awal Mei mendatang sepak bola kita sudah bisa bergulir lagi dengan lebih sehat," ia menambahkan.
Harap Komite Ad Hoc Bantu Kerja Satgas Antimafia Bola
Lebih lanjut, Akmal meminta agar Komite Ad Hoc Integrity PSSI bisa lebih aktif berperan dalam bersih-bersih di internal lembaganya. Mereka, sambung pria 40 tahun ini, harus bisa membantu kerja Satgas Antimafia Bola.
"Jangan sampai mereka hanya dijadikan sarana pencitraan atau dibenturkan dengan satgas, terutama dengan keberadaan Badrodin Haiti di situ. Mereka lah justru yang paling paham situasi di PSSI," ujar Akmal.
"Setelah pengusutan dalam lingkup football family, mereka bisa menyerahkan bukti ke Satgas Antimafia Bola untuk pengusutan secara pidana," tandasnya.
Video Pilihan
Berita video pameran produk dari Acer pada turnamen Asia Pacific Predator League 2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Imbangi Arab Saudi, Timnas Indonesia Masih Punya PR: Jaga Konsistensi!
Tim Nasional 6 September 2024, 16:00
-
Kokoh Tahan Gempuran Arab Saudi, Maarten Paes Dapat Pujian: Layak Jadi Man of The Match
Tim Nasional 6 September 2024, 15:25
-
Pengamat Sambut Gembira Kabar Maarten Paes Bisa Main Lawan Arab Saudi: Butuh Superman
Tim Nasional 5 September 2024, 04:45
-
Kelemahan Timnas Indonesia U-20 di Seoul Earth On Us Cup 2024: Lini Depan Tumpul
Tim Nasional 2 September 2024, 11:24
LATEST UPDATE
-
Langkah Cepat AC Milan Amankan Talenta Muda dari Hellas Verona
Liga Italia 31 Januari 2026, 17:47
-
Hasil Persis vs Persib Bandung: Andrew Jung Bawa Maung Bandung Nyaman di Puncak!
Bola Indonesia 31 Januari 2026, 17:24
-
Link Live Streaming Madura United vs PSBS di BRI Super League
Bola Indonesia 31 Januari 2026, 17:12
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Kontra Leeds: Misi Kembali Menjauh di Puncak
Liga Inggris 31 Januari 2026, 16:43
-
Belum Juga Menang di MotoGP, Pedro Acosta Kalem: Yang Penting Konsisten Podium Dulu
Otomotif 31 Januari 2026, 16:40
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 31 Januari 2026, 15:57
-
Barcelona Sepakat Perpanjang Kontrak Fermin Lopez, Masa Depan Lini Tengah Terjaga
Liga Spanyol 31 Januari 2026, 15:44
-
Link Streaming BRI Super League: Persis Solo vs Persib Bandung, Tayang di Vidio
Liga Inggris 31 Januari 2026, 14:58
-
Link Streaming BRI Super League: Malut United vs Bhayangkara FC, Tayang di Vidio
Bola Indonesia 31 Januari 2026, 13:19
-
Bukan ke Juventus, Jean-Philippe Mateta Pilih Gabung AC Milan?
Liga Italia 31 Januari 2026, 13:11
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Dewa United 1 Februari 2026
Bola Indonesia 31 Januari 2026, 12:48
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSIM 1 Februari 2026
Bola Indonesia 31 Januari 2026, 12:43
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30




