Kembalikan Eksistensi, Arema Indonesia Siap Ikuti Piala Kemerdekaan
Editor Bolanet | 9 Juli 2015 11:05
- Turnamen Piala Kemerdekaan menjadi ajang kebangkitan bagi klub-klub yang dipaksa mati suri selama ini. Arema Indonesia, salah satu klub yang selama ini dipaksa tiarap, menegaskan siap menandai kebangkitan mereka pada Piala Kemerdekaan.
Kemarin, kita sudah berkirim surat kesanggupan untuk ikut turnamen Piala Kemerdekaan ke Tim Transisi, ujar Direktur Operasional Arema Indonesia, Haris Fambudy, pada .
Semoga saja Tim Transisi menerima kita sebagai peserta turnamen Piala Kemerdekaan, sambungnya.
Sebelumnya, pada masa dualisme lalu, Arema Indonesia mengikuti kompetisi Indonesian Premier League (IPL). Bahkan, mereka sempat mewakili Indonesia di ajang AFC Cup. Namun, ketika memasuki unifikasi liga, Arema Indonesia bernasib malang. Bersama Persebaya 1927 dan beberapa klub lain, eksistensi mereka dihapus oleh rezim yang berkuasa.
Saat ini, Arema Indonesia dan Persebaya 1927 juga memperjuangkan kembalinya eksistensi mereka melalui jalur hukum.
Lebih lanjut, Haris berharap Tim Transisi mampu menghargai langkah Arema Indonesia yang mendaftarkan diri ke Piala Kemerdekaan. Menurutnya, Arema memiliki modal besar dalam memperjuangkan eksistensi mereka melalui ajang ini.
Kami memiliki legalitas untuk mengikuti turnamen ini. Kami memiliki badan hukum yang diakui melalui SK Kemenkumham. Selain itu, kami juga punya NPWP asli, tandasnya. [initial]
(den/pra)
Kemarin, kita sudah berkirim surat kesanggupan untuk ikut turnamen Piala Kemerdekaan ke Tim Transisi, ujar Direktur Operasional Arema Indonesia, Haris Fambudy, pada .
Semoga saja Tim Transisi menerima kita sebagai peserta turnamen Piala Kemerdekaan, sambungnya.
Sebelumnya, pada masa dualisme lalu, Arema Indonesia mengikuti kompetisi Indonesian Premier League (IPL). Bahkan, mereka sempat mewakili Indonesia di ajang AFC Cup. Namun, ketika memasuki unifikasi liga, Arema Indonesia bernasib malang. Bersama Persebaya 1927 dan beberapa klub lain, eksistensi mereka dihapus oleh rezim yang berkuasa.
Saat ini, Arema Indonesia dan Persebaya 1927 juga memperjuangkan kembalinya eksistensi mereka melalui jalur hukum.
Lebih lanjut, Haris berharap Tim Transisi mampu menghargai langkah Arema Indonesia yang mendaftarkan diri ke Piala Kemerdekaan. Menurutnya, Arema memiliki modal besar dalam memperjuangkan eksistensi mereka melalui ajang ini.
Kami memiliki legalitas untuk mengikuti turnamen ini. Kami memiliki badan hukum yang diakui melalui SK Kemenkumham. Selain itu, kami juga punya NPWP asli, tandasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
Semen Padang Pilih Fokus Pembinaan Usia Dini
Peserta Bertambah, Tim Transisi Ulangi Pembagian Grup
Enam Klub Ikut Piala Kemerdekaan, ini Penjelasan PSSI Jatim
Semen Padang Pilih Absen di Piala Indonesia Satu dan Piala Kemerdekaan
Curhat Ferry Paulus Soal Utang Gaji Persija dan Piala Indonesia Satu
Tim Transisi Tunggu Klub ISL Gabung di Piala Kemerdekaan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: PSBS Biak vs Arema
Bola Indonesia 15 Mei 2026, 16:06
-
Prediksi BRI Super League: PSBS vs Arema FC 15 Mei 2026
Bola Indonesia 14 Mei 2026, 11:46
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











