Kemenpora Sudah Menduga Bakal Diancam FIFA
Editor Bolanet | 11 April 2015 23:16
- Sikap FIFA yang kembali menebar ancaman bakal menjatuhkan sanksi ke Indonesia ditanggapi enteng oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Mereka mengaku telah menduga FIFA akan bersikap sedemikian rupa.
Kemenpora tidak terkejut dengan adanya tanggapan FIFA yang cenderung menyalahkan Kemenpora dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), ujar Deputi V Kemenpora, Gatot S Dewa Broto dari Sydney.
Menurut Gatot, dalam dua surat yang dikirimkan ke FIFA, tertanggal 26 Februari dan 2 April 2015, Kemenpora telah berupaya meyakinkan FIFA bahwa mereka tak berniat melakukan intervensi. Yang mereka lakukan, menurut Kemenpora, hanyalah memastikan segala regulasi dari FIFA dan AFC dipenuhi oleh peserta kompetisi kasta tertinggi.
Tak ada agenda tersembunyi. Regulasi-regulasi ini penting bagi kita untuk membenahi kualitas kompetisi sepakbola di Indonesia, tegas Gatot.
Sebelumnya, dalam surat FIFA yang ditunjukkan kepada Menpora Imam Nahrawi, otoritas tertinggi sepakbola dunia ini melarang pihak ketiga ikut campur dalam menentukan segala hal yang menjadi urusan anggota FIFA.
Dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke, ditegaskan bahwa hanya anggota dari FIFA yang punya hak untuk melakukan verifikasi atau pun memberikan lisensi kepada klub. FIFA juga meminta Menpora dan BOPI untuk tidak mengganggu urusan PSSI atau akan berakibat sanksi. [initial]
(den/pra)
Kemenpora tidak terkejut dengan adanya tanggapan FIFA yang cenderung menyalahkan Kemenpora dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), ujar Deputi V Kemenpora, Gatot S Dewa Broto dari Sydney.
Menurut Gatot, dalam dua surat yang dikirimkan ke FIFA, tertanggal 26 Februari dan 2 April 2015, Kemenpora telah berupaya meyakinkan FIFA bahwa mereka tak berniat melakukan intervensi. Yang mereka lakukan, menurut Kemenpora, hanyalah memastikan segala regulasi dari FIFA dan AFC dipenuhi oleh peserta kompetisi kasta tertinggi.
Tak ada agenda tersembunyi. Regulasi-regulasi ini penting bagi kita untuk membenahi kualitas kompetisi sepakbola di Indonesia, tegas Gatot.
Sebelumnya, dalam surat FIFA yang ditunjukkan kepada Menpora Imam Nahrawi, otoritas tertinggi sepakbola dunia ini melarang pihak ketiga ikut campur dalam menentukan segala hal yang menjadi urusan anggota FIFA.
Dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke, ditegaskan bahwa hanya anggota dari FIFA yang punya hak untuk melakukan verifikasi atau pun memberikan lisensi kepada klub. FIFA juga meminta Menpora dan BOPI untuk tidak mengganggu urusan PSSI atau akan berakibat sanksi. [initial]
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Bola Tidak Kena Kabel, FIFA Nyatakan Gol Pertama Jude Bellingham Sah!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 10:14
LATEST UPDATE
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













