Keputusan Menpora Tunda ISL Dicap Penuh Muatan Politis
Editor Bolanet | 21 Februari 2015 20:50
- Muhammad Larico Ranggamone, Mantan Ketua Umum kelompok suporter Persija Jakarta, The Jakmania mempertanyakan keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi yang tidak mengeluarkan rekomendasi terselenggaranya kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015.
Hal tersebut, setelah Menpora mendapatkan arahan dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Bahkan Larico menilai jika hal tersebut dipengaruhi muatan politis.
Apakah ini desakan pengelola kompetisi dan orang-orang yang telah gagal dahulu? Saya memang curiga, istilahnya ada udang di balik batu, ujar Larico.
Padahal, klub-klub sudah siap tampil. Sudah banyak uang yang dikeluarkan klub, sponsor dan sebagainya untuk kompetisi tanggal 20 Februari. Seharusnya, Menpora Imam justru memberikan dukungan, tuturnya.
Karena itu, Larico menyarankan PT Liga Indonesia dan klub bisa solid agar kompetisi ISL dapat berjalan terus. Dalam pandangannya, ISL sudah menjadi hiburan rakyat yang sangat dinantikan.
Seluruh insan sepakbola sudah kangen. Jadi, jangan rusak tontonan dan hiburan rakyat ini. Apapun yang terjadi, kami janji tetap mendukung sepakbola di negeri ini. Football for unity, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Hal tersebut, setelah Menpora mendapatkan arahan dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Bahkan Larico menilai jika hal tersebut dipengaruhi muatan politis.
Apakah ini desakan pengelola kompetisi dan orang-orang yang telah gagal dahulu? Saya memang curiga, istilahnya ada udang di balik batu, ujar Larico.
Padahal, klub-klub sudah siap tampil. Sudah banyak uang yang dikeluarkan klub, sponsor dan sebagainya untuk kompetisi tanggal 20 Februari. Seharusnya, Menpora Imam justru memberikan dukungan, tuturnya.
Karena itu, Larico menyarankan PT Liga Indonesia dan klub bisa solid agar kompetisi ISL dapat berjalan terus. Dalam pandangannya, ISL sudah menjadi hiburan rakyat yang sangat dinantikan.
Seluruh insan sepakbola sudah kangen. Jadi, jangan rusak tontonan dan hiburan rakyat ini. Apapun yang terjadi, kami janji tetap mendukung sepakbola di negeri ini. Football for unity, pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- BOPI Tanggapi Datar Rencana Aksi Demo MPSI
- MPSI Nilai Menpora Imam Tendensius
- Menpora: FIFA Harus Diberi Masukan Yang Benar dan Seimbang
- Bicara Ngawur Soal Mafia Sepakbola, Menpora Diancam Diseret ke Polisi
- ISL Tertunda, Jokowi Didesak Copot Menpora
- Menpora dan BOPI Disebut Tak Paham Pengelolaan Sepakbola
- Menpora Imam Paparkan Alasan Tidak Berikan Rekomendasi ISL
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55















