Kiper Arema Kebanjiran Kritik, Ini Komentar Sang Pelatih
Ari Prayoga | 2 Juli 2019 02:35
Bola.net - Yanuar Hermansyah angkat bicara soal tekanan yang diterima anak asuhya, Kurniawan Kartika Ajie, akibat blunder yang dibuat kiper berusia 23 tahun tersebut pada laga kontra PS TIRA Persikabo. Pelatih kiper Arema FC tersebut menilai yang diterima anak asuhnya tersebut wajar adanya.
"Menurut saya, tekanan yang diterima Ajie ini merupakan hal wajar," ujar Yanuar.
"Kritikan itu kan merupakan bentuk keinginan agar ia bisa lebih baik. Namun, saya juga berharap agar kritikan ini bisa membangun, bukan malah menghancurkan," sambungnya.
Sebelumnya, sosok Kurniawan Kartika Ajie menjadi pesakitan di balik kekalahan Arema kala menjamu PS TIRA Persikabo, di Stadion Gajayana Kota Malang, Sabtu (29/06) lalu. Blunder Ajie pada menit akhir menjadi penyebab gol kedua PS TIRA. Pada laga tersebut, Arema akhirnya harus menyerah 1-2.
Usai kekalahan tersebut, Ajie menjadi bulan-bulanan Aremania atas blundernya tersebut. Bahkan, banyak yang menyamakan Ajie dengan penjaga gawang asal Jerman, Loris Karius. Karius sendiri dikenal berkat blunder yang ia buat kala membela Liverpool pada ajang Liga Champions, 2018 lalu.
Bagaimana Yanuar menilai penampilan Ajie pada laga tersebut? Simak di bawah ini.
Akui Penyelamatan Ajie
Yanuar mengakui, selain membuat blunder, Ajie juga melakukan sejumlah penyelamatan penting. Beberapa kali, bahkan, kiper asal Balikpapan ini, harus berduel satu lawan satu dengan pemain depan lawan.
"Memang, harus diakui juga, ia membuat sejumlah penyelamatan penting pada pertandingan ini. Namun, ini bukan menjadi pertimbangan utama kami," kata Begal, sapaan karib Yanuar.
"Saya menganggap bahwa ini adalah kewajiban sebagai seorang kiper. Ini sudah kami latihkan juga pada tiap sesi latihan," sambungnya.
Tak Mau Salahkan Sektor Lain
Lebih lanjut, Begal pun angkat bicara soal rapuhnya lini pertahanan Arema pada laga tersebut bukan hanya akibat blunder Ajie. Menurut pelatih berusia 55 tahun tersebut, yang menjadi fokus evaluasinya adalah penampilan penjaga gawangnya.
"Saya tak mau banyak menanggapi soal penampilan lini lain, apakah mereka tampil bagus atau membuat kesalahan," tutur Begal.
"Bagi kami, jika mereka membuat kesalahan pun, penjaga gawang harus bisa mengantisipasinya," ia menandaskan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













