Menpora Apresiasi Ajang Summer Camp Indra Sjafri
Editor Bolanet | 29 Juni 2015 09:39
- Menpora Imam Nahrawi memberikan apresiasi atas digelarnya Summer Camp 2015 yang akan dipimpin langsung pelatih Bali United Pusam, Indra Sjafri, di Bali, 29 Juni hingga 4 Juli 2015.
Kegiatan bagi pesepakbola muda tersebut, menambah gairah pembibitan atlet yang harus terus berjalan. Terlebih, dalam kondisi persepakbolaan seperti apapun.
Berbagai upaya dan kreativitas harus terus dilakukan untuk membina dan mengembangkan potensi bibit-bibit pesepakbola. Summer Camp 2015 ini patut diapresiasi karena Indra Sjafri bersedia untuk berbagi pengalaman dan pengetahuannya kepada pemain belia yang kelak diharapkan bisa menjadi tulang punggung Timnas, ujar Menpora.
Menurutnya, kegiatan seperti ini pantas didukung karena memberikan manfaat besar bagi pembinaan bibit-bibit sepakbola. Sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan pesepakbola sampai lapisan umur terbawah tidak berhenti dilakukan oleh berbagai pihak yang memiliki komitmen kuat untuk memajukan persepakbolaan nasional.
Summer Camp 2015 Indra Sjafri akan diikuti oleh sekitar 30 orang pesepakbola usia 11 hingga 17 tahun dari berbagai wilayah Nusantara yang telah mendaftar. Indra Sjafri, mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 akan menularkan ilmunya kepada anak-anak peserta Summer Camp, selama sepekan di Bali. Pengembangan dan improvisasi skill baru sepakbola ini akan dikemas dalam bentuk latihan dan permainan sepakbola yang lebih rekreatif.
Pemerintah, lanjut Menpora juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu segala proses pembinaan persepakbolaan, terutama sepak bola usia muda yang tetap bergairah hingga saat ini.
Pemerintah memang berkewajiban dalam memfasilitasi, membantu dan mengawal proses pembinaan. Namun pemerintah juga punya keterbatasan, sehingga kita mengajak sekaligus berterima kasih kepada berbagai pihak terkait, seperti klub, pelatih, mantan pemain nasional, termasuk kalangan swasta yang memiliki kepedulian untuk bersama-sama menjalankan proses pembinaan atlet. Mudah-mudahan kedepan, prestasi olahraga termasuk tim sepakbola kita, bisa lebih bersinar, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Kegiatan bagi pesepakbola muda tersebut, menambah gairah pembibitan atlet yang harus terus berjalan. Terlebih, dalam kondisi persepakbolaan seperti apapun.
Berbagai upaya dan kreativitas harus terus dilakukan untuk membina dan mengembangkan potensi bibit-bibit pesepakbola. Summer Camp 2015 ini patut diapresiasi karena Indra Sjafri bersedia untuk berbagi pengalaman dan pengetahuannya kepada pemain belia yang kelak diharapkan bisa menjadi tulang punggung Timnas, ujar Menpora.
Menurutnya, kegiatan seperti ini pantas didukung karena memberikan manfaat besar bagi pembinaan bibit-bibit sepakbola. Sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan pesepakbola sampai lapisan umur terbawah tidak berhenti dilakukan oleh berbagai pihak yang memiliki komitmen kuat untuk memajukan persepakbolaan nasional.
Summer Camp 2015 Indra Sjafri akan diikuti oleh sekitar 30 orang pesepakbola usia 11 hingga 17 tahun dari berbagai wilayah Nusantara yang telah mendaftar. Indra Sjafri, mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 akan menularkan ilmunya kepada anak-anak peserta Summer Camp, selama sepekan di Bali. Pengembangan dan improvisasi skill baru sepakbola ini akan dikemas dalam bentuk latihan dan permainan sepakbola yang lebih rekreatif.
Pemerintah, lanjut Menpora juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu segala proses pembinaan persepakbolaan, terutama sepak bola usia muda yang tetap bergairah hingga saat ini.
Pemerintah memang berkewajiban dalam memfasilitasi, membantu dan mengawal proses pembinaan. Namun pemerintah juga punya keterbatasan, sehingga kita mengajak sekaligus berterima kasih kepada berbagai pihak terkait, seperti klub, pelatih, mantan pemain nasional, termasuk kalangan swasta yang memiliki kepedulian untuk bersama-sama menjalankan proses pembinaan atlet. Mudah-mudahan kedepan, prestasi olahraga termasuk tim sepakbola kita, bisa lebih bersinar, pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Sukses di Porprov, Belitung Timur Nantikan Kehadiran Menpora
- Banyak Pengangguran Dari Sepakbola, Nugraha Besoes Salahkan Menpora
- Berhadapan Dengan Statuta FIFA, Agum Minta Menpora Imam Bijaksana
- Agum Gumelar Minta Menpora Tak Gunakan Pendekatan Kekuasaan
- Gagal di SEA Games, Timnas U-23 Tak Dapat Bonus Dari Menpora
- DPR-RI: Pertemuan Menpora dan Djohar Tak Selesaikan Masalah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
LATEST UPDATE
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















