Persebaya Terganggu Bau Sampah Benowo
Editor Bolanet | 22 April 2014 09:55
- Mungkin inilah risiko jika memiliki stadion yang terletak tak jauh dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Benowo. Akibatnya, bau-bau busuk kerap menyengat hidung. Kondisi ini dikeluhkan oleh selaku tim yang bermarkas di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Menurut dokter tim Persebaya, dr Nanang Tri Nugroho, bau yang ditimbulkan oleh sampah tak baik untuk kesehatan para atlet, tak terkecuali para pemain Persebaya. Menurut Nanang, letak stadion yang tak jauh dari tempat sampah membuat pemain Persebaya rentan sakit.
Sebab banyak virus yang akan terbang dan menyebabkan gangguan pernafasan. Jika itu terus dilakukan di Stadion Bung Tomo, kesehatan para pemain lah yang akan terganggu, terang mantan dokter Timnas Indonesia ini.
Sedangkan menurut penuturan Ketua Panitia pelaksana (Panpel) Pertandingan Persebaya, dr Wardi Ashari, dirinya sudah mendapat banyak keluhan dari tim tamu yang menggelar pertandingan di Stadion GBT. Tim tamu, menurut dr Wardi, merasa tak nyaman dengan bau sampah yang menyengat .
Semua dokter tim marahnya ke kami karena udaranya gak ada yang bersih dan sangat mengganggu sekali, keluh pria berbadan subur ini.
Lebih lanjut, dr Wardi berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mau membuka mata dan telinga mereka sehingga memperbolehkan Persebaya menggunakan Stadion Gelora 10 Nopember. Sebab, bila ini terus terjadi, maka imej Surabaya sebagai kota yang bersih juga akan tercoreng.
Apa walikota tidak malu kalau semua tim dari Indonesia yang bertanding di Surabaya selalu mengeluhkan bau sampah ini, tutup dr Wardi. [initial]
(faw/pra)
Menurut dokter tim Persebaya, dr Nanang Tri Nugroho, bau yang ditimbulkan oleh sampah tak baik untuk kesehatan para atlet, tak terkecuali para pemain Persebaya. Menurut Nanang, letak stadion yang tak jauh dari tempat sampah membuat pemain Persebaya rentan sakit.
Sebab banyak virus yang akan terbang dan menyebabkan gangguan pernafasan. Jika itu terus dilakukan di Stadion Bung Tomo, kesehatan para pemain lah yang akan terganggu, terang mantan dokter Timnas Indonesia ini.
Sedangkan menurut penuturan Ketua Panitia pelaksana (Panpel) Pertandingan Persebaya, dr Wardi Ashari, dirinya sudah mendapat banyak keluhan dari tim tamu yang menggelar pertandingan di Stadion GBT. Tim tamu, menurut dr Wardi, merasa tak nyaman dengan bau sampah yang menyengat .
Semua dokter tim marahnya ke kami karena udaranya gak ada yang bersih dan sangat mengganggu sekali, keluh pria berbadan subur ini.
Lebih lanjut, dr Wardi berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mau membuka mata dan telinga mereka sehingga memperbolehkan Persebaya menggunakan Stadion Gelora 10 Nopember. Sebab, bila ini terus terjadi, maka imej Surabaya sebagai kota yang bersih juga akan tercoreng.
Apa walikota tidak malu kalau semua tim dari Indonesia yang bertanding di Surabaya selalu mengeluhkan bau sampah ini, tutup dr Wardi. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persik 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 17:27
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














