Ratu Tisha Kenang Pengalamannya Terjun di Dunia Sepak Bola, Termasuk Saat Jadi Petinggi AFF
Dimas Ardi Prasetya | 30 Agustus 2020 23:51
Bola.net - Ratu Tisha memiliki banyak kenangan di dunia sepak bola. Tak cuma di level nasional tapi juga internasional.
Wanita kelahiran 30 Desember ini pernah menjabat posisi Sekjen PSSI sejak tahun 2017. Ia merupakan wanita pertama yang menduduki jabatan itu dalam sejarah PSSI.
Sebelum menjadi Sekjen PSSI, Ratu Tisha menjabat Direktur Kompetisi dan Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB), operator kompetisi. Pada bulan April 2020.
Karier Tisha di sepak bola makin menanjak setelah terpilih sebagai wakil Presiden AFF. Namun, Ratu Tisha secara mengejutkan mundur dari jabatannya sebagai Sekjen PSSI pada April lalu.
Ratu Tisha blak-blakan menceritakan pengalaman dan alasannya terjun di dunia organisasi sepak bola, dalam tayangan YouTube Sandiaga Uno baru-baru ini. Ia mengaku begitu nyaman di dunia sepak bola.
"Menjadi hal yang sangat mengesankan bagi saya di olahraga khususnya sepak bola. Saya tidak pernah mendapat sedikitpun diskriminasi sebagai wanita. Sama sekali, luar biasa, jadi bersama mengembangkan organisasi. Juga tidak ada jarak dari segi usia antar pengurusnya," terang Ratu Tisha.
"Ada tantangan tersendiri pada ide bukan gender, jadi bukan karena dianggap perempuan. Semua ikut dalam diskusi dan kembali ke pribadi sendiri. Kembali ke perempuan Indonesia untuk bisa mendapat kesempatan dalam berkarya," ungkap Ratu Tisha.
Sulit Jauh dari Sepak Bola
Ratu Tisha mengaku sulit meninggalkan dunia sepak bola. Saat bekerja di perusahaan minyak raksasa Schlumberger, pada akhirnya Ratu Tisha memilih resign.
Ia punya bekal pengalaman di sepak bola Indonesia dengan bekerja di operator kompetisi dan menjadi petinggi di PSSI. Tisha terpilih sebagai wakil Presiden federasi sepak bola Asia Tenggara (AFF) periode 2019 hingga 2023. Ia terpilih dalam kongres luar biasa AFF di Laos pada Juni tahun lalu.
"Di federasi regional, baru pertama ini dijabat oleh seorang perempuan. Banyak sedikit kegundahan memang untuk melangkah. Saat saya di Bangkok ngobrol di FIFA dan AFC untuk meminta saya mengambil kesempatan itu. Hingga saya terpilih secara aklamasi," cerita Ratu Tisha.
Ia menyebut, industri sepak bola kata kuncinya adalah sinergi yang harus hidup antar wilayahnya. Tisha tak sependapat pemerintah terus dituntut untuk menyelesaikan banyak hal di dunia olahraga.
"Sebagai warga negara, apa yang sudah kita beri untuk olahraga kita. Setidaknya antar sektor tidak bisa berdiri sendiri untuk membentuk ekosistem dengan tujuan yang sama," seru Ratu Tisha.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Vincentius Atmaja/Editor Wiwig Prayugi
Published 30 Agustus 2020
Jangan Lewatkan:
Iwan Bule Belum Berpikir untuk Mencari Pengganti Tetap Ratu Tisha sebagai Sekjen PSSI
Kontroversi-kontroversi PSSI di Era Mochamad Iriawan
Tak Lagi Jadi Sekjen PSSI, Ratu Tisha Masih Bertugas di AFC dan AFF
Ratu Tisha Direkrut Tim Liga 2, Jadi Apa?
Soal Kandidat Sekjen PSSI, Arema FC: Harus Pelaku Sepak Bola
Bos Persija Idamkan Sekjen dengan Kriteria Seperti Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marselino Ferdinan Fokus Rehabilitasi usai Operasi Lutut di Sevilla
Bola Indonesia 14 Agustus 2026, 16:25
-
FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Kesempatan Timnas Indonesia Kumpulkan Pemain Terbaik
Tim Nasional 11 Agustus 2026, 15:40
-
Timnas Indonesia Bisa Turunkan Skuad Terbaiknya di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 11 Agustus 2026, 15:30
LATEST UPDATE
-
Here We Go! Timnas Spanyol Perpanjang Masa Bakti Luis De La Fuente
Piala Eropa 16 September 2026, 23:53
-
Bukan Hoki Semata, Persib Kalahkan FC Seoul Buah dari Kerja Keras!
Bola Indonesia 16 September 2026, 23:41
-
Link Streaming Milan vs Benfica di Liga Europa, 17 September 2026
Liga Eropa UEFA 16 September 2026, 23:34
-
Link Streaming Barcelona vs Racing Santander di La Liga, 17 September 2026
Liga Spanyol 16 September 2026, 23:29
-
Link Streaming Man Utd vs Brighton di Carabao Cup, 17 September 2026
Liga Inggris 16 September 2026, 23:26
-
Johnny Jansen Girang Bali United Sapu Bersih 2 Laga Awal BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 16 September 2026, 21:07
-
Pierre Kalulu Diincar MU, Juventus: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 16 September 2026, 21:00
-
Lupakan Derby Manchester, Manchester United Fokus Penuh Hadapi Brighton
Liga Inggris 16 September 2026, 20:40
-
Inikah Penerus Harry Maguire di Skuad Manchester United?
Liga Inggris 16 September 2026, 20:20
-
Madura United Punya Misi Balas Dendam ke PSIM di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 16 September 2026, 20:13
-
Tajam dan Jadi Pembeda, Kenapa Carlos Espi Terus Cadangan, Wahai Mourinho?
Liga Inggris 16 September 2026, 20:00
-
Nganggur di Real Madrid, MU Siap Selamatkan Karir Endrick
Liga Inggris 16 September 2026, 19:40
-
Lagi, Jose Mourinho Pasang Badan untuk Vinicius Junior
Liga Spanyol 16 September 2026, 19:20
-
Kyohei Yoshino, Senjata Serbabisa Persija Jakarta
Bola Indonesia 16 September 2026, 19:19
-
Hasil FC Seoul vs Persib: Start Mulus Maung Bandung di Asia!
Bola Indonesia 16 September 2026, 18:55
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


