Sesal Andik Vermansah: Pilih Gaji Besar dari Selangor dan Tolak Gabung DC United
Asad Arifin | 22 Februari 2021 15:41
Bola.net - Andik Vermansah mengaku sempat punya tawaran yang menarik dari DC United di masa lalu. Akan tetapi, karena faktor gaji, Andik kemudian lebih memilih bergabung dengan Selangor FA.
Nama Andik Vermansah mencuat saat tampil di Liga Remaja. Pemain yang pernah berseragam Selangor itu melewati serangkaian turnamen, termasuk Porprov dan PON.
Pada saat itu, Andik tercatat sebagai pemain junior Persebaya. Prestasi memukau pada Liga Remaja, Porprov Jatim, dan PON 2008 membuat ia 'dipromosikan' ke tim utama Bajul Ijo.
"Pertama juara satu, tahun kedua juara dua, pokoknya dua tahun saya ada prestasi. Habis itu Porprov, juara juga, medali emas, lalu (masuk tim) PON Jatim, lalu sebulan kemudian ke Persebaya pada 2008," ujar Andik.
Menyesal Tolak DC United
Terhitung sejak 2008, Andik berseragam Persebaya hingga 2013. Ia sempat bermain di Liga Primer Indonesia (LPI), dan bakatnya tercium hingga ke negeri seberang, Malaysia.
"Ada tawaran dari Malaysia. Terus sebenarnya juga ada dari Jepang dan Amerika. Tapi saya ambil dulu di Malaysia. Menyesal juga, terus terang, waktu itu saya kaget dapat uang banyak merasa sudah cukup, tapi saya enggak pikir panjang," katanya lagi.
Ketika mendapatkan tawaran dari banyak klub, Andik mengaku jika gaji yang ditawarkan DC United tidak jauh berbeda dengan Persebaya. Sementara Selangor berani membayarnya dua kali lipat.
Mungkin Bisa Lebih Baik
Andik merasa, kalau saja ia menerima tawaran bermain di Amerika Serikat, bukan tidak mungkin jejak kariernya melebihi apa yang telah ia raih selama ini.
"Seandainya saya (terima tawaran main) di Amerika, mungkin saya bisa saja (melanjutkan karier) di klub lainnya, karena lihat infrastruktur latihan di sana sangat bagus," ujar Andik bercerita.
"Erick Tohir tanya saya dan agen saya, kata beliau pelatih DC United mau dengan saya, tapi tidak langsung tim utama. Habis itu saya lihat nilainya (gaji) sama dengan Persebaya, sedangkan Selangor kasih saya dua kali lipat, makanya saya pilih Selangor," kata Andik Vermansah lagi.
Banyak Pengalaman di Selangor
Kendati menyesali keputusannya, Andik Vermansah tetap mensyukuri kariernya saat bermain empat tahun di Selangor. Ada banyak pelajaran yang ia petik, mulai dari kemampuan berbahasa Inggris, sampai pengalaman dilatih oleh pelatih-pelatih berkelas.
"Bahasa Inggris pastinya. Orang sana kan biasa pakai bahasa Inggris, jadi ke pemain lokal dan asing kita pakai bahasa Inggris. Lalu yang kedua pengalaman dilatih oleh pelatih asing. Saya juga bangga menjadi pemain asing di sana, menurut saya terbaik buat saya," katanya lagi.
Empat tahun membela Selangor, Andik Vermansah lalu hijrah ke Kedah FA. Alasannya lagi-lagi soal uang. "Sebenarnya Selangor mau saya bertahan, tapi saya keluar."
"Ya biasa, ada tawaran lebih besar lagi. Sebenarnya saya mau di Malaysia delapan tahun, tapi karena ada pertimbangan lain saya kembali ke Indonesia. Saya mau menikah, lalu Madura United mau menampung saya, Alhamdulillah gaji sama lah. Jadi saya setahun di sana, sekarang di Bhayangkara FC," ujarnya lagi.
Tentang Persebaya
Di sisi lain, Andik Vermansah sebetulnya masih sangat berhasrat untuk kembali ke Persebaya, tim yang melambungkan namanya di kancah persepakbolaan nasional. Tim berjulukan Green Force itu sudah lekat dengan dirinya sejak dulu, bahkan ia sempat menjadi pedagang asongan sembari menyaksikan laga di stadion.
"Wah bukan penonton setia lagi, pedagang asongan juga," katanya menceritakan.
"Perjalanan yang sangat menarik. Saya seorang pedagang, seorang Bonek, bisa tembus ke Persebaya. Dulu saya jualan kue, jualan es, karena saya tinggal dekat dengan tempat latihan Persebaya, setiap hari saya nonton latihan tim."
"Dulu itu banyak godaan, banyak yang bilang, 'Kamu itu anak kecil, anak enggak mampu (secara ekonomi), enggak usah mimpi masuk Persebaya'. Tapi saya punya motivasi tinggi. Dulu saya jualan koran, sering baca kisah sukses tentang pesepak bola yang sukses, itu bikin saya terinspirasi," ujar Andik Vermansah.
Sumber: YouTube/Pinggir Lapangan
Disadur dari Bola.com (Penulis: Gregah Nurikhsani, 22 Februari 2021)
Baca Ini Juga:
- Dua Pemain PSIS Semarang Jalani Vaksinasi COVID-19
- Target Marc Anthony Klok di Piala Menpora: Bawa Persija Juara dan Jadi Pemain Terbaik
- Piala Menpora: Persija Imbau The Jakmania Tak Datang ke Stadion dan Menggelar Nobar
- Tim Pelatih Arema FC Senang Sepak Bola Bangkit dari Mati Suri
- Berburu Pelatih, Arema FC Disebut Dekati Eduardo Almeida
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mantan Tangan Kanan Shin Tae-yong Gabung Persijap Jepara di BRI Super League
Bola Indonesia 27 Februari 2026, 08:13
-
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
Tim Nasional 26 Februari 2026, 01:03
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41













