SOS Prihatin Nama Indonesia Tercoreng Akibat Kasus Marcio Souza
Editor Bolanet | 9 Juli 2016 17:21
SOS sangat prihatin terhadap disebutnya nama Indonesia untuk kasus match acting, match setting, dan match fixing, ujar Koordinator SOS, Akmal Marhali.
Karena itu, SOS meminta PSSI, Pemerintah dan Kepolisian Indonesia bekerjasama untuk memberikan perhatian khusus soal match fixing di bola Indonesia, sambungnya.
Sebelumnya, reputasi sepakbola Indonesia kembali tercoreng. Pasalnya, dua alumni kompetisi sepakbola Indonesia, Marcio Souza dan Anderson da Silva, diterungku kepolisian Brasil. Mereka berdua, dan beberapa orang lainnya, ditangkap karena terlibat sindikat match fixing, yang juga melibatkan bandar judi asal Indonesia, Malaysia dan Tiongkok.
Sementara itu, Akmal menyebut bahwa Kapolri, Badrodin Haiti pernah menyatakan bahwa polisi Indonesia pernah membantu Spanyol memerangi match fixing. Namun, eks jurnalis sebuah media olahraga ini heran bahwa di Indonesia sendiri, pengakuan sejumlah runner match fixing justru didiamkan. Padahal, ia menambahkan, inilah salah satu penyakit berbahaya di sepakbola Indonesia
Karena itu SOS meminta kelak Kapolri baru, Tito Karnavian, bisa mengambil peran memerangi match fixing di Indonesia, tuturnya.
Lebih lanjut, Akmal kembali menegaskan harapannya agar seluruh pihak terkait seperti PSSI, Kemenpora dan PSSI bekerja sama memerangi match fixing. Lembaga-lembaga ini harus bekerja bersama lintas organisasi untuk memerangi tindakan lancung di lapangan hijau tersebut.
Sesungguhnya inilah sejatinya reformasi tata kelola sepakbola Indonesia yang diharapkan masyarakat, tandasnya. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
SOS Harap Wasit Asing Ditugaskan Pimpin Laga Krusial
Bola Indonesia 11 Desember 2023, 22:03
-
Pakai Wasit Jepang, PSSI Disebut Lakukan Terobosan Positif
Bola Indonesia 11 Desember 2023, 19:15
-
Setahun Tragedi Kanjuruhan, Banyak Rekomendasi TGIPF yang Tak Dijalankan
Bola Indonesia 3 Oktober 2023, 23:40
-
Klub Tak Lepas Pemain, Tim Indonesia U-24 Dinilai Pincang di Asian Games 2023
Tim Nasional 19 September 2023, 18:23
LATEST UPDATE
-
PSG Susah Payah ke 16 Besar Liga Champions: Magis Sudah Habis?
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:28
-
Real Madrid Tindak Tegas Suporter yang Lakukan Salam Nazi Saat Lawan Benfica
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:18
-
2 Calon Lawan Menanti Real Madrid di 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:06
-
Jalan Terjal Chelsea Menuju Liga Champions: Rentetan Laga Berat yang Jadi Ancaman
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:01
-
Alasan di Balik Langkah Cristiano Ronaldo Membeli Saham Almeria
Liga Spanyol 26 Februari 2026, 20:54
-
Cristiano Ronaldo Resmi Beli 25 Persen Saham Klub Asal Spanyol Yakni Almeria
Liga Spanyol 26 Februari 2026, 20:20
-
Live Streaming Bologna vs Brann - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 26 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Nottm Forest vs Fenerbahce - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 26 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Celta Vigo vs PAOK - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 26 Februari 2026, 20:00
-
Kemenangan yang Menyisakan Banyak Masalah, Real Madrid Tidak Begitu Meyakinkan!
Liga Champions 26 Februari 2026, 19:44
-
Nonton Live Streaming Persib vs Madura United di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58





