Terkait Kritik PSSI, Petar Segrt Tunggu Panggilan Resmi Komdis
Editor Bolanet | 6 Juni 2012 21:30
- Petar Segrt siap untuk memenuhi panggilan Komisi Disiplin (Komdis) terkait kritikannya pada induk organisasi sepakbola Indonesia tersebut. Tapi, sampai saat ini Komdis belum juga memanggil Petar.
“Tidak belum tahu ada pemanggilan resmi dari Komdis. Tapi jika mereka memanggil, saya pasti akan ke sana. Sekarang saya masing menunggu surat itu datang pada saya atau melalui PSM,” ujar pelatih asal Kroasia itu.
Sebelumnya, Petar mengeluarkan pernyataan pedas dengan mencurigai adanya konspirasi PSSI dengan klub tertentu untuk menentukan juara IPL dan Piala Indonesia. Pernyataan itu dikeluarkan Petar setelah kecewa dengan laga melawan Arema Indonesia IPL di ajang Piala Indonesia yang berakhir ricuh.
“Mungkin saya terlalu keras mengkritik PSSI setelah laga melawan Arema itu. Tapi saya melakukan itu untuk membuat sepakbola Indonesia lebih baik. Saya masih percaya bahwa kami masih bisa melakukan sesuatu untuk mengubah sepakbola Indonesia,” ujar pelatih berusia 46 tahun ini.
Petar pun mengatakan bahwa dirinya tidak akan bicara terlalu banyak lagi sebelum PSSI memberikan keputusan resmi tentang tentang dua pemain Arema yang memukul wasit dalam pertandingan IPL di Makassar (12/5). Pasalnya, gelandang Eka Hera dan bek yang seharusnya mendapat hukuman itu malah dimainkan.
“Saya juga masih menunggu apa konsekuensi untuk Arema pada Piala Indonesia yang dengan berani menampilkan dua pemain tersebut. Jadi, saya masih tidak mau memberikan komentar untuk kasus ini dan saya masih menunggu keputusan PSSI,” lanjutnya. (bola/dzi)
“Tidak belum tahu ada pemanggilan resmi dari Komdis. Tapi jika mereka memanggil, saya pasti akan ke sana. Sekarang saya masing menunggu surat itu datang pada saya atau melalui PSM,” ujar pelatih asal Kroasia itu.
Sebelumnya, Petar mengeluarkan pernyataan pedas dengan mencurigai adanya konspirasi PSSI dengan klub tertentu untuk menentukan juara IPL dan Piala Indonesia. Pernyataan itu dikeluarkan Petar setelah kecewa dengan laga melawan Arema Indonesia IPL di ajang Piala Indonesia yang berakhir ricuh.
“Mungkin saya terlalu keras mengkritik PSSI setelah laga melawan Arema itu. Tapi saya melakukan itu untuk membuat sepakbola Indonesia lebih baik. Saya masih percaya bahwa kami masih bisa melakukan sesuatu untuk mengubah sepakbola Indonesia,” ujar pelatih berusia 46 tahun ini.
Petar pun mengatakan bahwa dirinya tidak akan bicara terlalu banyak lagi sebelum PSSI memberikan keputusan resmi tentang tentang dua pemain Arema yang memukul wasit dalam pertandingan IPL di Makassar (12/5). Pasalnya, gelandang Eka Hera dan bek yang seharusnya mendapat hukuman itu malah dimainkan.
“Saya juga masih menunggu apa konsekuensi untuk Arema pada Piala Indonesia yang dengan berani menampilkan dua pemain tersebut. Jadi, saya masih tidak mau memberikan komentar untuk kasus ini dan saya masih menunggu keputusan PSSI,” lanjutnya. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joko Susilo, Sosok di Balik Logo Perdana Arema Indonesia
Bola Indonesia 19 Juli 2019, 19:10
-
Ultah ke-31, Arema Diharapkan Kembali Jadi Satu
Bola Indonesia 11 Agustus 2018, 02:20
-
Arema FC Berencana Datangkan Eks Pelatih Fisik Arema Indonesia
Bola Indonesia 8 November 2017, 16:41
-
Laga Derby Malang Ricuh, Wasit Hentikan Laga
Bola Indonesia 2 Agustus 2017, 21:44
-
Arema Indonesia Sambut Positif Aksi Saweran Aremania
Bola Indonesia 22 Mei 2017, 16:26
LATEST UPDATE
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19














