7 Pemain Manchester United yang Paling Minim Pressing Lawan: Ronaldo Bukan yang Paling Malas!
Serafin Unus Pasi | 1 Desember 2021 20:00
Bola.net - Manchester United musim ini punya masalah yang cukup serius di lini pertahanan mereka. Setan Merah menjadi tim yang rentan kebobolan gol.
Setan Merah hingga pekan ke-13 EPl ini kebobolan 22 gol. Setan Merah sejauh ini hanya meraih dua clean sheet saja di ajang EPL.
Salah satu penyebab kebobolan MU adalah koordinasi pertahanan MU yang tidak baik. Setan Merah seharusnya melakukan pressing ketat, namun ternyata banyak pemain MU yang abai dengan tugas ini.
Nama Cristiano Ronaldo sering disebut sebagai pemain MU yang paling malas membantu pertahanan. Ia diklaim malas turun mempressing lawan saat diserang.
Namun The Athletic baru-baru ini melansir tujuh pemain Manchester United yang paling malas melakukan pressing. Ternyata Cristiano Ronaldo bukan yang paling malas melakukan pressing.
Lantas siapa pemain MU yang paling malas melakukan Pressing? Simak uraiannya di bawah ini.
Aaron Wan-Bissaka

Di peringkat ketujuh pemain Manchester United yang paling malas melakukan pressing adalah Aaron Wan-Bissaka. Sang bek ternyata cukup malas melakukan pressing.
Ia rata-rata melakukan 10,8 pressing per pertandingan. Jumlah ini tergolong rendah untuk seorang bek sayap.
Namun catatan minus Wan-Bissaka ini tertutupi karena kemampuan tekelnya. Ia rajin melepaskan tekel yang cukup menyusahkan pergerakan penyerang lawan.
Mason Greenwood

Di peringkat enam pemain MU yang paling malas melakukan pressing adalah Mason Greenwood. Penyerang muda MU ini ternyata cukup jarang melakukan pressing ke arah tim lawan.
Ia tercatat hanya melakukan rata-rata 10 kali pressing per pertandingan. Padahal Solskjaer dahulu ingin MU melakukan pressing dari lini serang mereka.
Luke Shaw

Di peringkat lima pemain Manchester United yang paling malas melakukan pressing adalah Luke Shaw. Sang bek tercatat hanya melakukan 9,7 pressing per laga.
Musim lalu, Shaw memang jadi pemain top di skuat MU. Namun jika dilihat musim ini, performa Shaw menurun cukup drastis.
Kontribusinya saat menyerang minim. Ia juga kesulitan untuk membendung pergerakan para penyerang lawan.
Raphael Varane

Di peringkat keempat pemain MU yang paling malas melakukan pressing adalah Raphael Varane. Bek baru Manchester United itu hanya membuat 7,3 pressing per laga.
Angka ini sebenarnya bisa dimaklumi, karena Varane masih beradaptasi dengan Premier League. Ia juga masih membangun chemistry dengan tandemnya sehingga ia tidak bisa leluasa melakukan pressing.
Harry Maguire

Di peringkat ketiga pemain MU yang paling malas melakukan pressing adalah Harry Maguire. Kapten Manchester United itu hanya melakukan 5,2 pressing per laga.
Angka ini cukup menjustifikasi mengapa banyak fans MU yang kesal dengan sang bek. Karena ia teryata malas melakukan pressing, di mana pemain baru MU seperti Varane lebih banyak melakukan pressing daripada dirinya.
Cristiano Ronaldo

Di peringkat kedua pemain yang paling malas melakukan pressing adalah Cristiano Ronaldo. Ia sebenarnya memiliki jumlah pressing yang sama dengan Harry Maguire, yaitu 5,2 pressing per laga.
Well, satu-satunya pembenaran untuk malasnya Ronaldo melakukan pressing karena usianya. Di usia 36 tahun ini, stamina Ronaldo tidak seprima dulu sehingga ia memfokuskan tenaganya untuk menyerang.
Victor Lindelof
Kalian pasti bertanya-tanya siapa pemain MU yang paling malas melakukan pressing. Jawabannya adalah Victor Lindelof.
Bek Timnas Swedia itu tercatat 4,5 pressing per 90 menit. Angka ini cukup rendah bagi seorang bek tengah.
Meski memang yang perlu diingat, seorang bek tidak bisa sembarangan melakukan pressing. Mereka juga harus menjaga posisi mereka di lini pertahanan sehingga tidak ada ruang yang bisa dimanfaatkan lawan.
Klasemen Premier League
(The Athletic)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Start MU Lambat karena Bruno Fernandes Memble?
Liga Inggris 23 September 2026, 15:40
-
Maarten Paes Bertekad Bawa Timnas Indonesia Juarai FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 23 September 2026, 15:20
-
MU Bidik Kebangkitan di 'Bulan Neraka' Oktober 2026
Liga Inggris 23 September 2026, 15:01
-
Klasemen Premier League Tanpa VAR: Man City Terjun ke Posisi 3
Liga Inggris 23 September 2026, 14:18
-
Jadwal Timnas Voli Putra Indonesia di Asian Games 2026, Tayang di Vidio
Voli 23 September 2026, 14:11
LATEST UPDATE
-
Pedro Acosta Jagokan Marc Marquez Juara MotoGP 2026, Meskipun Jorge Martin Masih di Puncak
Otomotif 23 September 2026, 19:24
-
Persija Jakarta Tak Mau Terlena dengan Start Sempurna BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 23 September 2026, 18:47
-
Daftar Pelatih FIFA ASEAN Cup 2026: Hanya Malaysia dan Singapura yang Andalkan Pelatih Lokal
Tim Nasional 23 September 2026, 17:44
-
Persija Resmi Rekrut Marselino Ferdinan, Dikontrak 2 Tahun
Bola Indonesia 23 September 2026, 17:09
-
Bekuk Thailand, Tim Beregu Putra Indonesia Lolos ke Final Badminton Asian Games 2026
Bulu Tangkis 23 September 2026, 16:38
-
Fimelahood Playdate Hadirkan Dino Rescue Adventure, Cara Seru Asah Motorik Anak
Lain Lain 23 September 2026, 16:25
-
Manchester United Bakal Impor Bek Baru dari Italia?
Liga Inggris 23 September 2026, 16:20
-
Pengakuan Jujur Tijjani Reijnders: Pindah ke Arab demi Uang!
Liga Inggris 23 September 2026, 16:00
-
Start MU Lambat karena Bruno Fernandes Memble?
Liga Inggris 23 September 2026, 15:40
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33





