Chelsea Batal Menang karena Pemain Tidak Ikuti Instruksi Frank Lampard?
Richard Andreas | 19 Oktober 2020 07:15
Bola.net - Frank Lampard mengungkapkan bahwa sebagian pemain Chelsea mungkin tidak menerapkan instruksi taktik dengan pada laga kontra Southampton akhir pekan lalu. Kesalahan inilah yang membuat Chelsea gagal menang, terpaksa bermain imbang 3-3.
Betapa tidak, The Blues sempat unggul 2-0, lalu jadi 2-2, unggul lagi jadi 3-2, dan pada akhirnya disamakan jadi 3-3 tepat di menit akhir. Kekalahan dengan cara ini sangat mengecewakan.
Lampard pun tahu itu, dan sebenarnya ini merupakan penyakit lama Chelsea. Sejak musim lalu The Blues sering membuang kemenangan karena lengah dan karena tidak tahu caranya mengamankan skor.
Ternyata pengalaman-pengalaman itu membuat Lampard belajar dan menyesuaikan taktik di lapangan, sayangnya ada pemain-pemain Chelsea yang tidak mengikuti instruksi.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak ikuti instruksi
Bicara setelah pertandingan, Lampard mengungkapkan bahwa dia sudah memberikan instruksi khusus pada pemainnya saat skor 3-2.
Kala itu dia mewaspadai ancaman come back lawan, dan karena itu dia tidak mau timnya terlalu lama membawa bola di belakang.
"Saya jelas tidak mau kami bermain terlalu berani pada momen-momen terakhir pertandingan," buka Lampard dikutip dari Goal.
"Itulah pesan saya pada mereka, bahwa saya ingin mereka lebih lama [membawa bola] dan menghentikan tekanan lawan. Saya kira para pemain tidak cukup baik melakukannya."
Ancaman tekanan tinggi
Sebenarnya memainkan bola di wilayah sendiri merupakan taktik modern yang penting untuk menunjukkan kepercayaan diri dan dominasi tim.
Namun, Lampard merasa ada saatnya mengubah taktik demi hasil akhir, khususnya saat menghadapi lawan merepotkan.
"Kami terlalu banyak mencoba bermain dan bagi sebagian pemain itu sudah mendarah daging," lanjut Lampard.
"Tentu itu [terus ingin bermain] bukan hal yang saya sukai di tengah tekanan tinggi lawan."
Kekecewaan terbesar
Instruksi yang gagal diterapkan dengan baik itu pun berujung pada kemenangan yang melayang. Lampard yakin timnya bisa berkembang, meski juga merasa kecewa.
"Sebab seharusnya Anda bisa melepaskan diri dari tekanan dengan melambungkan bola ke depan dan menggunakan pemain-pemain di sisi lain lapangan [lini serang]," sambung Lampard.
"Mungkin itulah kekecewaan terbesar saya yang tidak diterapkan oleh para pemain," tutupnya.
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
- Lonjakan Performa Calvert-Lewin, Bukti Pentingnya Punya Pelatih Hebat?
- Kritikan untuk Sergio Aguero yang Kedapatan 'Sentuh' Hakim Garis Wanita
- Sindiran Robertson untuk Wasit VAR: Yang Offside Kukunya Mane Mungkin
- Kena Tekel Brutal, Van Dijk Tolak Permintaan Maaf dari Jordan Pickford
- Man of the Match Tottenham vs West Ham: Harry Kane
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










