Ditahan Ghana, Eberechi Eze Minta Inggris Abaikan Kritik
Aga Deta | 24 Juni 2026 15:30
Bola.net - Eberechi Eze meminta rekan-rekannya di Timnas Inggris untuk tidak terpengaruh kritik setelah bermain imbang tanpa gol melawan Ghana pada laga Grup L Piala Dunia 2026. Gelandang serang Arsenal itu menilai timnya tetap berada di jalur yang benar.
Inggris harus puas berbagi angka setelah ditahan Ghana 0-0, Rabu (24/6/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat mereka masih membutuhkan hasil positif pada laga terakhir fase grup untuk memastikan posisi puncak klasemen.
Eze menjalani debutnya di Piala Dunia 2026 dalam pertandingan tersebut. Meski gagal meraih kemenangan, ia menegaskan suasana di dalam skuad tetap tenang dan penuh keyakinan.
The Three Lions sebenarnya mendominasi pertandingan di Boston Stadium. Namun dominasi penguasaan bola dan sejumlah peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol.
Eze Minta Inggris Tidak Terpengaruh Kritik

Hasil imbang melawan Ghana memunculkan berbagai komentar dari luar tim. Namun Eze menegaskan skuad Inggris tidak terlalu memikirkan opini yang berkembang.
Menurutnya, para pemain lebih memilih fokus pada pekerjaan yang sedang mereka lakukan. Ia menilai keyakinan terhadap proses jauh lebih penting dibanding mendengarkan suara dari luar.
"Hal itu normal. Akan selalu ada opini dari luar mengenai apa yang terjadi dan bagaimana mereka menilai pertandingan, tetapi kami tidak terlalu fokus pada hal itu. Kami percaya dengan apa yang sedang kami lakukan," ujar Eze.
"Kami tidak bisa menghabiskan terlalu banyak waktu mendengarkan orang-orang yang tidak bermain dan tidak berada di lapangan. Kami tahu apa yang kami lakukan, kami percaya pada apa yang kami lakukan, dan kami percaya diri. Itu yang paling penting," tegas Eze.
Tetap Tenang Menjalani Turnamen yang Panjang

Eze mengingatkan bahwa Piala Dunia merupakan turnamen panjang yang membutuhkan kestabilan emosi. Karena itu, ia tidak ingin tim bereaksi berlebihan terhadap satu hasil pertandingan.
Pemain berusia 27 tahun tersebut menilai Inggris harus tetap menjaga keseimbangan mental. Fokus utama adalah menikmati proses dan terus berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
"Ini adalah perjalanan yang panjang. Anda tidak boleh terlalu tinggi atau terlalu rendah, Anda harus percaya pada apa yang sedang Anda lakukan saat ini," tutur Eze.
"Kami berusaha menikmati semuanya semaksimal mungkin dan tetap percaya diri terhadap apa yang akan datang berikutnya," sambung Eze.
Ghana Memberikan Perlawanan yang Sulit

Inggris menguasai 78,8 persen penguasaan bola dalam laga tersebut. Mereka juga melepaskan 19 tembakan dan sempat membentur mistar gawang.
Meski demikian, Ghana tampil disiplin dan kompak dalam bertahan. Situasi itu membuat Inggris kesulitan menemukan celah untuk mencetak gol.
"Ghana sangat solid dan sangat rapat. Mereka membuat kami kesulitan pada beberapa momen pertandingan," kata Eze.
"Kami mengendalikan sebagian besar pertandingan dan kurang beruntung karena tidak mencetak gol. Namun kami tetap akan bersikap positif, percaya pada apa yang telah kami lakukan, dan tetap percaya diri menghadapi pertandingan berikutnya," lanjut Eze.
Fokus Menang atas Panama

Inggris kini mengalihkan perhatian ke laga terakhir Grup L melawan Panama. Kemenangan akan memastikan mereka finis sebagai juara grup dan melaju ke babak 32 besar.
Eze menegaskan hasil melawan Ghana tidak mengubah pola pikir tim. Ia yakin performa yang ditunjukkan sejauh ini akan membantu Inggris mencapai target tersebut.
"Mentalitas kami tetap sama, tetap fokus melakukan apa yang harus kami lakukan untuk meraih kemenangan," jelas Eze.
"Kami positif. Kami tahu apa yang telah kami lakukan untuk mencapai posisi ini dan kami percaya diri dengan pekerjaan kami. Saya percaya apa yang telah kami lakukan, cara kami bermain, dan rasa percaya diri yang kami miliki akan menempatkan kami pada posisi yang baik untuk menjadi juara grup," pungkas Eze.
Sumber: Flashscore
Klasemen Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Warisan Cristiano Ronaldo Kian Besar Berkat Gol di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 17:00
-
Austria Bisa Diuntungkan Jika Kalah dari Aljazair, Kok Bisa?
Piala Dunia 24 Juni 2026, 16:42
-
Jude Bellingham Lolos dari Kartu Merah
Piala Dunia 24 Juni 2026, 16:33
LATEST UPDATE
-
Siaran Langsung Volleyball Nations League (VNL) 2026 - Serbia vs Jepang di Vidio
Voli 24 Juni 2026, 18:04
-
Instruksi Keras Tuchel pada Djed Spence Dinilai Masih Sangat Wajar
Piala Dunia 24 Juni 2026, 17:35
-
Warisan Cristiano Ronaldo Kian Besar Berkat Gol di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 17:00
-
Austria Bisa Diuntungkan Jika Kalah dari Aljazair, Kok Bisa?
Piala Dunia 24 Juni 2026, 16:42
-
Jude Bellingham Lolos dari Kartu Merah
Piala Dunia 24 Juni 2026, 16:33
-
Masih Menggila, Lionel Messi Diyakini Bisa Tampil di Piala Dunia 2030
Piala Dunia 24 Juni 2026, 16:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Turki vs Amerika Serikat 26 Juni 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 15:41
-
Ditahan Ghana, Eberechi Eze Minta Inggris Abaikan Kritik
Liga Inggris 24 Juni 2026, 15:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Paraguay vs Australia 26 Juni 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 15:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Tunisia vs Belanda 26 Juni 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 15:07
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Jepang vs Swedia 26 Juni 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 14:54
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41





