Hati-Hati Chelsea, Cole Palmer Bisa Tiba-Tiba Minta Cabut
Richard Andreas | 23 Januari 2026 13:09
Bola.net - Masa depan Cole Palmer di Chelsea kembali menjadi sorotan. Kekhawatiran itu datang dari legenda klub, Marcel Desailly, yang menilai situasi internal klub bisa memengaruhi keputusan sang pemain.
Palmer tampil impresif sejak didatangkan dari Manchester City pada musim panas 2023. Namun, performanya belakangan disebut menurun seiring masalah kebugaran dan dinamika klub yang tidak stabil.
Dalam konteks tersebut, Desailly mengingatkan bahwa pemain dengan status Palmer membutuhkan keyakinan terhadap proyek klub agar tetap bertahan.
Peringatan Desailly soal Ambisi Klub

Desailly menyebut Palmer bisa mencari jalan keluar jika kehilangan kepercayaan pada proyek Chelsea. Ia menekankan pentingnya ambisi klub sejalan dengan ekspektasi pemain kunci.
“Jika Cole Palmer memutuskan untuk pergi dari Chelsea, itu urusannya. Namun, saya hanya ingin dia menghormati klub, karena merekalah yang memberinya sarana untuk menjadi pemain seperti sekarang,” ujar Desailly.
“Saya ingin dia bertahan di Stamford Bridge karena dia punya peran kunci di tim, meskipun Enzo Maresca sebelumnya memainkannya di berbagai posisi.”
Performa, Cedera, dan Tuntutan Stabilitas

Desailly menilai Palmer membutuhkan stabilitas sistem dan kebugaran penuh untuk kembali ke level terbaiknya. Ia menyoroti cedera pangkal paha yang membuat sang pemain belum tampil konsisten.
“Saya percaya Palmer menginginkan stabilitas dan sistem yang dibangun untuknya. Namun, dia masih perlu pulih sepenuhnya dari cedera pangkal paha dan kembali ke kondisi terbaik,” lanjut Desailly.
“Penampilan terkininya berbicara dengan sendirinya. Dia perlu tetap rendah hati dan kembali membantu tim, terlepas dari apakah dia bertahan atau pergi.”
Ketidakpastian Proyek Chelsea
Di luar urusan individu Palmer, Desailly menegaskan ambisi klub harus terlihat jelas. Chelsea sempat mengamankan tiket Liga Champions musim lalu di bawah Enzo Maresca, sebelum performa menurun drastis di musim dingin.
Kepergian Maresca pada Hari Tahun Baru, di tengah sorotan terhadap peran manajemen klub, membuat Chelsea tampak berada dalam situasi tidak menentu. Klub kemudian menunjuk Liam Rosenior dengan tugas besar memenuhi janji bersaing di level tertinggi.
“Pertanyaannya adalah apakah dia merasa Chelsea akan menjuarai Liga Inggris dalam dua musim ke depan,” kata Desailly. “Jika tidak, saya yakin dia akan meminta transfer ke klub yang mau membangun sistem di sekelilingnya.”
Ketidakpuasan juga datang dari suporter. Menjelang laga kandang melawan Brentford, pendukung Chelsea menggelar protes terhadap kepemilikan BlueCo dan kepergian Maresca.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Fabrizio Romano Spill Ada Gelandang yang Merapat ke MU di Januari 2026, Siapa Gerangan?
- Man United 2008 vs Arsenal 2026: Bisakah Tim Era Rooney Kalahkan The Gunners Sekarang?
- Menengok Karier Casemiro di Man United: 4 Musim, 2 Trofi, dan Segudang Kerja Keras
- Kabar Baik MU! Kobbie Mainoo Segera Perpanjang Kontrak di Old Trafford
- Casemiro Cabut, Manchester United Prioritaskan Rekrut Gelandang Ini?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Jumlah Trofi yang Bisa Diraih Arsenal Musim Ini
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:30
-
Wayne Rooney Bela Mikel Arteta Usai Gaya Bermain Arsenal Dihujani Kritik
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:00
LATEST UPDATE
-
21 Pemain Liverpool untuk Melawan Galatasaray: Tanpa Alisson dan Chiesa
Liga Champions 10 Maret 2026, 04:07
-
Patrice Evra Sebut Sosok Manajer Ideal untuk Manchester United
Liga Inggris 10 Maret 2026, 00:19
-
Xavi Ungkap Alasan Tak Akan Pernah Kembali ke Barcelona
Liga Spanyol 9 Maret 2026, 20:33
-
Prediksi Jumlah Trofi yang Bisa Diraih Arsenal Musim Ini
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:30
-
Wayne Rooney Bela Mikel Arteta Usai Gaya Bermain Arsenal Dihujani Kritik
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:00
-
Kurang Tajam di Depan Gawang, Inter Tumbang di Derby Milan
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:30













