Nottm Forest Hajar Tottenham 3-0, Vicario Disemprot Carragher: Khas Dia, Selalu Salahkan Orang Lain!
Afdholud Dzikry | 15 Desember 2025 07:40
Bola.net - Guglielmo Vicario kembali menjadi sorotan tajam usai Tottenham hancur lebur di tangan Nottingham Forest. Kiper Timnas Italia itu dianggap biang kerok kekalahan telak 0-3 di City Ground, Minggu (14/12/2025).
Kekalahan ini membuat posisi Spurs semakin terpuruk di papan tengah klasemen Premier League. Mereka kini terdampar di peringkat ke-11 dan tertinggal enam poin dari zona Liga Champions.
Penampilan Vicario dinilai sangat mengecewakan, terutama pada proses terjadinya gol pertama. Ia melakukan operan berisiko yang berujung fatal bagi gawangnya sendiri.
Legenda Liverpool, Jamie Carragher, langsung memberikan kritik pedas kepada sang penjaga gawang. Ia muak melihat sikap Vicario yang selalu menyalahkan rekan setimnya saat kebobolan.
Hobi Menyalahkan Teman
Carragher menyoroti bahasa tubuh Vicario setiap kali gawangnya kebobolan. Menurutnya, sang kiper punya kebiasaan buruk yang sangat menjengkelkan di lapangan.
Vicario terlihat sibuk menunjuk orang lain alih-alih introspeksi diri atas kesalahannya. Carragher menilai sikap ini sudah menjadi ciri khas buruk sang pemain.
"Khas Vicario, dia selalu menyalahkan orang lain," kecam Jamie Carragher di Sky Sports.
"Setiap kali saya melihatnya saat gol terjadi, dia mengayunkan tangannya ke arah orang lain," tambah pandit tersebut.
Buang Bola Saja!
Kritik Carragher memuncak saat melihat blunder fatal pada gol pertama Nottingham Forest. Operan pendek Vicario kepada Archie Gray justru menjadi makanan empuk bagi lawan.
Ibrahim Sangare sukses mencuri bola sebelum Callum Hudson-Odoi menghukum kesalahan tersebut. Carragher merasa seharusnya Vicario bermain lebih simpel dan aman.
"Tendang saja bolanya keluar lapangan," tegas Carragher memberikan saran sederhana.
Komentar pedas ini muncul saat ia mengulas performa sang kiper belakangan ini.
Thomas Frank Pasang Badan
Di sisi lain, pelatih Thomas Frank enggan memojokkan kiper utamanya tersebut. Ia menolak anggapan bahwa kesalahan ini sama dengan howler saat melawan Fulham pekan lalu.
Frank tampak frustrasi ketika wartawan mencoba membandingkan dua insiden tersebut. Ia merasa konteks situasinya sangat jauh berbeda secara teknis.
"Dua situasi yang berbeda, Anda bahkan tidak bisa membandingkannya," jelas Frank dengan nada frustrasi.
"Hanya karena bola berada di sisi samping dalam satu situasi, dan situasi lainnya berada di tengah lapangan," lanjut sang pelatih membela.
Masalah Sentuhan Pertama
Frank justru menyoroti detail teknis soal sentuhan bola Archie Gray dalam insiden gol pertama. Menurutnya, keputusan Vicario mengoper bola sebenarnya hal yang lumrah di sepak bola modern.
Masalah utamanya adalah eksekusi lanjutan setelah bola diterima oleh sang gelandang. Frank menilai timnya hanya kurang beruntung dalam momen krusial tersebut.
"Saya pikir Archie (Gray) melakukannya dengan sangat baik, ini jelas, Anda melihatnya setiap minggu: Liga Premier, Serie A, LaLiga, di seluruh dunia: Masuk, memantul keluar dengan sentuhan pertama," kata Frank.
"Sayangnya kami melakukan sentuhan dan kemudian kami kehilangan bola," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Sporting vs Bodo/Glimt 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 19:00
-
Prediksi Man City vs Real Madrid 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 18:15
-
Prediksi Chelsea vs PSG 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 17:30
-
Rumor Xabi Alonso ke Liverpool Makin Panas, Agen Akhirnya Buka Suara
Liga Inggris 16 Maret 2026, 16:38
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 18-19 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 16:23
-
Pavlovic Terpukul Usai Milan Tumbang dari Lazio
Liga Italia 16 Maret 2026, 16:02
-
Prediksi Arsenal vs Leverkusen 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 16:00
-
Man City Ditahan West Ham, Pep Guardiola Akui Salah Pilih Pemain
Liga Inggris 16 Maret 2026, 15:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05













