Paling Marah! Manchester United Menjadi 'Barisan Sakit Hati' Kasus Takeover Newcastle
Asad Arifin | 14 Oktober 2021 12:47
Bola.net - 19 klub Premier League segera membuat pertemuan khusus untuk membahas kasus takeover Newcastle. Manchester United, juga Tottenham, dilaporkan sebagai klub yang paling marah atas situasi yang kini terjadi.
Proses takeover Newcastle sejatinya sudah dimulai sejak 2020 lalu. Namun, ada beberapa situasi yang membuat proses takeover tidak bisa terjadi. Premier League belum memberi izin pembelian saham Newcastle oleh Saudi Arabian Public Investment Fund (PIF).
PIF akhirnya resmi jadi pemilik saham mayoritas Newcastle pada awal Oktober 2021 ini. Premier League telah memberi izin dan mengakui eksistensi PIF yang mendongkel kekuasaan Mike Ashley di Newcastle selama 14 tahun.
Manuver Manchester United
Proses akuisisi Newcastle dari tangan Mike Ashley oleh PIF kali ini tampak mulus. Tidak ada kendala berarti. Kubu Premier League pun memberi izin setelah ada jaminan klub tidak akan dikendalikan oleh Kerajaan Arab Saudi secara langsung.
Newcastle seketika menjadi klub kaya baru, mungkin paling kaya di Premier League ukurannya adalah aset yang dimiliki PIF. Pemilik baru Newcastle, Mohammed Bin Salman, diperkirakan jauh lebih kaya dari pemilik Man City.
Fans Newcastle berpesta di sekitar St James Park. Sukacita tidak terbendung lagi. Tapi, di tempat lain, sebanyak 19 klub peserta Premier League meminta pertemuan dengan CEO Premier League, Richard Masters.
Newcastle tidak dilibatkan dalam pertemuan darurat itu. Sementara, dikutip dari The Express, Manchester United dan Tottenham jadi klub paling vokal.
Marah Besar

Richard Masters mendapat pertanyaan seputar proses akuisisi Newcastle oleh PIF yang terkesan diam-diam dan rahasia. Klub-klub peserta Premier League merasa kaget ketika tiba-tiba Newcastle resmi punya pemilik baru.
Express menyebut ada dua tim yang paling marah pada pertemuan itu. Dua tim itu adalah Manchester United dan Tottenham. Mereka tidak merasa puas dengan segala aspek yang terjadi pada kasus akuisisi saham The Magpies.
MU Dianggap Munafik
Di sisi lain, sikap United, Tottenham, dan beberapa klub lain juga mendapatkan resistensi. Mereka dinilai bertindak munafik. Hal ini berkaca pada kasus European Super League (ESL) yang mencuat beberapa waktu lalu.
Manchester City, Manchester United, Arsenal, Chelsea, Liverpool, dan Tottenham terlibat dalam pendirian ELS. Mereka mengambil keputusan itu tanpa berkonsultasi dengan klub Premier League lain.
Rencana ESL pada akhirnya gagal total. Premier League, juga fans klub terkait, menentang rencana tersebut. Satu per satu klub Premier League yang terlibat dalam ESL pun menyatakan mundur.
Klasemen Premier League
Sumber: The Express
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06












