Rodgers: Serbaguna, Emre Can Hanya Tak Bisa Bermain di Dua Posisi
Editor Bolanet | 30 Desember 2014 11:12
- Manajer , Brendan Rodgers memberikan pujiannya terhadap performa apik Emre Can dalam laga kontra Swansea City semalam (29/12). Pada pertandingan tersebut, pemain berpaspor Jerman-Turki ini menjalani peran unik sebagai bek tengah hybrid yang bisa berubah posisi menjadi gelandang bertahan tergantung situasi tim.
Aksi cemerlan Can turut menjadi faktor penting di balik kemenangan The Reds 4-1 atas The Swans di Anfield. Menurut Rodgers, keputusannya untuk memberikan peran tersebut kepada Can didasari atas fleksibilitas pemain 20 tahun tersebut, yang dianggapnya mampu bermain di segala posisi kecuali penjaga gawang dan penyerang.
Sangat penting memiliki pemain yang sangat percaya diri saat menguasai bola. Saat saya melihat Emre bermain melawan Hamburg musim lalu, ia beberapa kali menjadi bek tengah dalam formasi 4-2-3-1, ungkap Rodgers seperti dilansir situs resmi klub.
Emre punya kecepatan, postur yang ideal, dan juga kekuatan. Ia bisa bermain di semua posisi di atas lapangan, saya sudah pernah menjajalnya untuk menempati bek kiri dan juga gelandang tengah. Saya pikir ia hanya tak bisa ditempatkan dalam dua posisi, yaitu penyerang dan penjaga gawang. Sungguh pemain yang luar biasa dengan usia yang masih 20 tahun, masa depannya sangat cerah.[initial]
(lfc/mri)
Aksi cemerlan Can turut menjadi faktor penting di balik kemenangan The Reds 4-1 atas The Swans di Anfield. Menurut Rodgers, keputusannya untuk memberikan peran tersebut kepada Can didasari atas fleksibilitas pemain 20 tahun tersebut, yang dianggapnya mampu bermain di segala posisi kecuali penjaga gawang dan penyerang.
Sangat penting memiliki pemain yang sangat percaya diri saat menguasai bola. Saat saya melihat Emre bermain melawan Hamburg musim lalu, ia beberapa kali menjadi bek tengah dalam formasi 4-2-3-1, ungkap Rodgers seperti dilansir situs resmi klub.
Emre punya kecepatan, postur yang ideal, dan juga kekuatan. Ia bisa bermain di semua posisi di atas lapangan, saya sudah pernah menjajalnya untuk menempati bek kiri dan juga gelandang tengah. Saya pikir ia hanya tak bisa ditempatkan dalam dua posisi, yaitu penyerang dan penjaga gawang. Sungguh pemain yang luar biasa dengan usia yang masih 20 tahun, masa depannya sangat cerah.[initial]
Baca Juga
Neville: Pertahanan Kacau, Arsenal dan Liverpool Tak Mungkin Juara
Skrtel Pamerkan Luka Horor Bekas Injakan Giroud
Leiva Dirayu Mancini Tinggalkan Liverpool
Manquilllo Minta Liverpool Kejar Tiket UCL Lewat Europa
Ingin Tarik Origi Lebih Cepat, Liverpool Terkena Biaya Tambahan
Statistik: Gabung Liverpool, Lovren Jadi Super Teledor
Agen Benarkan Liverpool Memang Incar Perin
Mr. Trap Sebut Karir Balotelli Dirusak Agennya Sendiri
Johnson Tak Sudi 'Mengemis' Pada Liverpool
Madrid Siap Rebut Chirivella Dari Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














